Merayakan Keunggulan Arsitektur Global: Pemenang Building of the Year 2026 Telah Diumumkan
Penghargaan Building of the Year, yang diselenggarakan setiap tahun oleh ArchDaily, kembali hadir untuk edisi 2026, merayakan karya-karya arsitektur paling berpengaruh dan relevan yang dipublikasikan sepanjang tahun 2025. Ajang prestisius ini memberikan pengakuan kepada proyek-proyek arsitektur terbaik di dunia, dipilih langsung oleh komunitas pembaca global.

Bagsværd Observation Home
Proses seleksi Building of the Year 2026 melibatkan lebih dari 3.000 proyek dari berbagai negara yang dinominasikan dalam 15 kategori utama. Kategori-kategori tersebut mencakup spektrum yang luas, mulai dari arsitektur hunian dan komersial, hingga arsitektur publik, lanskap, keagamaan, instalasi skala kecil, dan produk terapan terbaik. Para pengguna terdaftar di ArchDaily memiliki kesempatan untuk memberikan suara mereka, memilih satu proyek favorit di setiap kategori melalui dua tahapan pemungutan suara: tahap nominasi dan tahap final voting.

Neuhoff District
Setelah tiga minggu pemungutan suara publik yang berlangsung dari akhir Januari hingga pertengahan Februari, ArchDaily akhirnya mengumumkan 15 proyek pemenang Building of the Year 2026 pada tanggal 19 Februari 2026. Para pemenang tahun ini menampilkan keragaman geografi, budaya, skala, dan program arsitektur, mencerminkan tren global di mana desain yang dipilih oleh publik tidak hanya dinilai dari estetika, tetapi juga substansi, relevansi sosial, dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari.
Ragam Pemenang dari Seluruh Dunia
Karya-karya pemenang berasal dari 14 negara berbeda, termasuk Brasil, Kanada, Denmark, Ethiopia, India, Indonesia, Jepang, Portugal, Korea Selatan, dan Amerika Serikat. Keberagaman ini menunjukkan betapa luasnya jangkauan dan pengaruh arsitektur kontemporer. Di antara proyek-proyek yang terpilih, terdapat revitalisasi pabrik industri di Portugal, paviliun budaya yang memukau di Jepang, taman kreatif berbasis material daur ulang yang inovatif di Indonesia, serta berbagai bangunan pendidikan, perkantoran, hingga fasilitas keagamaan.

University Catholic Stadium Modernization
Penghargaan Building of the Year lebih dari sekadar pengakuan atas keunggulan desain. Ini adalah refleksi mendalam dari selera dan aspirasi komunitas arsitektur global. Ajang ini juga menjadi penanda momentum arsitektur masa kini yang semakin menekankan keberagaman, tanggung jawab sosial, dan penciptaan ruang berkualitas yang memberikan dampak positif bagi pengguna dan lingkungan sekitarnya.
Daftar Lengkap 15 Pemenang Building of the Year 2026:
Berikut adalah 15 proyek pemenang Building of the Year 2026 dari ArchDaily, termasuk salah satu karya membanggakan dari Indonesia:
ET-302 Memorial
- Arsitek: Alebel Desta Consulting Architects and Engineers
- Negara: Ethiopia
- Kategori: Applied Product
- Monumen peringatan ini dirancang untuk menjadi sebuah perjalanan reflektif yang menyatu harmonis dengan lanskap agraris. Pendekatan desainnya menekankan pengalaman spasial yang emosional, menggunakan elemen arsitektur sebagai sarana kontemplasi dan penghormatan mendalam.

ET-302 Memorial
Neuhoff District
- Arsitek: S9 Architecture
- Negara: Amerika Serikat
- Kategori: Commercial Architecture
- Proyek ini merupakan revitalisasi kawasan industri lama di Nashville menjadi sebuah distrik mixed-use yang mengintegrasikan fungsi perkantoran, hunian, dan ritel. Desainnya sangat menekankan konektivitas bagi pejalan kaki, penciptaan ruang terbuka publik yang luas, serta adaptasi cerdas terhadap struktur-struktur eksisting.

