Dari Kesehatan Kulit hingga Berat Badan, Pesan Penting dari Talkshow Beyoutiful Aesthetic



Pada hari ketiga penyelenggaraan Indonesia Women Fest 2026, acara ini kembali menyajikan berbagai sesi edukatif yang relevan dengan kebutuhan perempuan. Salah satu yang menarik adalah dua sesi talkshow yang diselenggarakan di area Main Stage oleh Beyoutiful Aesthetic Clinic. Kedua sesi tersebut membahas topik Beauty dan Wellness yang berkaitan langsung dengan isu kesehatan dan kecantikan yang sering dialami perempuan, yaitu melasma dan obesitas.

Sesi Beauty: Mengatasi Melasma dengan Pendekatan yang Tepat

Dalam sesi Beauty, dr. Teuku Adifitrian, Sp.BP-RE, Subsp.EL (K), atau yang lebih dikenal sebagai dr Tompi, menjelaskan pentingnya pendekatan yang tepat dalam mengatasi melasma. Menurutnya, banyak kasus melasma justru dipicu oleh perawatan kulit yang terlalu agresif hingga merusak skin barrier.

“Melasma yang saya bicarakan di sini sebagian besar adalah melasma akibat over treatment sehingga skin barrier menjadi rusak,” ujarnya. Ia membandingkan kondisi kulit wajah seperti sebuah rumah yang terus direnovasi tanpa jeda. Berbagai prosedur seperti peeling, laser, maupun penggunaan produk depigmentasi yang dilakukan secara berlebihan memang bisa memberikan hasil instan, tetapi tidak selalu menyelesaikan akar masalah.

Menurut dr Tompi, kondisi skin barrier yang rusak membuat kulit lebih rentan terhadap paparan sinar ultraviolet, panas, dan polusi yang dapat memicu munculnya melasma. Akibatnya, tidak sedikit orang yang kembali menjalani perawatan dengan kondisi kulit yang justru lebih buruk dibanding sebelumnya.

Ia menekankan bahwa penanganan melasma tidak cukup hanya berfokus pada penghilangan pigmen, tetapi juga harus memperhatikan pemulihan dan stabilisasi skin barrier agar kulit kembali sehat. “Kulit yang sehat bukan berarti kulit yang paling putih, tetapi kulit yang tenang,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk menghentikan kebiasaan melakukan perawatan berlebihan demi mendapatkan hasil instan. Menurutnya, pendekatan yang lebih tepat adalah mengutamakan regenerasi biologis kulit serta memperkuat perlindungan kulit melalui penggunaan kandungan seperti ceramide, lipid, dan proteksi UV yang optimal.

Sesi Wellness: Memahami Obesitas pada Perempuan

Tidak hanya membahas kesehatan kulit, Indonesia Women Fest 2026 juga menghadirkan sesi Wellness bersama dr. Arti Indira, M.Gizi, Sp.GK, FINEM. Dalam sesinya, ia membahas topik obesitas pada perempuan.

Menurut dr Arti, obesitas saat ini telah dikategorikan sebagai penyakit kronis oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sehingga penanganannya tidak sesederhana mengurangi porsi makan atau meningkatkan aktivitas fisik. “Obesitas perlu diperlakukan seperti penyakit kronis lainnya. Ini bukan lagi sekadar soal makan banyak atau kurang berolahraga,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa penanganan obesitas pada perempuan memiliki tantangan tersendiri karena tubuh perempuan mengalami berbagai perubahan hormonal sepanjang hidup, mulai dari masa menstruasi, kehamilan, hingga menopause. Perubahan tersebut memengaruhi metabolisme tubuh dan kebutuhan nutrisi yang berbeda pada setiap fase kehidupan. Karena itu, pendekatan penanganan obesitas pada perempuan perlu dilakukan secara lebih personal dan komprehensif.

Dalam sesi tersebut, dr Arti menjelaskan bahwa terdapat tiga pilar utama dalam tata laksana obesitas, yaitu modifikasi gaya hidup, terapi farmakologi, dan tindakan bariatrik. Meski pola makan sehat dan aktivitas fisik tetap menjadi fondasi utama, ia menjelaskan bahwa proses penurunan berat badan tidak selalu mudah karena tubuh memiliki mekanisme alami yang dapat meningkatkan rasa lapar dan menurunkan pengeluaran energi ketika seseorang sedang berusaha menurunkan berat badan.

Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter gizi menjadi langkah penting agar penanganan obesitas dapat dilakukan secara tepat dan sesuai kondisi masing-masing individu. Dalam beberapa kasus, terapi farmakologi seperti penggunaan hormon GLP-1 dengan pengawasan dokter juga dapat menjadi bagian dari penanganan untuk membantu mengendalikan rasa lapar dan mendukung keberhasilan program penurunan berat badan.

Melalui dua sesi talkshow ini, Indonesia Women Fest 2026 kembali menghadirkan ruang belajar bagi perempuan untuk memahami isu kesehatan dan kecantikan secara lebih menyeluruh, sekaligus mendorong pengambilan keputusan yang lebih tepat berdasarkan informasi medis yang tepercaya.

Pos terkait