Kepala BP Batam: Bazar Ramadan Hidupkan Ekonomi dan Perkuat Solidaritas Warga Batam

BATAM – Puncak Bazar Ramadan yang digelar pada Minggu (1/3/2026) di Nagoya Citywalk berlangsung meriah dan dipadati masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pada bulan suci Ramadan, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi lokal melalui partisipasi pelaku UMKM dan komunitas.

Acara tersebut dihadiri Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, Wakapolda Kepri, Kapolresta Barelang, serta Kajari Batam. Kehadiran para tamu undangan disambut hangat oleh masyarakat dan berbagai komunitas yang turut meramaikan kegiatan.

Sejak sore hari, ratusan peserta dari beragam komunitas olahraga dan sosial memadati lokasi acara. Rangkaian kegiatan diawali dengan Fun Walk sejauh 3 kilometer dan gowes santai 7 kilometer menjelang waktu berbuka puasa. Selain menyehatkan, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat solidaritas antarwarga.

Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Puncak Bazar Ramadan di Nagoya Citywalk. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

Menurut dia, kegiatan yang melibatkan berbagai komunitas, pelaku UMKM, serta masyarakat umum itu bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya menggerakkan roda ekonomi lokal.

“Perputaran transaksi selama bazar berlangsung dinilai mampu mendorong peningkatan pendapatan pelaku usaha kecil dan menengah, khususnya pada momentum Ramadan yang identik dengan peningkatan konsumsi masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, kegiatan semacam ini menciptakan efek berganda, mulai dari sektor perdagangan, kuliner, hingga jasa dan hiburan. Selain itu, Fun Walk dan gowes santai yang digelar sebelum berbuka puasa turut memperkuat citra Batam sebagai kota yang aktif dan ramah terhadap kegiatan komunitas.

Amsakar juga menilai kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha menjadi kunci keberhasilan acara tersebut. Sinergi tersebut dinilai mampu membangun optimisme dan mempererat kebersamaan, sekaligus menciptakan ruang interaksi positif antarwarga.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya menghidupkan ekonomi, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan semangat gotong royong. Inilah yang kita harapkan terus tumbuh di Batam,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat daya tarik Batam sebagai destinasi kegiatan masyarakat dan investasi.

Ketua Batam Folding Bike Batam, Rizal Saputra, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menyebut kegiatan itu menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha dalam menghadirkan aktivitas positif bagi masyarakat selama Ramadan.

“Momentum ini bukan hanya tentang bazar, tetapi juga tentang kebersamaan dan sinergi. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan memberi dampak positif bagi perekonomian serta mempererat persaudaraan di Batam,” ujarnya. (Kz)

Pos terkait