Neuhoff District
Anatomy of a Dhow
- Arsitek: Lina Ghotmeh Architecture
- Negara: Jepang/Bahrain
- Kategori: Cultural Architecture
- Paviliun ini mengambil inspirasi dari bentuk perahu tradisional dhow khas Bahrain. Struktur kayunya secara unik memadukan teknik konstruksi tradisional dengan pendekatan desain yang berkelanjutan dan strategi ventilasi alami yang efektif.

Anatomy of a Dhow
Faculty of Humanities Building
- Arsitek: Taller Síntesis
- Negara: Kolombia
- Kategori: Educational Architecture
- Bangunan fakultas ini berhasil memperkuat identitas kampus melalui komposisi beton berlapis horizontal yang dinamis. Ruang-ruangnya dirancang dengan konsep terbuka dan fleksibel untuk mendukung interaksi akademik yang lebih baik.

Faculty of Humanities Building
OAKV Healthcare Space
- Arsitek: Omar Gandhi Architect
- Negara: Kanada
- Kategori: Healthcare Architecture
- Fasilitas kesehatan ini berani mendefinisikan ulang tipologi klinik konvensional dengan menciptakan suasana yang hangat dan terasa seperti rumah. Penggunaan cahaya alami yang melimpah dan material yang lembut berkontribusi pada pengalaman pasien yang lebih nyaman dan menenangkan.

OAKV Healthcare Space
Hong Tra Hoa Binh Bui Thi Xuan Cafe
- Arsitek: H&P Architects
- Negara: Vietnam
- Kategori: Hospitality Architecture
- Proyek ini mengubah rumah toko menjadi kafe bertingkat dengan intervensi arsitektural yang minimal. Desainnya berhasil mempertahankan karakter struktur lama sambil memperkenalkan elemen-elemen baru yang ringan dan adaptif.

Hong Tra Hoa Binh Bui Thi Xuan Cafe
Mom’s House
- Arsitek: TETRO Arquitetura
- Negara: Brasil
- Kategori: Houses
- Sebuah hunian sederhana yang dibangun dengan memanfaatkan material lokal dan strategi ventilasi alami. Proyek ini menonjolkan pendekatan arsitektur yang hemat biaya, kontekstual, dan berkelanjutan.

Mom’s House
Bagsværd Observation Home
- Arsitek: ADEPT
- Negara: Denmark
- Kategori: Housing
- Renovasi sebuah vila bersejarah menjadi fasilitas hunian sosial yang fungsional. Desainnya berhasil menyeimbangkan pelestarian karakter asli bangunan dengan kebutuhan fungsional modern.

Bagsværd Observation Home
Canning Factory
- Arsitek: Pitagoras Group
- Negara: Portugal
- Kategori: Industrial Architecture
- Revitalisasi pabrik pengalengan tua menjadi kompleks multifungsi yang modern. Proyek ini dengan cermat mempertahankan identitas industri awal sambil menghadirkan fungsi-fungsi baru yang relevan dengan kehidupan kota.

Canning Factory
Signa Sports United High-Rise Tower Interior
- Arsitek: Ippolito Fleitz Group
- Negara: Jerman
- Kategori: Interior Architecture
- Desain interior terpadu untuk sebuah gedung perkantoran pencakar langit, yang menghadirkan identitas visual yang kuat melalui furnitur kustom dan pendekatan spasial yang holistik.

Signa Sports United High-Rise Tower Interior
Energia de Portugal Headquarters
- Arsitek: Aires Mateus
- Negara: Portugal
- Kategori: Office Architecture
- Kantor pusat ini dirancang dengan komposisi ruang formal dan informal yang seimbang. Arsitekturnya sangat menekankan fleksibilitas kerja dan kualitas pencahayaan alami yang optimal.

