GoFood Bandung: UMKM Kuliner Naik Kelas, Daftar Kilat 5 Menit!

Mempercepat Digitalisasi UMKM Kuliner: GoFood Hadir dengan Solusi Pendaftaran Kilat di Bandung

Industri kuliner di Indonesia terus berkembang pesat, namun tantangan terbesar yang dihadapi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kini bukan lagi sekadar kualitas rasa. Sebaliknya, fokus utama beralih pada bagaimana menjangkau konsumen yang semakin terbiasa melakukan pemesanan makanan secara daring. Menyadari kebutuhan mendesak ini, GoFood, salah satu platform pesan antar makanan terkemuka, meluncurkan sebuah inovasi revolusioner: program pendaftaran merchant dengan proses super cepat, hanya dalam waktu lima menit. Program bertajuk “Maju Bersama GoFood” ini kini menyapa para pelaku usaha kuliner di Bandung, Jawa Barat, dengan tujuan mempercepat transformasi digital mereka.

Inisiatif ini merupakan bagian integral dari komitmen Gojek, sebuah unit bisnis dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, untuk mendorong percepatan adopsi teknologi di kalangan UMKM kuliner di berbagai daerah. Setelah sukses digelar di kota-kota besar seperti Jakarta dan Makassar pada akhir tahun 2025, Bandung dipilih sebagai destinasi berikutnya berkat potensi sektor kuliner yang sangat besar di wilayah Jawa Barat. Pemilihan Bandung ini mencerminkan keyakinan Gojek akan kekuatan ekonomi lokal dan peluang pertumbuhan yang signifikan di sana.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Akses Digital yang Lebih Luas

Untuk memastikan program ini menjangkau sebanyak mungkin pelaku UMKM kuliner, GoFood tidak bekerja sendiri. Mereka menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Daerah Jawa Barat. Kemitraan ini bertujuan untuk memfasilitasi ratusan pelaku UMKM kuliner agar dapat segera memulai berjualan secara online dengan proses pendaftaran yang jauh lebih sederhana dan efisien.

Langkah proaktif ini dinilai sangat krusial, terutama mengingat masih rendahnya tingkat adopsi teknologi di sektor kuliner Indonesia. Data yang dihimpun oleh Badan Pusat Statistik menunjukkan sebuah fakta menarik: dari total 4,85 juta usaha penyediaan makanan dan minuman yang ada di seluruh Indonesia, baru sekitar 33,13 persen yang secara aktif memanfaatkan internet untuk keperluan promosi, penjualan daring, maupun transaksi digital. Angka ini mengindikasikan bahwa masih terbuka lebar peluang bagi UMKM untuk meningkatkan skala bisnis mereka melalui pemanfaatan teknologi digital.

Inovasi Pendaftaran 5 Menit: Menghapus Hambatan Awal

VP of Sales Gojek, Dani Oktobianto, menjelaskan bahwa inovasi “Daftar GoFood Hanya Perlu 5 Menit” dirancang secara khusus untuk mengatasi hambatan awal yang kerap kali membuat para pelaku usaha merasa ragu untuk terjun ke dunia platform digital. “Sesuai dengan misi kami untuk mempermudah kehidupan masyarakat, inovasi ini kami hadirkan sebagai solusi praktis bagi pelaku UMKM kuliner di daerah, khususnya di Bandung dan Jawa Barat, agar proses digitalisasi usaha mereka menjadi lebih cepat dan mudah,” ujar Dani dalam sebuah kesempatan di BBPVP Bandung pada Kamis, 26 Februari 2026.

Proses pendaftaran yang disederhanakan ini memungkinkan para mitra usaha untuk hanya perlu mengunduh aplikasi GoFood Merchant, kemudian mengisi data dasar seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor rekening bank. Setelah data tersebut terverifikasi, mereka sudah dapat langsung memulai aktivitas berjualan secara online. Lebih lanjut, GoFood juga menyediakan fitur canggih bernama “scan menu”. Fitur ini memungkinkan mitra usaha untuk cukup memotret daftar menu makanan dan minuman mereka, lalu sistem secara otomatis akan mengunggah seluruh menu tersebut ke halaman usaha mereka di aplikasi GoFood.

