Ezequiel Vidal Rayakan Natal di Yogyakarta Bersama Keluarga

Pengalaman Natal Ezequiel Vidal di Yogyakarta

Gelandang PSIM Yogyakarta, Ezequiel Vidal, berbagi pengalamannya merayakan Natal bersama keluarga di Yogyakarta. Sebagai seorang pemain sepak bola yang berasal dari Argentina, ia mengaku bahwa perayaan Natal kali ini sangat berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ezequiel Vidal tidak bisa pulang ke kampung halamannya karena kompetisi Super League masih berlangsung. Untuk itu, ia memutuskan untuk merayakan momen spesial ini bersama istri dan dua anaknya di Yogyakarta. Menurutnya, perayaan Natal kali ini sangat berarti karena ia dapat menikmati waktu bersama keluarga besar.

“Natal tahun ini saya rayakan di Yogyakarta bersama istri dan anak-anak,” ujar Vidal. Ia juga menyebutkan bahwa mereka melakukan tradisi yang biasa dilakukan setiap tahun, yaitu menghias pohon Natal bersama-sama. Meskipun hanya melakukan perayaan sederhana dengan makan malam dan bertukar kado, Vidal mengatakan bahwa hal tersebut menjadi momen yang sangat berharga baginya.

“Kami bahkan menghias pohon Natal bersama-sama,” tambahnya. Ia menjelaskan bahwa tradisi ini selalu dilakukan setiap Natal dan biasanya isi kado dirahasiakan agar menjadi kejutan. Anak-anaknya terlihat sangat antusias menantikan Sinterklas datang membawa hadiah.

Vidal mengungkapkan bahwa kehadiran keluarga di Yogyakarta sangat berarti baginya. Tahun lalu, ia harus merayakan Natal sendirian, yang membuatnya merasa sedih. Kini, ia merasa lebih bahagia karena bisa menikmati momen spesial bersama istri dan anak-anaknya.

“Natal kali ini rasanya sangat spesial karena bisa bareng istri dan anak-anak. Jujur, tahun lalu saya merayakannya sendirian dan itu rasanya sedih sekali,” ungkap Vidal.

Lebih lanjut, ia berbagi cerita tentang kenangan perayaan Natal yang selalu identik dengan berkumpul bersama keluarga besar. Namun, kali ini ia tidak bisa berkumpul dengan keluarga besar di Argentina. Oleh karena itu, Vidal mengenang momen tersebut karena biasanya akan selalu ada salah satu menu wajib yang tidak boleh absen saat perayaan Natal.

Menu wajib itu adalah asado, yaitu makanan khas Argentina yang merupakan berbagai macam daging yang dipanggang di atas api terbuka. Vidal mencoba menghadirkan nuansa tersebut dalam perayaan kali ini meski jauh dari kampung halaman. Ia ingin tetap merasakan kehangatan dalam perayaan Natal bersama istri dan anak-anaknya.

Setelah merayakan Natal ini, Vidal akan langsung mengalihkan fokusnya bersama PSIM Yogyakarta. Tim berjulukan Laskar Mataram tersebut akan menghadapi laga tunda pekan ke-8 Super League 2025-2026. PSIM Yogyakarta dijadwalkan akan menghadapi PSBS Biak di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Senin (29/12/2025).

Tradisi dan Perayaan Natal yang Berbeda

Perayaan Natal bagi Ezequiel Vidal tidak hanya sekadar momen bersyukur, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengingatkan diri akan pentingnya keluarga. Meski jauh dari rumah, ia berusaha menjaga tradisi yang selama ini menjadi bagian dari hidupnya.

Dalam perayaan kali ini, Vidal dan keluarganya melakukan beberapa aktivitas sederhana seperti menghias pohon Natal dan makan malam bersama. Mereka juga saling bertukar kado, meskipun isinya dirahasiakan agar menjadi kejutan. Hal ini memberikan rasa kegembiraan tersendiri, terutama bagi anak-anak yang sangat antusias menantikan hadiah dari Sinterklas.

Selain itu, Vidal juga berusaha memperkenalkan makanan khas Argentina, yaitu asado, sebagai bagian dari perayaan Natal. Meski tidak bisa merayakan bersama keluarga besar di Argentina, ia berharap bisa menciptakan suasana yang mirip dengan tradisi yang selama ini ia kenal.

Perayaan Natal ini juga menjadi awal dari persiapan Vidal untuk kembali bermain bersama PSIM Yogyakarta. Setelah liburan Natal, ia akan segera kembali fokus pada latihan dan persiapan menghadapi laga tunda Super League 2025-2026. Dengan semangat yang tinggi, Vidal percaya bahwa ia dan tim akan mampu meraih hasil yang maksimal dalam pertandingan mendatang.

Pos terkait