Energia de Portugal Headquarters
Raj Sabhagruh Discourse Hall
- Arsitek: Sanjay Puri Architects
- Negara: India
- Kategori: Religious Architecture
- Sebuah kompleks diskusi spiritual yang berlokasi di atas bukit, menawarkan perjalanan ruang bertahap menuju area meditasi utama. Komposisi massa bangunan ini dirancang mengikuti kontur alami dari tapak proyek.

Raj Sabhagruh Discourse Hall
SUPRA Pavilion
- Arsitek: Studio Heech
- Negara: Korea Selatan
- Kategori: Small Scale & Installations
- Instalasi kanopi ringan yang inovatif, dirancang untuk menciptakan ruang privat di tengah keramaian ruang publik. Proyek ini mengeksplorasi hubungan kompleks antara manusia, struktur, dan alam.

SUPRA Pavilion
University Catholic Stadium Modernization
- Arsitek: IDOM
- Negara: Chile
- Kategori: Sports Architecture
- Modernisasi stadion yang mampu menampung 20.000 penonton. Desainnya berfokus pada peningkatan efisiensi struktural, kenyamanan penonton, dan optimalisasi performa energi bangunan.

University Catholic Stadium Modernization
Lattice Creative Garden
- Arsitek: RAD+ar (Research Artistic Design + architecture)
- Negara: Indonesia
- Kategori: Public & Landscape Architecture
- Proyek ini bukan sekadar instalasi lanskap biasa, melainkan sebuah eksplorasi mendalam terhadap arsitektur modular yang secara konkret menjawab isu-isu lingkungan. Inti dari desain ini adalah sistem “lattice” atau struktur kisi yang tersusun dari 16.800 modul plastik daur ulang. Modul-modul ini dirakit menjadi komposisi tiga dimensi yang tidak hanya berfungsi sebagai elemen visual yang menarik, tetapi juga sebagai perangkat bioklimatik yang cerdas. Struktur yang berpori ini memungkinkan sirkulasi udara alami yang optimal, menyaring intensitas cahaya matahari tropis, serta menciptakan bayangan yang dinamis sepanjang hari, memberikan pengalaman spasial yang terus berubah.

Lattice Creative Garden
Salah satu kekuatan utama dari proyek Lattice Creative Garden adalah narasi material yang diusungnya. Dengan memanfaatkan ribuan unit plastik yang didaur ulang, RAD+ar berhasil mengubah isu limbah menjadi medium arsitektur yang inovatif. Alih-alih berusaha menyembunyikan asal materialnya, proyek ini justru secara sengaja menonjolkan karakter modular dan repetitif dari plastik sebagai bagian integral dari estetika desainnya.

Lattice Creative Garden
Sebagai sebuah instalasi publik, taman ini dirancang agar dapat diakses dan dialami secara langsung oleh para pengunjung. Komposisi ruangnya menciptakan lorong-lorong yang menarik, area duduk yang nyaman, serta zona transisi cahaya yang berubah-ubah seiring pergerakan matahari. Bayangan yang tercipta dari kisi-kisi struktur membangun pengalaman visual yang terus bergerak, membuat ruang terasa hidup dan dinamis.

Lattice Creative Garden
Interaksi antara tubuh manusia, cahaya, dan struktur modular menjadi elemen sentral dalam pengalaman spasial yang ditawarkan. Ini adalah sebuah taman yang berbeda dari konsep konvensional yang didominasi vegetasi, melainkan sebuah ruang eksperimental yang berhasil mengintegrasikan seni, arsitektur, dan lanskap secara harmonis.

Lattice Creative Garden
Dalam konteks iklim tropis Indonesia, pendekatan bioklimatik yang diterapkan dalam Lattice Creative Garden menjadi sangat krusial. Proyek ini secara efektif menunjukkan bagaimana desain yang ringan dan berpori dapat menjadi solusi yang elegan untuk mengatasi panas tanpa harus sepenuhnya bergantung pada teknologi mekanis yang boros energi.























