Arsenal Bidik Bek Tengah Baru di Tengah Perburuan Pemain Sayap
Arsenal dilaporkan sedang menjajaki beberapa opsi untuk memperkuat lini pertahanan mereka, terutama di posisi bek tengah, seiring dengan minat yang terus berlanjut pada pemain sayap. Perburuan pemain baru ini muncul setelah mereka gagal mendapatkan bek tengah incaran sebelumnya, Marc Guehi, yang akhirnya berlabuh ke Manchester City.
Guehi, yang sebelumnya merupakan kapten Crystal Palace, menjadi target utama Arsenal. Namun, The Gunners harus mengakui keunggulan Manchester City yang berhasil menyepakati biaya transfer sebesar £20 juta dengan Palace. Kegagalan ini memaksa Arsenal untuk segera mencari alternatif lain.
Salah satu nama yang kini mencuat adalah Maxence Lacroix, bek tengah Crystal Palace lainnya. Pemain asal Prancis ini digambarkan sebagai akuisisi yang solid untuk klub-klub papan atas Premier League. Dengan tinggi badan 6 kaki 3 inci, Lacroix dinilai memiliki postur ideal untuk seorang bek tengah. Di usianya yang baru menginjak 25 tahun, ia dianggap berada di usia emas, di mana ia telah memiliki pengalaman bermain di level tertinggi namun masih memiliki potensi untuk berkembang lebih jauh di tahun-tahun mendatang.
Lacroix telah menunjukkan performa yang impresif sejak bergabung dengan Crystal Palace dari Wolfsburg pada Agustus 2024. Dominasinya di lini pertahanan Premier League telah menarik perhatian para pemandu bakat Arsenal. Namun, laporan terbaru mengindikasikan bahwa Arsenal kemungkinan perlu bersabar hingga bursa transfer musim panas mendatang untuk mendatangkan Lacroix. Crystal Palace tampaknya enggan kehilangan dua bek andalan mereka dalam satu jendela transfer yang sama, terutama setelah melepas Guehi.
Jika negosiasi dengan Lacroix menemui jalan buntu, Arsenal dikabarkan memiliki daftar pemain alternatif. Dua nama yang disebut-sebut adalah Joel Ordonez dari Club Brugge dan Ousmane Diomande dari Sporting CP. Kedua pemain muda ini dianggap sebagai prospek menarik yang dapat menjadi solusi jangka panjang bagi lini pertahanan Arsenal.
Meskipun demikian, manajer Mikel Arteta tidak perlu terburu-buru dalam memperkuat lini belakang. Arsenal sudah memiliki sejumlah bek tengah berkualitas dalam skuadnya, termasuk William Saliba, Gabriel Magalhães, Piero Hincapie, dan Cristhian Mosquera. Keberadaan pemain-pemain ini memberikan kedalaman dan pilihan yang cukup bagi Arteta untuk mengelola lini pertahanannya.
Anthony Gordon Menjadi Target Utama di Sektor Sayap
Selain memperkuat lini pertahanan, Arsenal juga menunjukkan minat yang kuat pada pemain sayap Newcastle United, Anthony Gordon. Ketertarikan ini bukan hal baru, mengingat Arsenal telah memantau Gordon sejak ia masih bermain untuk Everton. Mereka terkesan dengan adaptasinya yang cepat di Newcastle dan performanya yang konsisten.
Gordon dianggap sebagai peningkatan signifikan dibandingkan dengan Gabriel Martinelli. Meskipun Martinelli telah menunjukkan perkembangan dalam penyelesaian akhir musim ini, Gordon dinilai memiliki kemampuan yang lebih matang dalam memanfaatkan peluang di depan gawang.
Newcastle United sendiri enggan melepas aset berharga mereka, namun situasi keuangan klub, terutama terkait dengan Peraturan Financial Fair Play (FFP), mungkin memaksa mereka untuk mempertimbangkan tawaran besar. Setelah sebelumnya harus melepas Alexander Isak ke Liverpool dengan nilai transfer yang signifikan, Gordon berpotensi menjadi pemain bintang Newcastle berikutnya yang akan meninggalkan klub. Kabarnya, Gordon bisa direkrut dengan biaya sekitar £80 juta.
Perburuan Bek Muda Lainnya: Jeremy Jacquet
Bukan hanya Lacroix, Arsenal juga dikabarkan mengincar bek muda potensial lainnya, Jeremy Jacquet, dari Rennes. Pemain berusia 20 tahun ini dianggap sebagai salah satu prospek bertahan terbaik di Prancis dan telah menarik minat dari sejumlah klub elit Eropa.
Namun, rencana Arsenal untuk mendatangkan Jacquet tampaknya akan menemui tantangan dari Chelsea. Laporan mengkonfirmasi bahwa Chelsea telah meningkatkan pembicaraan untuk merekrut Jacquet pada bursa transfer Januari lalu, yang berpotensi menggagalkan upaya Arsenal. Rennes mematok harga minimal €60 juta (£52 juta) untuk pemain muda mereka, sebuah angka yang tidak membuat Chelsea gentar. Jika transfer ini terwujud dengan harga tersebut, maka akan memecahkan rekor penjualan Rennes, melampaui biaya transfer Jeremy Doku ke Manchester City.
Arsenal kini berada di persimpangan jalan, harus menyeimbangkan kebutuhan mendesak di lini pertahanan dengan potensi pergerakan di lini serang. Keputusan yang diambil dalam jendela transfer mendatang akan sangat krusial dalam menentukan arah perjalanan klub di sisa musim ini dan di masa depan.






