Perebutan Federico Barba Memanas: Aris FC Muncul Sebagai Pesaing Baru
Drama seputar potensi kepindahan Federico Barba dari Persib Bandung semakin memanas dengan munculnya nama klub Yunani, Aris FC, sebagai pesaing baru dalam perebutan tanda tangan bek asal Italia tersebut. Menjelang dibukanya bursa transfer musim dingin atau paruh musim, spekulasi mengenai masa depan Barba kian menjadi sorotan publik sepak bola.
Barba, yang kontraknya bersama Persib Bandung baru akan berakhir pada akhir musim 2025/2026, santer dikabarkan akan kembali ke negara asalnya pada putaran kedua kompetisi. Sebelumnya, dua klub Serie B Italia, Pescara dan Palermo, telah menunjukkan minat serius untuk merekrutnya. Pescara bahkan disebut-sebut menjadi klub yang paling gigih dalam upaya mendatangkan pemain berusia 30 tahun ini.
Namun, upaya Pescara tampaknya belum membuahkan hasil. Jurnalis sepak bola Italia, Nicolo Schira, melaporkan bahwa negosiasi antara Persib Bandung dan Pescara terkait transfer Federico Barba tidak mencapai kesepakatan. “Persib telah menolak tawaran pertama Pescara untuk Federico Barba, yang telah menyatakan kesediaannya untuk kembali ke Italia,” tulis Schira melalui platform X pada Sabtu, 3 Januari 2026.
Di tengah kabar tersebut, masuknya Aris FC ke dalam persaingan menambah dimensi baru pada rumor transfer ini. Kabar ketertarikan Aris FC pertama kali mencuat melalui cuitan akun X @sportimegreece, yang menyebutkan bahwa Federico Barba akan bergabung dengan klub tersebut. Aris FC sendiri merupakan klub sepak bola profesional yang berbasis di Thessaloniki, Makedonia, Yunani. Saat ini, tim tersebut diasuh oleh pelatih asal Spanyol, Manolo Jimenez.
Rumor Gabung Palermo dan Hubungan dengan Filippo Inzaghi
Sebelumnya, media Italia, la Repubblica, melaporkan bahwa kepindahan Federico Barba ke Palermo bukanlah sekadar rumor belaka. Salah satu faktor yang memperkuat kemungkinan ini adalah adanya sosok familiar di tubuh manajemen Palermo, yaitu sang pelatih, Filippo Inzaghi.
Filippo Inzaghi, yang dikenal sebagai mantan bintang Juventus dan AC Milan, memiliki rekam jejak kerjasama yang apik dengan Federico Barba. Keduanya pernah bekerja sama di Benevento, di mana di bawah kepemimpinan Inzaghi, Barba menjadi salah satu pemain kunci yang berhasil membawa klub tersebut promosi ke Serie A. Keberadaan Inzaghi di Palermo disebut-sebut menjadi magnet kuat yang dapat mendorong Barba untuk kembali ke Italia dan memilih Palermo sebagai destinasi selanjutnya.
Filippo Inzaghi sendiri bergabung dengan Palermo pada musim 2025/2026. Di bawah arahan mantan bomber legendaris Italia ini, Palermo saat ini menempati posisi keempat klasemen sementara Serie B. Dari 18 pertandingan yang telah dilakoni, Palermo berhasil meraih sembilan kemenangan, enam hasil imbang, dan hanya menelan tiga kekalahan.
Profil Singkat Federico Barba: Bek Berpengalaman dengan Jejak Karier Luas
Federico Barba adalah seorang bek tengah kelahiran Roma, Italia, pada 1 September 1993. Perjalanan kariernya di dunia sepak bola dimulai sejak usia dini, tepatnya di Sekolah Sepak Bola Axa pada usia enam tahun. Sebagai produk akademi AS Roma, Barba telah mengukir jejak karier yang panjang di berbagai kompetisi top Eropa.
Ia pernah mengenakan seragam sejumlah klub Serie A Italia, termasuk Empoli, Chievo Verona, dan Como. Tidak hanya di Italia, Barba juga memiliki pengalaman bermain di liga-liga top Eropa lainnya. Ia pernah memperkuat VfB Stuttgart di Bundesliga Jerman, Sporting Gijón dan Real Valladolid di La Liga Spanyol, serta FC Sion di Swiss Super League.

Dengan segudang pengalamannya ini, Federico Barba dikenal sebagai bek yang tenang dan memiliki kemampuan membaca permainan yang matang. Ia kerap dianggap sebagai pemimpin di lini pertahanan berkat ketenangan dan pengalamannya. Keputusannya untuk bergabung dengan Persib Bandung sebelumnya juga didasari oleh rekomendasi pelatih kepala, Bojan Hodak, yang menilai pentingnya menambah kedalaman skuad, terutama di sektor pertahanan.
Kehadiran Federico Barba di Persib Bandung melengkapi kuota pemain asing di lini belakang, bergabung dengan Patricio Matricardi (Argentina), Julio Cesar de Freitas (Brasil), dan Frans Putros (Irak).
Riwayat Transfer Federico Barba
Berikut adalah rincian riwayat transfer Federico Barba, berdasarkan data dari Transfermarkt:
- Roma U19: 1 Juli 2010 – 16 Juli 2012
- Grosseto: 16 Juni 2012 – 30 Juni 2013
- AS Roma: 30 Juni 2013 – 13 Agustus 2013
- FC Empoli: 13 Agustus 2013 – 1 Februari 2016
- VfB Stuttgart: 30 Juni 2016 – 25 Juli 2017
- Sporting Gijon: 25 Juli 2017 – 14 Agustus 2018
- Chievo Verona: 14 Agustus 2018 – 6 Juli 2019
- Real Valladolid: 6 Juli 2019 – 23 Januari 2020
- Benevento: 23 Januari 2020 – 31 Agustus 2020
- Chievo Verona: 31 Agustus 2020 – 1 September 2020
- Benevento: 1 September 2020 – 1 September 2022
- Pisa: 1 September 2022 – 1 Agustus 2023
- Como: 1 Agustus 2023 – 17 Januari 2025
- FC Sion: 17 Januari 2025 – 2 Juli 2025

Perjalanan di Tim Nasional Italia
Di level internasional, Federico Barba pernah membela tim nasional Italia. Ia melakukan debutnya pada pertandingan ketiga kualifikasi Kejuaraan Sepak Bola U-19 Eropa UEFA 2012. Dalam kualifikasi tahap kedua menuju putaran final, Barba tampil dua kali dengan mengenakan nomor punggung 2.
Ia bermain di pertandingan pertama setelah Rodrigo Ely mendapat kartu merah, di mana Barba masuk menggantikan penyerang Mattia Valoti. Karena skorsing yang diterima Ely, Barba kembali bermain di pertandingan kedua, namun tidak diturunkan pada pertandingan ketiga.
Pada musim panas 2012, Federico Barba menerima panggilan untuk memperkuat tim U-20 di bawah asuhan Luigi Di Biagio. Selanjutnya, pada bulan November di tahun yang sama, ia juga dipanggil oleh Devis Mangia untuk memperkuat Timnas U-21 Italia dalam sebuah pertandingan melawan tim nasional sepak bola U-21 Spanyol. Namun, ia tidak mendapatkan kesempatan bermain dalam laga tersebut.