“Dengan begitu, mitra bisa lebih fokus mengembangkan kualitas produk dan layanan mereka, tanpa perlu khawatir terbebani oleh urusan teknis pendaftaran dan pengelolaan menu,” tambah Dani.

Dukungan Teknologi dan Pembelajaran Berkelanjutan

Setelah resmi terdaftar sebagai mitra GoFood, UMKM kuliner tidak hanya mendapatkan kemudahan pendaftaran, tetapi juga berbagai bentuk dukungan berbasis teknologi yang komprehensif. Dukungan ini mencakup:

  • Pengaturan Promo yang Fleksibel: Mitra dapat dengan mudah membuat dan mengelola berbagai jenis promosi untuk menarik lebih banyak pelanggan.
  • Fitur Analitik Sederhana: Tersedia alat analisis dasar yang membantu mitra memantau performa penjualan mereka, mengidentifikasi tren, dan memahami kebiasaan pembelian pelanggan.
  • Peningkatan Visibilitas Usaha: GoFood berupaya meningkatkan jangkauan usaha mitra dengan menempatkan mereka di posisi yang lebih strategis dalam aplikasi, sehingga lebih mudah ditemukan oleh calon konsumen.

Dukungan menyeluruh ini diharapkan dapat membantu para pelaku usaha kuliner untuk lebih memahami perilaku konsumen, merumuskan strategi penjualan yang lebih efektif, dan pada akhirnya meningkatkan daya saing bisnis mereka.

Respons Positif dari Pemerintah

Program “Maju Bersama GoFood” juga mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari pemerintah. Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kementerian Ketenagakerjaan RI, Darmawansyah, menilai inisiatif ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kompetensi dan produktivitas UMKM di tanah air.

“Program ini adalah contoh nyata dari kolaborasi lintas sektor yang efektif, di mana sektor swasta berperan sebagai fasilitator utama melalui penyediaan akses pelatihan dan teknologi yang mudah dijangkau. Dengan proses pendaftaran yang cepat dan materi pendukung yang relevan, inisiatif ini secara signifikan mempercepat peningkatan keterampilan (upskilling) para pelaku usaha kuliner,” jelas Darmawansyah.

Senada dengan itu, Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Daerah Jawa Barat, Tatang Suryana, menekankan pentingnya digitalisasi sebagai kunci bagi UMKM kuliner daerah untuk dapat bertahan dan berkembang di tengah persaingan yang semakin ketat.

“Kami menyambut baik inisiatif ‘Maju Bersama GoFood’ karena sangat sejalan dengan program kami untuk mendorong UMKM naik kelas melalui pemanfaatan teknologi. Digitalisasi tidak hanya membuka peluang pasar yang lebih luas, tetapi juga secara fundamental memperkuat ketahanan ekonomi daerah,” ujar Tatang.

Acara “Maju Bersama GoFood” yang diselenggarakan di Bandung dihadiri oleh ratusan pelaku UMKM kuliner dan diisi dengan berbagai sesi inspiratif. Sesi-sesi tersebut mencakup berbagi pengalaman dari mitra GoFood yang telah sukses, serta “Zona Belajar” yang meliputi Zona Pendaftaran GoFood, Zona Komunitas Partner GoFood (KOMPAG), dan Zona Edukasi. Forum ini menjadi ruang yang berharga untuk kolaborasi, bertukar ide, dan memperluas jaringan antar-pelaku usaha kuliner di seluruh Jawa Barat.

Dengan ekosistem digital yang terus diperkuat dan dukungan yang berkelanjutan, GoFood optimis bahwa UMKM kuliner di Jawa Barat dapat tumbuh menjadi lebih inklusif dan berkelanjutan. “Kami sangat percaya bahwa potensi UMKM kuliner di Jawa Barat sangatlah besar. Melalui program ‘Maju Bersama GoFood’, kami ingin terus memperkuat peran GoFood sebagai mitra strategis dalam pertumbuhan UMKM di seluruh Indonesia,” tutup Dani Oktobianto.

Pos terkait