Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu berada dalam posisi yang sangat menantang sebagai harapan Indonesia dalam ganda campuran ajang BWF World Tour Finals 2025. Keduanya, yang merupakan debutan di ajang ini, akan menghadapi tekanan besar untuk membuktikan diri di tengah persaingan ketat antara delapan pasangan terbaik dunia.
Sepanjang tahun ini, Jafar/Felisha telah menunjukkan performa yang mengesankan, sehingga mendapatkan kesempatan untuk tampil di turnamen penutup musim BWF. Namun, dengan peringkat dunia mereka yang berada di posisi ke-10, pasangan ini jelas menjadi underdog dalam kompetisi ini. Tidak hanya dari peringkat dunia, catatan pertemuan mereka dengan lawan-lawan terkuat juga memberikan gambaran bahwa mereka sedang menghadapi tantangan berat.
Dalam BWF World Tour Finals 2025, Jafar/Felisha akan bersaing dengan tiga pasangan ganda campuran terkuat di dunia saat ini. Rekor pertemuan mereka dengan ketiga pasangan tersebut terbilang buruk, karena selalu kalah dalam pertandingan yang sudah dilalui.
Pertama adalah pasangan Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, yang sering bertemu dengan Jafar/Felisha dalam beberapa turnamen world tour BWF tahun ini. Dari lima pertemuan yang telah terjadi, Jafar/Felisha belum pernah meraih kemenangan. Pertemuan terakhir terjadi pada final Australian Open 2025, di mana Jafar/Felisha dikalahkan dua gim langsung dengan skor 21-16, 21-11.
Selain itu, Jafar/Felisha juga memiliki rekor yang tidak menguntungkan ketika berhadapan dengan dua wakil tuan rumah China, yaitu Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping dan Jiang Zheng Bang/Wei Ya Xin. Kedua pasangan ini juga termasuk dalam daftar yang dianggap sangat kuat dalam kompetisi ini.
Feng/Huang, yang berada di peringkat kedua dunia, telah menunjukkan dominasi mereka dalam pertemuan dengan Jafar/Felisha. Pada Hong Kong Open 2025, Jafar/Felisha kalah dua gim langsung dengan skor kembar 17-21, 17-21. Sementara itu, Jiang/Wei, yang kini menduduki peringkat pertama dunia, juga berhasil menghentikan Jafar/Felisha dalam pertemuan mereka di China Open 2025. Pada babak semifinal, Jafar/Felisha kalah dalam drama tiga gim dengan skor 21-16, 15-21, 16-21.
Hasil yang tidak kalah menyakitkan terjadi pada pertemuan terkini mereka di Denmark Open 2025. Di babak 32 besar, Jafar/Felisha kalah dua gim langsung dari Jiang/Wei dengan skor 16-21, 7-21.
Meskipun memiliki rekor yang kurang mengesankan, Jafar/Felisha masih memiliki peluang untuk menghadirkan kejutan jika tampil secara solid dan fokus. Mereka akan tampil dalam rangkaian pertandingan BWF World Tour Finals 2025 yang akan berlangsung di Hangzhou, China, pada tanggal 17-21 Desember mendatang.





