Madura United 1-2 Malut United: 9 Laga Tanpa Kemenangan Laskar Sapeh Kerrab

Laskar Sapeh Kerrab Kembali Tertunduk di Kandang, Malut United Curi Poin Penuh

Madura United kembali merasakan getir kekalahan di hadapan pendukungnya sendiri. Bertanding di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada Selasa malam, 3 Maret 2026, tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrab ini harus mengakui keunggulan Malut United dengan skor akhir 1-2. Kekalahan ini semakin mempertegas tren negatif yang tengah membelit Madura United, yang kini telah gagal meraih kemenangan dalam sembilan pertandingan terakhir mereka di Super League musim 2025/2026.

Pertandingan pekan ke-24 ini sejatinya menjanjikan duel sengit. Malut United berhasil mengamankan tiga poin berkat dua gol yang dicetak oleh bomber andalan mereka, David da Silva, pada menit ke-31 dan ke-58. Sementara itu, gol hiburan bagi Madura United dicetak oleh Lulinha di menit ke-78.

Babak Pertama: Duel Ketat Berakhir Keunggulan Tamu

Sejak peluit dibunyikan wasit Asep Yandis, kedua tim memulai pertandingan dengan tempo yang cenderung lambat. Namun, Madura United berusaha mengambil inisiatif serangan lebih awal. Mereka mencoba menekan pertahanan Malut United, namun rapatnya barisan belakang tim tamu membuat upaya mereka belum membuahkan hasil berarti hingga menit ke-10.

Memasuki menit ke-11, Malut United mulai mampu menetralisir tekanan tuan rumah, yang membuat tempo permainan semakin meningkat. Silih berganti serangan dilancarkan oleh kedua tim. Peluang pertama yang cukup berbahaya datang dari Malut United pada menit ke-15 melalui tendangan Frets Butuan, namun sayang bola hanya membentur tiang gawang.

Madura United terus berupaya membangun serangan, namun aliran bola mereka kerap terputus sebelum mencapai kotak penalti lawan. Ironisnya, alih-alih mencetak gol pembuka, gawang Madura United justru bergetar di menit ke-31. Sebuah sundulan akurat dari David da Silva, memanfaatkan umpan dari Tyronne, sukses merobek jala Miswar Saputra. Skor 0-1 untuk keunggulan Malut United.

Malut United terbukti efektif dalam menerapkan skema serangan balik cepat. Beberapa kali mereka berhasil menciptakan kemelut di depan gawang Madura United. Peluang lain bagi tim tamu datang di menit ke-41, lagi-lagi melalui David da Silva, namun kali ini tendangannya masih dapat diantisipasi dengan baik oleh kiper Madura United.

Menjelang akhir babak pertama, Madura United tidak mengendurkan serangan. Mereka nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-45+1, namun peluang emas tersebut masih bisa digagalkan oleh kiper Malut United, Alan Jose. Hingga peluit babak pertama dibunyikan, skor 0-1 tetap bertahan untuk keunggulan Malut United.

Babak Kedua: Gol Balasan Terlambat, Tren Negatif Berlanjut

Memasuki paruh kedua, pelatih Madura United, Carlos Parreira, melakukan perubahan taktik dengan memasukkan dua pemain baru, Sandro dan Emerson Souza, menggantikan Riski Afrisal dan Iran Junior. Perubahan ini diharapkan mampu mendongkrak daya serang tim tuan rumah.

Madura United kembali mengambil inisiatif serangan di awal babak kedua. Peluang emas untuk menyamakan kedudukan datang pada menit ke-51 melalui Sandro. Berhadapan langsung dengan kiper lawan, tendangan Sandro justru melambung di atas mistar gawang.

Di tengah upaya Madura United yang sibuk menekan, pertahanan mereka justru kembali ditembus di menit ke-58. David da Silva kembali mencatatkan namanya di papan skor, kali ini memanfaatkan umpan silang mendatar dari Frets Butuan. Skor berubah menjadi 0-2 untuk keunggulan Malut United.

Empat menit berselang, gawang Madura United kembali mendapat ancaman dari tendangan jarak jauh Lucas Cardoso, namun Miswar Saputra kembali menunjukkan refleks gemilang untuk mengamankan gawangnya.

Pada menit ke-69, giliran Madura United yang mendapatkan peluang melalui tendangan keras pemain pengganti, Aji Kusuma. Namun, bola masih dapat ditepis oleh kiper lawan.

Usaha keras Madura United akhirnya membuahkan hasil di menit ke-78. Lulinha berhasil memperkecil kedudukan menjadi 1-2. Memanfaatkan umpan silang mendatar dari Sandro, Lulinha yang lolos dari penjagaan berhasil melepaskan tendangan keras yang berbuah gol.

Gol ini seakan membangkitkan semangat Laskar Sapeh Kerrab. Mereka terus menggempur pertahanan Malut United untuk mencari gol penyama kedudukan. Namun, hingga menit normal waktu pertandingan berakhir, mereka belum mampu menciptakan peluang yang berarti.

Memasuki delapan menit waktu tambahan, tensi permainan tetap tinggi. Namun, laga harus terhenti sejenak pada menit ke-90+1 akibat benturan antar pemain Madura United, yang mengharuskan Mendonca dibawa keluar lapangan menggunakan ambulans.

Di sisa waktu yang ada, Madura United terus melancarkan serangan, namun upaya mereka gagal membuahkan hasil. Skor 1-2 untuk kemenangan Malut United bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Kekalahan ini semakin menambah panjang daftar hasil minor Madura United dalam sembilan pertandingan terakhir mereka.

Susunan Pemain

Madura United:
* Kiper: Miswar Saputra
* Pemain Belakang: Novan Satya, Taufik Hidayat, Mendonca, Ruxi
* Pemain Tengah: Kerim Palic, Jordy Wehrmann, Iran Junior (diganti Sandro), Riski Afrisal (diganti Emerson Souza)
* Pemain Depan: Riquelme Sousa, Lulinha (c)
* Pelatih: Carlos Parreira

Malut United:
* Kiper: Alan Jose
* Pemain Belakang: Safrudin Tahar, Nilson Barbosa, Gustavo Franca (c), Yance Sayuri
* Pemain Tengah: Lucas Cardoso, Tyronne, Tri Setiawan
* Pemain Depan: Frets Butuan, David da Silva, Yakob Sayuri
* Pelatih: Hendri Susilo

Pos terkait