Tarif Spesial Transjakarta Sambut Ramadan dan Idulfitri 2026
Menyambut datangnya bulan suci Ramadan dan momen perayaan Idulfitri 1447 Hijriah pada tahun 2026, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) telah menyiapkan sebuah kejutan menarik bagi seluruh warga ibu kota. Kebijakan tarif spesial ini dipastikan akan berlaku untuk seluruh layanan Transjakarta, dan saat ini hanya menunggu penetapan tanggal resmi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Seluruh armada Transjakarta direncanakan hanya akan dikenakan biaya sebesar Rp1 per perjalanan. Kebijakan ini bukan hal baru, melainkan sebuah tradisi yang konsisten diterapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta setiap kali momen hari besar keagamaan tiba, sebagai bentuk dukungan dan upaya mempermudah mobilitas masyarakat.
Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, menegaskan bahwa kebijakan tarif Rp1 ini tinggal menunggu pengumuman resmi mengenai tanggal pelaksanaannya. “Jadi, tinggal tunggu pengumuman, apakah berapa hari, tanggal berapa, nanti kita lihat. Ini sudah disampaikan Gubernur DKI Jakarta dan diulang pada beberapa ‘doorstop’ (wawancara cegat pintu), akan digratiskan (biaya layanan Transjakarta),” ujar Welfizon pada Rabu, 4 Maret 2026.
Tradisi Tarif Rp1 yang Berkelanjutan
Skema tarif Rp1 ini memang telah menjadi ciri khas Transjakarta dalam merayakan berbagai momen penting. Menurut Welfizon, kebijakan ini telah diterapkan sejak akhir tahun sebelumnya, dimulai dari perayaan Natal, kemudian berlanjut ke Imlek, dan kini bergeser untuk menyambut Ramadan. Tak hanya itu, kebijakan serupa juga akan diterapkan pada perayaan Idulfitri mendatang, bahkan juga mencakup perayaan Hari Raya Nyepi.
“Jadi, mulai dari akhir tahun lalu, ada Natal, terus kemudian Imlek, dari Imlek berpindah menjadi menyambut Ramadan. Kemarin juga ada Festival Ramadhan dan nanti pada saat Lebaran, juga ada Nyepi,” jelas Welfizon.
Penetapan Jadwal Menanti Surat Keputusan
Meskipun arah kebijakan sudah jelas, PT Transjakarta belum dapat memastikan tanggal pasti penerapannya. Penetapan jadwal pelaksanaan masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
“Tanggalnya kita mengikuti dari Dinas Perhubungan. Nanti akan ada SK Kadis-nya. Kita menunggu. Apakah nanti tanggal 1 Syawal (20 Maret 2026) atau tanggal 1 dan 2, nanti kita lihat,” tambahnya.
Alasan di Balik Tarif Rp1
Welfizon juga memberikan penjelasan mengenai alasan penggunaan angka Rp1, bukan Rp0 atau gratis sepenuhnya. Secara teknis, sistem pembayaran elektronik yang digunakan pada moda transportasi, termasuk Transjakarta, memerlukan adanya nominal transaksi agar proses pencatatan berjalan normal.
“Secara sistem di TJ, MRT dan yang lain itu, 0 itu tetap harus ada nilai, makanya jadinya Rp1. Rp1 dan 0 sebenarnya tak beda jauh, tapi secara teknologi memang harus ada proses rupiah yang ditransfer dari kartu, makanya konversi dari 0 menjadi Rp1,” ungkap Welfizon. Hal ini memastikan bahwa sistem tetap dapat mencatat setiap pergerakan dan transaksi, meskipun nilainya sangat kecil.
Jangkauan Luas Seluruh Layanan Transjakarta
Kebijakan tarif Rp1 ini akan berlaku untuk seluruh jaringan layanan Transjakarta, mencakup berbagai jenis armada yang beroperasi di ibu kota. Ini berarti, masyarakat dapat menikmati kemudahan tarif ini pada:
- Bus Rapid Transit (BRT): Layanan utama yang melayani koridor-koridor utama di Jakarta.
- Bus Pengumpan (Feeder): Armada yang menghubungkan area permukiman dengan halte BRT.
- Mikrotrans: Layanan angkutan kecil yang menjangkau wilayah yang lebih spesifik.
- Royaltrans: Layanan bus dengan kenyamanan lebih tinggi.
- Bus Wisata: Armada yang dirancang untuk mendukung pariwisata di Jakarta.
- Transjakarta Cares: Layanan khusus yang didedikasikan untuk penyandang disabilitas, memastikan inklusivitas dalam setiap perjalanan.
Saat ini, jaringan Transjakarta telah berkembang pesat dan menjangkau sekitar 91,7 persen wilayah DKI Jakarta. Dengan operasional 24 jam di koridor utama, Transjakarta terus berkomitmen untuk menyediakan solusi mobilitas yang terjangkau dan efisien bagi seluruh warga, terutama di momen-momen penting seperti Ramadan dan Idulfitri.





