Buka Puasa Nambaso: UMKM Sulteng Berbagi Kebaikan Gratis

UMKM Kota Palu Berdaya Melalui Program “Buka Puasa Nambaso”

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Palu melalui penyelenggaraan acara “Buka Puasa Nambaso”. Kegiatan akbar ini tidak hanya bertujuan untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, tetapi juga menjadi platform strategis untuk mendukung geliat ekonomi para pelaku usaha lokal.

Acara puncak “Buka Puasa Nambaso” dijadwalkan akan berlangsung di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kota Palu. Sebagai bagian integral dari kemeriahan acara, deretan gerobak UMKM akan ditata dengan rapi sepanjang Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur. Untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan acara, ruas jalan tersebut direncanakan akan ditutup sementara selama kegiatan berlangsung. Inisiatif ini memberikan kesempatan emas bagi UMKM untuk memamerkan dan menjual produk kuliner mereka kepada ribuan masyarakat yang hadir.

Setiap pelaku UMKM yang berpartisipasi diwajibkan untuk menyiapkan minimal 100 porsi makanan. Dengan jumlah partisipan UMKM yang signifikan, diperkirakan ribuan masyarakat akan dapat menikmati hidangan berbuka puasa secara cuma-cuma. Kehadiran ribuan peserta ini bukan hanya dari kalangan masyarakat umum, tetapi juga akan diramaikan oleh sekitar 5.000 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari 57 sekolah di Kota Palu, serta 3.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkup Pemprov Sulteng.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menjelaskan bahwa program “Buka Puasa Nambaso” memiliki makna ganda. Di satu sisi, kegiatan ini menjadi sarana untuk memeriahkan bulan Ramadan, menciptakan suasana kebersamaan, dan mempererat tali silaturahmi antarwarga. Di sisi lain, ini adalah bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap UMKM lokal. “Masyarakat bebas memilih menu yang disukai, sekaligus menjadi kesempatan pemberdayaan pelaku usaha di Kota Palu,” ujar beliau. Hal ini menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar pembagian makanan gratis, melainkan sebuah ekosistem yang saling menguntungkan antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Kemeriahan Ramadan

Acara “Buka Puasa Nambaso” menjadi sebuah momentum berharga yang menggarisbawahi semangat kolaborasi antara pemerintah, UMKM, dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi ini diharapkan dapat terus terjalin tidak hanya dalam momen Ramadan, tetapi juga dalam berbagai kegiatan pembangunan lainnya di Sulawesi Tengah. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi pondasi utama dalam menyukseskan agenda tahunan ini.

Untuk memastikan kelancaran ibadah dan kenyamanan seluruh peserta, panitia telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung. Selain penyediaan makanan utama oleh UMKM dan para donatur, panitia juga akan menyediakan air minum dan kurma sebagai takjil pembuka puasa. Fasilitas lain yang tak kalah penting adalah penyediaan terpal sebagai alas duduk bagi jamaah, tempat wudhu yang memadai, serta dukungan penuh dari armada pemadam kebakaran dan mobil tangki air. Kesiapan ini menunjukkan keseriusan panitia dalam memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta.

Lebih lanjut, acara ini dirancang sebagai kegiatan yang inklusif, terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa memandang perbedaan latar belakang agama. Semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama menjadi nilai yang dijunjung tinggi dalam penyelenggaraan “Buka Puasa Nambaso”.

Pelaksanaan acara akan dikomandani langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diwajibkan untuk berperan aktif dan memberikan kontribusi sesuai dengan bidang tugas masing-masing. Pembagian tugas yang jelas dan partisipasi aktif dari setiap OPD menjadi kunci utama keberhasilan acara berskala besar ini. Melalui program seperti “Buka Puasa Nambaso”, Pemprov Sulteng berupaya menciptakan siklus ekonomi yang positif, di mana UMKM mendapat dorongan, masyarakat menikmati manfaatnya, dan suasana kebersamaan di bulan Ramadan semakin terasa.

Pos terkait