Kekalahan Telak Arema FC: Sorotan Tajam pada Pemain Asing, Lucas Frigeri dan Julian Guevara
Arema FC kembali menelan pil pahit dalam lanjutan Liga Super 2025/2026. Bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, pada Kamis (26/2/2026), tim berjuluk Singo Edan ini harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor akhir 3-1. Hasil minor ini memicu gelombang kekecewaan dari para pendukung setia Arema, Aremania, yang menyuarakan tuntutan agar dua pemain asing andalan klub, Lucas Frigeri dan Julian Guevara, segera meninggalkan tim.
Pertandingan di babak pertama berlangsung sangat berat bagi Arema FC. Sejak peluit dibunyikan, Borneo FC langsung mengambil inisiatif serangan dengan agresivitas tinggi. Serangan gencar tuan rumah berbuah manis dengan terciptanya tiga gol. Caxambu membuka keunggulan pada menit ke-7, diikuti oleh dua gol tambahan dari Juan Villa yang mencetak brace pada menit ke-26 dan ke-42. Skor 3-0 di paruh pertama jelas menjadi pukulan telak bagi tim tamu.
Memasuki babak kedua, Arema FC menunjukkan sedikit perlawanan. Upaya untuk memperkecil ketertinggalan akhirnya membuahkan hasil melalui gol yang dicetak oleh Dalberto pada menit ke-64. Namun, satu gol tersebut tidak cukup untuk mengubah jalannya pertandingan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-1 untuk kemenangan Borneo FC tetap bertahan.
Kekalahan ini, yang merupakan hasil negatif dalam laga tandang, sontak menuai reaksi keras dari komunitas Aremania. Kemarahan dan kekecewaan para pendukung tumpah ruah di kolom komentar unggahan resmi Arema FC di media sosial. Tuntutan agar Lucas Frigeri dan Julian Guevara segera angkat kaki dari klub menjadi sorotan utama. Berbagai komentar pedas dan bernada frustrasi dilontarkan oleh para suporter.
Beberapa komentar yang mencerminkan kekecewaan Aremania antara lain:
- “Mbah Frigeri mbek Guevara kancingi jeding Segiri ae.”
- “Heran sama nih pelatih, kita aja penonton tau, dua asing itu udh gk layak buat maen, tapi tetep aja di maenin.”
- “Kurang terbukti opo maneh se wes jelas jelas pertandingan sak gurunge tanpa Guevara Frigeri iku wes bener malah digawe starter, kebukti maneh kan babak ke 2 beban e ilang siji main e langsung bedo malah iso ngegolno sampe Borneo gaiso nyerang blas, wes pokoke iki match terakhir e Guevara ambek Frigeri lek sampe dimaino wes mboh.”
- “Kakek Lucas dan mbah Julian gk usah balik ke Malang, langsung pulangin aja ke negara asalnya.”
- “#frigeriout #julianout”
Tuntutan ini menunjukkan bahwa performa kedua pemain asing tersebut dinilai tidak sesuai harapan dan dianggap menjadi salah satu faktor kekalahan tim.
Mengenal Lucas Frigeri: Sang Penjaga Gawang Brasil
Lucas Henrique Frigeri, seorang penjaga gawang asal Brasil, lahir pada 15 Juni 1989 di Catanduva, Brasil. Dengan tinggi menjulang 1,94 meter, Frigeri memiliki postur ideal untuk seorang kiper. Karier sepak bolanya dimulai di tanah kelahirannya, Brasil, dengan memperkuat beberapa klub seperti Luverdense-MT pada musim 2011/2012, Rio Claro pada musim 2015/2016, dan São Caetano pada musim 2016/2017.
Perjalanan karier Lucas Frigeri di Indonesia dimulai pada 27 November 2023, saat ia bergabung dengan Madura United. Musim berikutnya, tepatnya pada musim 2024/2025, ia memutuskan untuk melanjutkan kariernya bersama Arema FC.
Selama membela Arema FC, Frigeri telah mencatatkan penampilan yang cukup signifikan. Hingga saat ini, ia telah tampil dalam 50 pertandingan, mengumpulkan 6 kartu kuning, kebobolan 71 gol, mencatat 9 clean sheet, dan bermain selama 4.500 menit. Salah satu prestasi yang pernah diraihnya bersama Arema FC adalah gelar Indonesian League Cup Winner pada musim 2023/2024.
Sebelum bergabung dengan Arema FC, Frigeri juga sempat membela Avaí FC di Brasil, di mana ia mencatatkan 49 pertandingan, 4 kartu kuning, 53 kali kebobolan, 12 clean sheet, dan bermain selama 4.297 menit. Bersama Madura United di Liga Super musim 2023/2024, ia tampil dalam 18 pertandingan, kebobolan 24 gol, mencatat 7 clean sheet, mendapat 4 kartu kuning, dan bermain selama 1.575 menit.
Berdasarkan data per Desember 2025, nilai pasar Lucas Frigeri diperkirakan mencapai Rp 869,08 Juta.
