Serie A 2025-2026: Roma Tergelincir, Juventus Merangkak Naik di Pekan ke-18
Kompetisi Serie A Italia musim 2025-2026 terus menyajikan drama dan kejutan. Memasuki pekan ke-18, persaingan di papan atas klasemen semakin memanas. Salah satu sorotan utama di pekan ini adalah kekalahan yang dialami oleh AS Roma di kandang Atalanta, yang berujung pada pergeseran posisi di tabel klasemen.
Atalanta Raih Kemenangan Penting atas AS Roma
Di New Balance Arena, Minggu (04/01/2026) dini hari WIB, Atalanta berhasil meraih tiga poin krusial setelah mengalahkan AS Roma dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal yang memastikan kemenangan tim tuan rumah dicetak oleh Giorgio Scalvini pada menit ke-12. Gol cepat ini menjadi satu-satunya gol yang tercipta dalam pertandingan tersebut, sekaligus mengamankan kemenangan penting bagi Atalanta.
Kekalahan ini berdampak signifikan pada posisi AS Roma di klasemen. Tim Serigala Ibu Kota harus rela turun ke peringkat kelima. Meskipun memiliki poin yang sama dengan Juventus, yaitu 33 angka, Roma harus mengakui keunggulan Juventus dalam hal selisih gol atau kriteria tie-breaker lainnya yang berlaku dalam regulasi liga.
Sementara itu, kemenangan atas AS Roma menjadi angin segar bagi Atalanta. Hasil positif ini berhasil mendongkrak posisi mereka di klasemen, naik dari peringkat ke-10 menjadi peringkat ke-8. Dengan tambahan tiga poin, Atalanta kini mengoleksi total 25 poin, menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim-tim papan tengah lainnya.
Juventus Tertahan, Namun Naik Peringkat
Di pertandingan lain yang berlangsung di Allianz Stadium, Juventus harus puas dengan hasil imbang 1-1 melawan Lecce pada Selasa dini hari WIB. Pertandingan ini menyajikan pertarungan yang ketat, di mana Juventus sempat tertinggal lebih dahulu di babak pertama.
Lecce berhasil mencetak gol pembuka melalui Lammeck Banda pada menit ke-45+2, memanfaatkan kelengahan pertahanan Juventus menjelang akhir babak pertama. Memasuki babak kedua, Juventus menunjukkan respons yang baik. Mereka berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-49 berkat gol dari Weston McKennie.
Juventus sebenarnya memiliki peluang emas untuk membalikkan keadaan. Wasit memberikan hadiah penalti setelah menilai ada pelanggaran yang dilakukan oleh pemain Lecce di dalam kotak terlarang. Namun, sayangnya, eksekusi penalti yang diambil oleh Jonathan David gagal berbuah gol, sehingga skor 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan.
Meskipun hanya meraih satu poin dari pertandingan ini, hasil imbang tersebut cukup untuk membawa Juventus naik ke posisi keempat klasemen, menyalip AS Roma. Ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di papan atas Serie A, di mana setiap poin sangat berharga. Bagi Lecce, hasil imbang ini membuat mereka tetap berada di peringkat ke-16 dengan total 17 poin, masih berjuang untuk menjauh dari zona degradasi.
Klasemen Serie A Terbaru Pekan ke-18
Berikut adalah klasemen terbaru Serie A Italia setelah pertandingan pekan ke-18:
- 1. AC Milan: 17 Pertandingan, 11 Menang, 5 Imbang, 1 Kalah, Gol Memasukkan 28, Gol Kemasukan 13, Selisih Gol +15, Total Poin 38.
- 2. Inter Milan: 16 Pertandingan, 12 Menang, 0 Imbang, 4 Kalah, Gol Memasukkan 35, Gol Kemasukan 14, Selisih Gol +21, Total Poin 36.
- 3. Napoli: 16 Pertandingan, 11 Menang, 1 Imbang, 4 Kalah, Gol Memasukkan 24, Gol Kemasukan 13, Selisih Gol +11, Total Poin 34.
