BMKG Lacak Gempa di Jailolo, Maluku Utara, Senin 20 April 2026

Gempa Bumi di Wilayah Jailolo, Maluku Utara

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya gempa bumi di wilayah Jailolo, Maluku Utara, pada Senin (20/4/2026). Gempa tersebut tercatat dengan kekuatan magnitudo 3,0. Waktu terjadinya gempa adalah pukul 05:16:21 WIB. Titik koordinat gempa berada di sekitar wilayah tersebut.

Gempa ini terjadi sekitar 102 kilometer barat laut Jailolo dengan kedalaman sekitar 102 kilometer. Meskipun gempa terdeteksi oleh alat seismometer BMKG, masyarakat tidak merasakan getaran akibat gempa. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti kedalaman gempa yang dalam serta lokasi masyarakat yang jauh dari pusat gempa.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat disarankan untuk selalu memantau informasi melalui kanal resmi BMKG guna menghindari isu hoaks yang tidak bertanggung jawab.

Mengapa Gempa Tidak Terasa?

Beberapa gempa yang dilaporkan oleh BMKG sering kali tidak terasa oleh masyarakat karena beberapa alasan teknis dan alamiah. Gempa dengan magnitudo kurang dari 4,0 biasanya tidak dirasakan karena energi yang dihasilkan terlalu kecil. Selain itu, gempa yang berpusat di kedalaman yang sangat dalam cenderung tidak terasa di permukaan karena energi guncangannya telah teredam oleh lapisan bumi sebelum mencapai permukaan.

Selain itu, jenis tanah juga memengaruhi persepsi gempa. Tanah lunak dapat memperkuat getaran, sedangkan tanah keras atau batuan padat cenderung meredam getaran. Oleh karena itu, masyarakat yang tinggal jauh dari pusat gempa sering kali tidak merasakan getaran sama sekali.

BMKG menggunakan teknologi seismometer canggih yang mampu mendeteksi guncangan super kecil, yang tidak dirasakan manusia namun penting bagi ilmuwan untuk memetakan aktivitas tektonik.

Langkah yang Harus Dilakukan Saat Gempa

Berikut tindakan yang perlu Anda lakukan saat terjadi gempa:

  • Tenang

    Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang! Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah tempat yang aman untuk berlindung.

  • Di dalam rumah

    Jika pada saat gempa sedang berada di dalam penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan orang yang ada di sekitarmu. Berlindung di bawah meja adalah tempat terbaik untuk melindungi diri dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa. Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk. Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

  • Di luar ruangan

    Jika pada saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka. Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun. Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan.

  • Di kerumunan

    Jika saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan. Untuk mengindari hal tersebut kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.

  • Di gunung atau dataran tinggi

    Jika gempa terjadi saat kamu sedang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung. Hindari daerah dekat lereng karena ada kemungkinan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.

  • Di laut

    Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami. Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

  • Di dalam kendaraan

    Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh. Berhentilah di tempat yang lapang dan berhentilah di sana.


Pos terkait