Hadirkan Terang di Pulau Terdepan, Pulau Parit Karimun Kini Nikmati Listrik 24 Jam Nonstop

KARIMUN (KEPRIZONE.COM) – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan energi berkeadilan dengan menghadirkan layanan listrik 24 jam nonstop di Pulau Parit, Desa Parit, Kecamatan Selat Gelam, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, pada Senin (14/04). Dalam suasana perayaan Idulfitri 1446 H, penyalaan listrik ini menjadi kado istimewa bagi 769 pelanggan PLN di Pulau Parit.

Warga Desa Parit menyambut antusias perubahan ini. Dengan tersedianya listrik secara penuh, aktivitas usaha mikro, kegiatan belajar anak-anak, hingga aktivitas ibadah menjadi lebih optimal.

Senyum sumringah tergambar di wajah Suprihatin (55), salah satu warga Pulau Parit yang sehari-hari berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan memiliki usaha kecil berupa warung untuk menunjang kehidupan keluarganya.

“Dulu kalau mau masak nasi harus cepat-cepat sebelum listrik padam, kulkas pun hanya menyala di malam hari, dan aktivitas di siang hari sangat terbatas. Tapi sekarang listrik sudah menyala 24 jam. Kami sangat senang, bisa beraktivitas lebih leluasa. Terima kasih Bapak Gubernur, Bupati, dan PLN,” ujar Suprihatin.

General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Khairullah, menyampaikan bahwa hadirnya listrik 24 jam ini merupakan bagian dari program elektrifikasi pulau-pulau terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang menjadi prioritas nasional.

“Kami bersyukur dapat mewujudkan harapan masyarakat Pulau Parit untuk menikmati listrik sepanjang hari. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen PLN dalam menerangi seluruh penjuru negeri, termasuk daerah-daerah kepulauan yang selama ini memiliki akses terbatas,” ungkap Khairullah.

Saat ini, beban puncak di Selat Gelam mencapai 192 kilo watt (kW) dengan daya mampu sebesar 320 kW, sehingga terdapat cadangan daya sebesar 128 kW. Hal ini menjadi bukti bahwa PLN siap meningkatkan layanan kelistrikan 24 jam di Pulau Parit.

“Untuk menghadirkan listrik 24 jam di Pulau Parit, Kecamatan Selat Gelam, kami telah melakukan pemeliharaan periodik pembangkit listrik, menambah pasokan bahan bakar minyak (BBM) dari semula 25 kilo liter (kL) menjadi 35 kL, serta menambah jumlah operator dari 3 orang menjadi 8 orang,” jelas Khairullah.

Penyalaan listrik 24 jam ini tidak hanya membawa peningkatan kenyamanan hidup masyarakat, tetapi juga membuka peluang di sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

“Listrik yang sudah hadir ini akan membawa manfaat luas, seperti meningkatkan produktivitas warga, memudahkan anak-anak belajar, mendukung usaha kecil dan menengah, membuka akses informasi digital, serta meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh,” tuturnya.

PLN memastikan layanan listrik di Pulau Parit didukung oleh infrastruktur andal dan pemeliharaan rutin. Dukungan pemerintah daerah dan masyarakat, seperti pemberian izin untuk pemangkasan pohon yang mengganggu jaringan, sangat penting untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik. (Simon)

Pos terkait