Bocor! Ini Alasan Kritis Mario Aji Absen Moto2 Catalunya 2026, Veda Ega Jadi Harapan Indonesia

Mario Suryo Aji Absen di Moto2 Catalunya 2026 Akibat Cedera Tangan

Pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji, dipastikan tidak akan tampil dalam balapan Moto2 Catalunya 2026 yang akan digelar di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, pada 15-17 Mei 2026. Keputusan ini diambil setelah Mario mengalami cedera tangan kanan yang dialaminya usai balapan Moto2 Prancis di Le Mans. Cedera tersebut membuatnya kesulitan mengendalikan motor secara optimal, sehingga tim memutuskan untuk fokus pada proses pemulihan.

Kehadiran Mario di ajang Moto2 Catalunya 2026 menjadi kabar mengejutkan karena pembalap Honda Team Asia ini memiliki catatan apik di sirkuit legendaris tersebut. Bahkan, trek ini pernah menjadi saksi penampilan terbaik Mario saat masih berkompetisi di ajang CEV Moto3 pada 2021. Saat itu, Mario berhasil meraih pole position dan hampir memenangkan balapan sebelum akhirnya terjatuh akibat insiden di lintasan. Kenangan manis tersebut menjadikan absennya kali ini semakin berat bagi rider asal Magetan itu.

Cedera Tangan Kanan Jadi Penyebab Utama

Mario Suryo Aji mengungkapkan bahwa cedera tangan kanannya mulai terasa setelah balapan Moto2 Prancis di Le Mans akhir pekan lalu. Rasa sakit yang dialaminya membuatnya kesulitan mengendalikan motor secara maksimal, sehingga tim memutuskan untuk fokus pada pemulihan.

“Tentunya saya merasa sangat sedih untuk melewatkan GP Catalunya,” ujar Mario dalam rilis resmi Honda Team Asia. Ia mengaku ingin tetap berada di lintasan bersama tim untuk melanjutkan progres yang telah dibangun sejak awal musim. Menurut Mario, pemeriksaan medis menemukan cedera yang menyebabkan ketidaknyamanan saat berkendara. Situasi ini membuat rehabilitasi menjadi prioritas utama sebelum ia kembali tampil pada seri berikutnya.

“Setelah Le Mans, kami menemukan sebuah cedera yang menyebabkan sensasi tidak nyaman saat berkendara,” kata Mario. “Jadi prioritasnya sekarang adalah pulih dengan sepenuhnya dan memastikan bahwa saya bisa kembali dengan kondisi sebaik mungkin.”

Keputusan untuk absen ini menjadi pukulan tersendiri bagi Mario karena ia sedang berusaha menjaga konsistensi di Moto2 musim 2026. Meskipun beberapa kali kurang beruntung saat balapan hari Minggu, performanya sepanjang musim cukup menjanjikan.

Tren Positif Mario Aji Terhenti Lagi

Moto2 2026 sejatinya dimulai oleh Mario dengan performa kompetitif bersama Honda Team Asia. Ia mampu tampil cepat sejak sesi latihan hingga kualifikasi dan beberapa kali menunjukkan potensi bersaing di papan tengah. Salah satu pencapaian terbaik Mario musim ini terjadi saat GP Americas, di mana ia berhasil finis di posisi 10 besar. Hasil tersebut memperkuat sinyal kebangkitan pembalap Indonesia itu setelah sempat terganggu cedera panjang musim lalu.

Pada 2025, Mario juga harus menepi cukup lama akibat dislokasi bahu yang terus kambuh hingga akhirnya menjalani operasi. Cedera tersebut membuat ritme balapnya terganggu padahal saat itu dirinya mulai rutin lolos ke sesi kualifikasi kedua atau Q2. Kini, masalah fisik kembali menjadi penghambat bagi Super Mario saat momentum positif mulai terbentuk.

Meski begitu, Mario memilih realistis dan tidak ingin memaksakan diri tampil di Catalunya demi menghindari risiko cedera semakin parah. “Ini bukan momen yang mudah karena saya merasa kami masih punya tugas yang belum selesai dan potensi bagus untuk ditunjukkan,” katanya. “Akan tetapi, terkadang pemulihan harus diutamakan.”

Mario juga menyampaikan apresiasi kepada Honda Team Asia dan para penggemarnya yang terus memberikan dukungan selama masa sulit ini. Dukungan tersebut disebut menjadi tambahan motivasi untuk segera pulih dan kembali membalap.

Veda Ega Pratama Kini Jadi Harapan Indonesia

Dengan absennya Mario Aji, perhatian pecinta balap Indonesia kini tertuju sepenuhnya kepada Veda Ega Pratama. Pembalap muda Honda Team Asia itu akan menjadi satu-satunya wakil Merah Putih di GP Catalunya 2026. Veda turun di kelas Moto3 dengan membawa modal performa yang sedang menanjak dalam beberapa seri terakhir. Rider muda asal Gunungkidul tersebut bahkan mulai konsisten bersaing di papan depan dan memburu finis enam besar.

Penampilan Veda musim ini memang mulai menarik perhatian karena mampu tampil kompetitif menghadapi para pembalap muda terbaik dunia. Mental balapnya juga terus berkembang setelah mendapatkan pengalaman penting di level internasional. Moto3 Catalunya diprediksi menjadi tantangan besar karena persaingan musim ini sangat ketat. Namun, peluang Veda untuk kembali mencuri perhatian tetap terbuka apabila mampu menjaga konsistensi sejak sesi latihan bebas hingga balapan utama.

Sementara itu, Mario Aji memiliki waktu sekitar tiga pekan untuk memulihkan kondisi fisiknya sebelum Moto2 Italia 2026. Seri berikutnya akan digelar di Sirkuit Mugello, Italia, pada 29-31 Mei 2026. Jika pemulihan berjalan lancar, Mugello bisa menjadi momentum kebangkitan Mario untuk kembali memburu poin penting di klasemen Moto2. Dukungan publik Indonesia juga dipastikan tetap mengalir demi melihat sang pembalap kembali tampil kompetitif di lintasan dunia.

Pos terkait