Dua Nama Danantara Lolos Seleksi Calon Petinggi OJK

Dua Nama dari Danantara Lolos Seleksi Administratif Calon Anggota Dewan Komisioner OJK

Proses seleksi calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memasuki babak baru dengan diumumkannya 20 nama yang berhasil lolos seleksi administratif. Dari daftar tersebut, dua nama menarik perhatian karena berasal dari entitas Danantara. Keduanya adalah Agus Sugiarto dan Pahala Nugraha, yang kini memegang posisi strategis dalam grup Danantara.

Agus Sugiarto, yang tercatat sebagai Komisaris Independen Danantara Asset Management, dan Pahala Nugraha, Komisaris Utama Danantara Investment Management, menambah dinamika dalam komposisi kandidat yang mayoritas berasal dari regulator dan otoritas sektor keuangan. Kehadiran mereka menunjukkan adanya peluang bagi profesional dari sektor swasta untuk berkontribusi dalam pengawasan dan pengembangan industri jasa keuangan di Indonesia.

Tahapan Seleksi dan Peluang Partisipasi Publik

Panitia seleksi mengumumkan 20 kandidat yang lolos tahap administratif pada tanggal 4 Maret 2026. Ketua Panitia Seleksi, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa keputusan ini bersifat final dan mengikat untuk tahapan administratif. Para peserta yang dinyatakan lulus berhak melanjutkan ke tahap seleksi berikutnya, yang mencakup tahapan penting seperti masukan masyarakat, penelusuran rekam jejak, asesmen, pemeriksaan kesehatan, dan wawancara.

Salah satu aspek krusial dari proses seleksi ini adalah pembukaan ruang partisipasi publik. Masyarakat diberikan kesempatan untuk memberikan masukan dan informasi terkait integritas, rekam jejak, serta perilaku para calon. Masukan ini dapat disampaikan melalui laman resmi seleksi yang dibuka mulai tanggal 4 Maret 2026 hingga 26 Maret 2026 pukul 23.59 WIB. Panitia seleksi menjamin kerahasiaan identitas para pemberi masukan dan tidak akan melakukan korespondensi atas informasi yang diterima. Hal ini bertujuan untuk memastikan proses seleksi berjalan transparan dan akuntabel, serta melibatkan elemen pengawasan dari publik.

Jadwal Pelaksanaan Tahapan Seleksi Berikutnya

Setelah pengumuman hasil seleksi administratif, para calon akan segera menjalani serangkaian tahapan seleksi yang lebih mendalam.

  • Briefing Persiapan Pemeriksaan Kesehatan dan Asesmen:
    Para calon dijadwalkan untuk mengikuti briefing persiapan pemeriksaan kesehatan dan asesmen pada tanggal 6 Maret 2026.

  • Pemeriksaan Kesehatan:
    Tahap pemeriksaan kesehatan akan dilaksanakan pada tanggal 9 Maret 2026 di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto. Tujuannya adalah untuk memastikan kondisi fisik dan mental para calon memenuhi standar yang dipersyaratkan untuk menduduki posisi krusial di OJK.

  • Asesmen:
    Asesmen, yang merupakan evaluasi mendalam terhadap kompetensi, kepemimpinan, dan kemampuan manajerial, akan berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 10 hingga 11 Maret 2026.

  • Wawancara:
    Tahap akhir sebelum pengumuman hasil adalah wawancara. Sesi wawancara direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 25 hingga 26 Maret 2026. Tahap ini menjadi kesempatan bagi panitia seleksi untuk menggali lebih dalam pemahaman, visi, dan komitmen para calon terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Dewan Komisioner OJK.

Hasil akhir dari seluruh rangkaian seleksi ini akan diumumkan secara resmi melalui laman resmi Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia, memberikan transparansi penuh kepada publik mengenai siapa saja yang terpilih untuk memegang amanah penting ini.

Daftar Lengkap 20 Kandidat Lolos Seleksi Administratif

Berikut adalah daftar lengkap 20 nama yang telah dinyatakan lolos seleksi administratif, beserta jabatan terakhir mereka:

  1. Adi Budiarso

    • Direktur Pengembangan Perbankan Pasar Keuangan dan Pembiayaan Lainnya, Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Kementerian Keuangan.
  2. Agus Sugiarto

    • Komisaris Independen PT Danantara Asset Management.
  3. Anton Daryono

    • Direktur Eksekutif/Kepala Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Pelindungan Konsumen, Bank Indonesia.
  4. Ary Zulfikar

    • Direktur Eksekutif Hukum, Lembaga Penjamin Simpanan.
  5. Bambang Mukti Riyadi

    • Deputi Komisioner Hubungan Internasional, APU-PPT dan Daerah, Otoritas Jasa Keuangan.
  6. Boby Wahyu Hernawan

    • Direktur Kerjasama Multilateral dan Keuangan Berkelanjutan, Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Kementerian Keuangan.
  7. Danu Febrianto

    • Senior Executive Vice President, Lembaga Penjamin Simpanan.
  8. Darmansyah

    • Deputi Komisioner Perencanaan Strategis, Keuangan, Sekretariat Dewan Komisioner dan Logistik, Otoritas Jasa Keuangan.
  9. Dhani Gunawan Idat

    • Komisaris Utama BPRS HIK Parahyangan.
  10. Dicky Kartikoyono

    • Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran, Bank Indonesia.
  11. Dwityapoetra Soeyasa Besar

    • Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan dan Statistik, Lembaga Penjamin Simpanan.
  12. Friderica Widyasari Dewi

    • Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen, Otoritas Jasa Keuangan.
  13. Hasan Fawzi

    • Kepala Eksekutif Pengawas ITSK, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto, Otoritas Jasa Keuangan.
  14. Hernawan Bekti Sasongko

    • Anggota Badan Supervisi Otoritas Jasa Keuangan.
  15. Hidayat Prabowo

    • Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jawa Tengah.
  16. Iskandar Simorangkir

    • Wakil Ketua Badan Supervisi Bank Indonesia.
  17. Lasmaida Gultom

    • Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan 2015–2025, Otoritas Jasa Keuangan (Purnabakti).
  18. Orias Petrus Moedak

    • Komisaris Utama PT RJL Maritime Logistics.
  19. Pahala Nugraha

    • Komisaris Utama Danantara Investment Management.
  20. Rizal Ramadhani

    • Deputi Komisioner Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan Pelindungan Konsumen, Otoritas Jasa Keuangan.

Ke-20 nama ini akan melanjutkan perjuangan mereka untuk mendapatkan posisi strategis di OJK, yang memegang peranan vital dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan sektor jasa keuangan Indonesia.

Pos terkait