Insiden Beruntun JDS Gorontalo: Fortuner & Avanza Tabrakan Dua Kali Sebulan

Insiden Maut di Jalan Dua Susun Gorontalo: Nyaris Terjungkal, Pengemudi Hilang Ditelan Bumi

Jalan Dua Susun (JDS), atau yang dikenal juga sebagai Jalan Pangeran Hidayat di Kota Gorontalo, kembali menjadi saksi bisu insiden menegangkan. Sebuah mobil berwarna hitam nyaris terbalik pada Selasa siang, 3 Maret 2026. Peristiwa ini tidak hanya mengungkap identitas pengemudi yang ternyata seorang karyawan perusahaan pembiayaan, tetapi juga menambah panjang daftar kecelakaan yang terjadi di jalur bertingkat tersebut dalam kurun waktu kurang dari satu bulan terakhir.

Peristiwa dramatis ini terjadi sekitar pukul 12.30 Waktu Indonesia Bagian Tengah (WITA), tepat di depan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kota Utara. Mobil Toyota berwarna hitam yang dikendarai oleh Rakhmat Saleh Minullah, seorang pegawai dari sebuah perusahaan pembiayaan yang berlokasi di kawasan Jalan HB Jassin, Kota Gorontalo, melaju dari arah Jalan John Ario Katili atau Jalan Andalas. Namun, nahas, kendaraan operasional kantor yang bukan milik pribadi ini, melainkan disewa dari pihak ketiga, secara tak terduga oleng dan nyaris terjun dari ruas jalan yang lebih tinggi.

Beruntung, insiden yang lebih parah berhasil dihindari. Mobil tersebut terselamatkan berkat batang pohon yang tertanam di median jalan. Pohon tersebut bertindak sebagai penahan, mencegah mobil untuk jatuh sepenuhnya ke sisi bawah yang memiliki selisih ketinggian sekitar 1,5 meter. Kejadian ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran bagi para pengguna jalan, mengingat konstruksi JDS yang memang memerlukan kewaspadaan ekstra.

Laporan Cepat Polisi, Pengemudi Lenyap dari Lokasi

Dua personel dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Gorontalo, yaitu Briptu Ricky Gazali dan Bripka Moh Iqbal, segera merespons laporan yang masuk sekitar pukul 12.30 WITA. Keduanya langsung bergegas menuju lokasi kejadian.

Namun, setibanya petugas di tempat kejadian, pengemudi mobil tersebut sudah tidak berada di lokasi. Yang terlihat hanyalah pihak vendor rental, yang merupakan pemilik sah dari kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut. Mobil dengan nomor polisi DB 1688 TC ini pun terpaksa harus menunggu proses evakuasi yang memakan waktu cukup lama, dengan bantuan derek atau crane.

JDS Kembali Jadi Titik Rawan: Catatan Kelam Kecelakaan Beruntun

Jalan Dua Susun memang dikenal dengan konstruksi yang unik dan menantang. Ruas jalan bagian barat berada pada ketinggian yang lebih tinggi dibandingkan dengan sisi lainnya, dengan median jalan yang ditanami pepohonan di bagian tengah. Karakteristik inilah yang kerap menuntut para pengendara untuk meningkatkan tingkat kewaspadaan, terutama ketika harus berpindah lajur dari jalan yang datar ke jalur yang memiliki perbedaan ketinggian.

Insiden yang terjadi pada 3 Maret 2026 ini bukanlah yang pertama kali terjadi di JDS. Jauh sebelumnya, pada tanggal 15 Februari 2026, sebuah insiden serupa juga sempat menggemparkan. Kejadian tersebut terjadi sekitar 300 meter dari lokasi kecelakaan terbaru. Saat itu, sebuah mobil Toyota Fortuner berwarna putih juga dilaporkan nyaris terbalik di depan sebuah minimarket.

Dengan terjadinya dua kejadian yang hampir berdekatan dalam rentang waktu yang singkat, ruas Jalan Dua Susun kembali menjadi sorotan utama. Jalur ini kini semakin diperhitungkan sebagai salah satu titik yang paling rawan kecelakaan di wilayah Kota Gorontalo. Pihak berwenang diharapkan segera mengambil langkah-langkah preventif yang lebih efektif untuk menekan angka kecelakaan di area ini.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang diberikan terkait dengan kondisi terakhir pengemudi mobil nahas tersebut pasca insiden. Keberadaannya yang menghilang dari lokasi kejadian menambah misteri dalam peristiwa ini. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti dari insiden yang nyaris merenggut nyawa ini dan memastikan keselamatan para pengguna jalan di masa mendatang.

Pos terkait