Profil Lengkap Lucas Frigeri:
- Nama Lengkap: Lucas Henrique Frigeri
- Tanggal Lahir / Umur: 15 Juni 1989 (36 tahun)
- Tempat Kelahiran: Catanduva, Brasil
- Tinggi: 1,94 m
- Kewarganegaraan: Brasil
- Posisi: Kiper
- Kaki Dominan: Kanan
- Agen Pemain: Dodici Sports BR
- Klub Saat Ini: Arema FC
- Bergabung: 6 Juli 2024
- Kontrak Berakhir: –
- Harga Pasar: Rp 869,08 juta
Statistik Lucas Frigeri Berdasarkan Klub:
- Arema FC: 50 pertandingan, 6 kartu kuning, 71 gol kemasukan, 9 clean sheet, 4.500 menit bermain.
- Avai FC: 49 pertandingan, 4 kartu kuning, 53 gol kemasukan, 12 clean sheet, 4.297 menit bermain.
- Centro Sportivo Alagoano (AL): 26 pertandingan, 2 kartu kuning, 22 gol kemasukan, 14 clean sheet, 2.250 menit bermain.
- Gremio Novorizontio: 18 pertandingan, 1 kartu kuning, 23 gol kemasukan, 4 clean sheet, 1.620 menit bermain.
- Madura United FC: 18 pertandingan, 4 kartu kuning, 24 gol kemasukan, 7 clean sheet, 1.575 menit bermain.
- Londrina Esporte Clube (PR): 17 pertandingan, 1 kartu kuning, 23 gol kemasukan, 6 clean sheet, 1.507 menit bermain.
- Rio Claro Futebol Clube (SP): 14 pertandingan, 2 kartu kuning, 21 gol kemasukan, 2 clean sheet, 1.215 menit bermain.
- AA Internacional de Limeira: 12 pertandingan, 0 kartu kuning, 18 gol kemasukan, 3 clean sheet, 1.080 menit bermain.
- EC Santo Andre: 12 pertandingan, 0 kartu kuning, 14 gol kemasukan, 3 clean sheet, 1.035 menit bermain.
- Luverdense EC (MT): 3 pertandingan, 1 kartu kuning, 1 kartu merah, 4 gol kemasukan, 0 clean sheet, 261 menit bermain.
Mengenal Julian Guevara: Gelandang Kolombia di Arema FC
Sneyder Julian Guevara Munoz, atau yang lebih dikenal sebagai Julian Guevara, adalah seorang pemain asal Kolombia yang berposisi sebagai gelandang tengah. Ia memulai debut profesionalnya di Naxxar Lions FC pada tahun 2016. Setahun kemudian, Guevara merantau ke Finlandia untuk memperkuat Kemi Kings pada tahun 2017, sebelum akhirnya bergabung dengan FC Inter pada tahun 2018.
Pada tahun 2019, Guevara memutuskan untuk kembali ke negara asalnya, Kolombia, dan memperkuat CD America. Dalam rentang waktu 2019 hingga 2020, ia sempat membela sejumlah klub Kolombia lainnya, termasuk Deportivo Pasto, Jaguares FC, dan Alianza FC. Akhirnya, pada tahun 2023, Julian Guevara menemukan pelabuhan baru di Indonesia bersama Arema FC.
Selama membela Arema FC, Guevara telah mencatatkan 62 pertandingan dengan kontribusi 3 gol dan 2 assist. Ia juga mengoleksi 12 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, dan 1 kartu merah, dengan total menit bermain mencapai 4.504 menit.
Profil Lengkap Julian Guevara:
- Nama di Negara Asal: Sneyder Julian Guevara Munoz
- Tanggal Lahir / Umur: 4 Mei 1992 (33 tahun)
- Tempat Kelahiran: Santiago de Cali, Kolombia
- Tinggi: 1,93 m
- Kewarganegaraan: Kolombia
- Posisi: Gelandang – Gelandang Tengah
- Kaki Dominan: Kiri
- Agen Pemain: TFEM
- Klub Saat Ini: Arema FC
- Bergabung: 16 November 2023
- Kontrak Berakhir: 31 Mei 2026
- Perpanjangan Kontrak: 28 Mei 2025
- Terakhir: –
- Harga Pasar: Rp 2,17 miliar
Statistik Julian Guevara Berdasarkan Klub:
- Arema FC: 62 pertandingan, 3 gol, 2 assist, 12 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 1 kartu merah, 4.503 menit bermain.
- Alianza FC: 53 pertandingan, 1 gol, 1 assist, 14 kartu kuning, 1 kartu merah, 3.118 menit bermain.
- PS Kemi: 49 pertandingan, 1 gol, 5 assist, 17 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 4.311 menit bermain.
- Jaguares FC: 43 pertandingan, 2 gol, 1 assist, 9 kartu kuning, 3.217 menit bermain.
- Naxxar Lions FC: 22 pertandingan, 2 gol, 0 assist, 4 kartu kuning, 1.142 menit bermain.
- CD America: 18 pertandingan, 0 gol, 1 assist, 10 kartu kuning, 1.468 menit bermain.
- Deportivo Pasto: 18 pertandingan, 0 gol, 0 assist, 8 kartu kuning, 999 menit bermain.
- Delfin SC: 10 pertandingan, 0 gol, 1 assist, 1 kartu kuning, 494 menit bermain.
- FC Inter: 10 pertandingan, 0 gol, 0 assist, 3 kartu kuning, 575 menit bermain.
Performa kedua pemain asing ini akan terus menjadi sorotan, terutama di tengah tekanan dari para pendukung yang menginginkan perubahan demi kebangkitan Arema FC di sisa musim ini.





