Perjalanan Casemiro di Old Trafford
Sebuah chant yang terus-menerus menggema dari tribun Stretford End, sudut paling ramai di Old Trafford, ketika Manchester United mengalahkan Aston Villa pada Maret lalu. Chant itu adalah “One more year, one more year, Casemiro.” Meski sempat dianggap sebagai simbol kebijakan transfer mahal United, Casemiro justru menunjukkan performa yang luar biasa selama paruh kedua musim ini.
Ironisnya, momen tersebut terjadi setelah United mengumumkan bahwa gelandang bertahan timnas Brasil itu akan meninggalkan klub di akhir musim ini. Pertandingan matchweek ke-37 Premier League melawan Nottingham Forest di Old Trafford malam nanti (siaran langsung Vidio pukul 18.30 WIB) bukan hanya menjadi laga kandang penutup The Red Devils—julukan United—musim ini. Tetapi juga menjadi penampilan terakhir Casemiro di Old Trafford.
“Bagi saya pribadi, dan bagi kami, apa yang telah dia berikan kepada kami sangat luar biasa. Meski akan berakhir, tetapi dia tetap terlibat membantu tim dan menunjukkan penampilan terbaiknya,” kata pelatih United Michael Carrick seperti dikutip dari Manchester Evening News.
“Tentu dia pernah mengalami pasang surut, seperti kami semua, tetapi cara dia menyelesaikan musim ini dengan sangat kuat serta hubungan yang terjalin dengan para pendukung sungguh luar biasa untuk dilihat,” imbuh Carrick yang juga pernah bermain sebagai gelandang bertahan United periode 2006–2018 tersebut.
Bangkit di Era Carrick
Sejak Carrick mengambil alih tim pada Januari lalu, performa Casemiro memang kembali meningkat. Pemain 34 tahun yang direkrut dari Real Madrid dengan nilai transfer EUR 70,65 juta (Rp 1,2 triliun) itu tampil sebagai starter dalam 14 dari 15 pertandingan di bawah Carrick sekaligus mencetak lima gol—catatan apik untuk gelandang bertahan.
Menurut The Sun, Casemiro merasa dirinya masih mampu bertahan semusim lagi di United jika Carrick ditunjuk lebih cepat. Kedekatan Carrick disebut membantu wakil kapten timnas Brasil itu menjaga kondisi fisik tetap stabil sepanjang paruh musim kedua.
Casemiro pun menjadi salah satu pemain yang paling terbuka mendukung Carrick untuk menjadi pelatih permanen United. Bersama pelatih 44 tahun tersebut, United berhasil memetik satu tiket ke Liga Champions musim depan.
“Dia pantas untuk bertahan,” ucapnya di kanal YouTube Rio Ferdinand Presents.
“Dia berbicara dengan saya sebagai sesama gelandang. Jadi, lebih mudah memahaminya. Tim terasa sangat nyaman, bermain sangat baik, dan kami meraih kemenangan besar. Menurut saya dia layak mendapatkan kesempatan tersebut,” beber Casemiro.
Carrick Menuju Kursi Tetap
Media-media Inggris menyebut bahwa Carrick telah mencapai kesepakatan awal dengan United untuk menjadi pelatih permanen mulai musim depan. David Ornstein dari The Athletic mengklaim, United memberi tawaran kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan satu musim.
Carras—sapaan akrab Carrick—disebut mengungguli sejumlah kandidat lain seperti pelatih AFC Bournemouth Andoni Iraola dan tactician Aston Villa Unai Emery. Dukungan dari ruang ganti jadi faktor penguat.
“Kami siap mati untuknya (Carrick) di lapangan,” kata gelandang United Kobbie Mainoo kepada Sky Sports seusai kemenangan 3-2 atas Liverpool FC dua pekan lalu (3/5).
Casemiro dalam Angka
- 2 Gelar bersama United (Piala Liga 2023 dan Piala FA 2024)
- 4 Musim yang dijalani bersama United
- 6 Gol sundulan musim ini
- 9 Gol bersama United musim ini, terbanyak dalam satu musim sepanjang karier
- 14 Umpan gol bersama United, separo di antaranya di Premier League
- 18 Nomor punggung di United
- 26 Gol bersama United
- 33 Laga bersama United musim ini, paling banyak dalam empat musim kebersamaan
- 34 Usia saat ini
- 159 Pertandingan bersama United