- 4. Juventus: 18 Pertandingan, 9 Menang, 6 Imbang, 3 Kalah, Gol Memasukkan 24, Gol Kemasukan 16, Selisih Gol +8, Total Poin 33.
- 5. AS Roma: 18 Pertandingan, 11 Menang, 0 Imbang, 7 Kalah, Gol Memasukkan 20, Gol Kemasukan 12, Selisih Gol +8, Total Poin 33.
- 6. Como: 17 Pertandingan, 8 Menang, 6 Imbang, 3 Kalah, Gol Memasukkan 23, Gol Kemasukan 12, Selisih Gol +11, Total Poin 30.
- 7. Bologna: 16 Pertandingan, 7 Menang, 5 Imbang, 4 Kalah, Gol Memasukkan 24, Gol Kemasukan 14, Selisih Gol +10, Total Poin 26.
- 8. Atalanta: 18 Pertandingan, 6 Menang, 7 Imbang, 5 Kalah, Gol Memasukkan 21, Gol Kemasukan 19, Selisih Gol +2, Total Poin 25.
- 9. Lazio: 17 Pertandingan, 6 Menang, 6 Imbang, 5 Kalah, Gol Memasukkan 18, Gol Kemasukan 12, Selisih Gol +6, Total Poin 24.
- 10. Sassuolo: 18 Pertandingan, 6 Menang, 5 Imbang, 7 Kalah, Gol Memasukkan 23, Gol Kemasukan 22, Selisih Gol +1, Total Poin 23.
- 11. Udinese: 18 Pertandingan, 6 Menang, 4 Imbang, 8 Kalah, Gol Memasukkan 18, Gol Kemasukan 29, Selisih Gol -11, Total Poin 22.
- 12. Cremonese: 17 Pertandingan, 5 Menang, 6 Imbang, 6 Kalah, Gol Memasukkan 18, Gol Kemasukan 20, Selisih Gol -2, Total Poin 21.
- 13. Torino: 17 Pertandingan, 5 Menang, 5 Imbang, 7 Kalah, Gol Memasukkan 17, Gol Kemasukan 28, Selisih Gol -11, Total Poin 20.
- 14. Cagliari: 18 Pertandingan, 4 Menang, 6 Imbang, 8 Kalah, Gol Memasukkan 19, Gol Kemasukan 25, Selisih Gol -6, Total Poin 18.
- 15. Parma: 17 Pertandingan, 4 Menang, 6 Imbang, 7 Kalah, Gol Memasukkan 12, Gol Kemasukan 19, Selisih Gol -7, Total Poin 18.
- 16. Lecce: 17 Pertandingan, 4 Menang, 5 Imbang, 8 Kalah, Gol Memasukkan 12, Gol Kemasukan 23, Selisih Gol -11, Total Poin 17.
- 17. Genoa: 18 Pertandingan, 3 Menang, 6 Imbang, 9 Kalah, Gol Memasukkan 18, Gol Kemasukan 28, Selisih Gol -10, Total Poin 15.
- 18. Verona: 16 Pertandingan, 2 Menang, 6 Imbang, 8 Kalah, Gol Memasukkan 13, Gol Kemasukan 25, Selisih Gol -12, Total Poin 12.
- 19. Pisa: 18 Pertandingan, 1 Menang, 9 Imbang, 8 Kalah, Gol Memasukkan 13, Gol Kemasukan 25, Selisih Gol -12, Total Poin 12.
- 20. Fiorentina: 17 Pertandingan, 1 Menang, 6 Imbang, 10 Kalah, Gol Memasukkan 17, Gol Kemasukan 28, Selisih Gol -11, Total Poin 9.
Pekan ke-18 Serie A 2025-2026 ini sekali lagi menegaskan bahwa persaingan di liga Italia musim ini sangat terbuka dan penuh dinamika. Perubahan posisi di papan atas dan tengah klasemen menunjukkan bahwa setiap tim harus bermain maksimal di setiap pertandingan untuk meraih hasil yang diinginkan.






