Panduan Lengkap Ibadah Puasa: Jadwal Shalat dan Buka Puasa di Aceh Tenggara dan Gayo Lues, serta Amalan Sunnah
Memasuki bulan suci Ramadhan, umat Muslim di seluruh dunia berlomba-lomba meningkatkan kualitas ibadah. Bagi masyarakat di wilayah Aceh Tenggara dan Gayo Lues, persiapan matang dalam menjalankan ibadah puasa sangatlah penting. Kementerian Agama Republik Indonesia telah menetapkan awal puasa Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026. Untuk membantu umat Muslim menunaikan ibadah dengan tepat waktu, Kementerian Agama telah merilis jadwal imsakiyah Ramadhan yang mencakup seluruh wilayah Indonesia, termasuk kedua daerah tersebut.
Pada hari Jumat, 27 Februari 2026, umat Muslim akan menjalankan ibadah puasa pada hari kesembilan Ramadhan 1447 H. Penting untuk mengetahui jadwal shalat fardhu dan waktu berbuka puasa agar ibadah dapat dilaksanakan dengan sempurna.
Jadwal Imsakiyah dan Waktu Shalat untuk Wilayah Aceh Tenggara dan Gayo Lues
Berikut adalah rincian jadwal imsakiyah dan waktu shalat fardhu untuk wilayah Aceh Tenggara dan Gayo Lues pada hari Jumat, 27 Februari 2026. Perlu dicatat bahwa waktu yang tertera menggunakan standar Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB).
9 Ramadhan 1447 H / 27 Februari 2026
Kabupaten Aceh Tenggara
- IMSAK: 05:15
- SUBUH: 05:25
- TERBIT: 06:37
- DUHA: 07:04
- ZUHUR: 12:45
- ASAR: 16:01
- MAGRIB: 18:46
- ISYA’: 19:55
Kabupaten Gayo Lues
- IMSAK: 05:17
- SUBUH: 05:27
- TERBIT: 06:35
- DUHA: 07:07
- ZUHUR: 12:47
- ASAR: 16:03
- MAGRIB: 18:52
- ISYA’: 19:56
Amalan Penting Selama Bulan Ramadhan
Selain menjalankan ibadah puasa, bulan Ramadhan adalah momentum yang tepat untuk memperbanyak amalan sunnah dan ibadah lainnya. Dua amalan yang sangat dianjurkan adalah membaca doa saat berbuka puasa dan niat sahur.
Doa Berbuka Puasa
Saat waktu berbuka puasa tiba, umat Muslim dianjurkan untuk membaca doa khusus sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Doa yang umum diamalkan adalah:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
(Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar raahimiin.)
Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu wahai Dzat yang Maha Penyayang.”
Doa ini mencerminkan kerendahan hati dan ketundukan seorang hamba kepada Tuhannya, mengakui bahwa seluruh kekuatan dan rezeki berasal dari Allah SWT.
Niat Sahur dan Keberkahannya
Sahur, atau makan sebelum imsak, memiliki peran penting dalam ibadah puasa. Selain sebagai bekal energi untuk menjalankan puasa seharian, waktu sahur juga merupakan momen yang sangat istimewa dan penuh berkah. Rasulullah SAW bersabda, “Sahur itu penuh berkah, maka janganlah kalian meninggalkannya walau hanya dengan seteguk air.” (HR. Bukhari).
Meskipun tidak ada doa khusus yang ditetapkan secara rinci untuk waktu sahur, umat Islam sangat dianjurkan untuk memanfaatkan momen ini untuk memohon ampunan, memanjatkan doa-doa pribadi, serta memperbanyak dzikir kepada Allah SWT. Waktu menjelang fajar ini dianggap sebagai salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa, di mana pintu langit terbuka lebar untuk menerima permohonan hamba-Nya.
Berikut adalah bacaan niat puasa Ramadhan yang umum diamalkan saat sahur:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ رَمَضَانَ هٰذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَع
(Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi Ramadhāna hādzihis sanati lillāhi ta‘ālā.)
Artinya: “Saya berniat puasa esok hari untuk menunaikan fardhu Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala.”
Dengan memahami dan mengamalkan tuntunan ini, diharapkan ibadah puasa yang dijalankan oleh masyarakat Aceh Tenggara dan Gayo Lues, serta seluruh umat Muslim, dapat diterima dan memberikan keberkahan yang melimpah.





