Mallorca Akhiri Puasa Kemenangan Dramatis Berkat Trigol Muriqi ke Gawang Bilbao

Mallorca Raih Kemenangan Dramatis di Kandang, Muriqi Cetak Hat-trick

Mallorca akhirnya berhasil mengakhiri tren negatif mereka dengan cara yang paling dramatis. Bertanding di Stadion Iberostar, Palma de Mallorca, tim tuan rumah sukses menaklukkan Athletic Club dengan skor tipis 3-2 dalam lanjutan Liga Spanyol pekan ke-20. Kemenangan ini terasa sangat spesial bagi Mallorca, terlebih lagi dengan penampilan gemilang dari Vedat Muriqi yang menjadi pahlawan dengan mencetak tiga gol atau hat-trick.

Pertandingan ini memberikan angin segar bagi Mallorca yang sebelumnya gagal meraih hasil maksimal dalam tiga laga terakhir. Tambahan tiga poin krusial ini berhasil mengangkat skuad berjuluk Los Bermellones itu ke posisi ke-13 klasemen sementara dengan total 21 poin. Hasil ini juga membuat mereka semakin menjauh dari ancaman zona degradasi yang seringkali menghantui tim-tim di papan bawah.

Sebaliknya, bagi Athletic Club, kekalahan ini tentu menjadi pukulan telak. Ini merupakan kekalahan ketiga mereka dalam empat pertandingan terakhir, sebuah catatan yang menunjukkan inkonsistensi performa tim asuhan Ernesto Valverde. Akibat hasil minor ini, Athletic Club harus tertahan di peringkat kedelapan klasemen dengan raihan 24 poin.

Babak Pertama Penuh Kejutan dan Drama

Mallorca langsung memberikan kejutan kepada tim tamu sejak menit awal pertandingan. Baru berjalan lima menit, Vedat Muriqi berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang Athletic Club. Menerima umpan matang dari Sergi Darder, Muriqi sukses menggetarkan jala gawang yang dijaga oleh Unai Simon. Skor 1-0 disambut gegap gempita oleh para pendukung tuan rumah yang memadati stadion.

Namun, keunggulan Mallorca tidak bertahan lama. Hanya berselang tiga menit, Athletic Club berhasil menyamakan kedudukan. Melalui sepakan keras kaki kiri Unai Gomez, bola tak mampu dihalau oleh kiper Mallorca, Leo Roman. Gol balasan ini mengubah skor menjadi 1-1 dan membuat jalannya pertandingan semakin terbuka dan menegangkan.

Drama kembali mewarnai pertandingan menjelang akhir babak pertama. Mallorca mendapatkan hadiah penalti setelah wasit meninjau tayangan VAR. Keputusan ini diambil setelah Dani Vivian dianggap melakukan handball di dalam kotak terlarang. Vedat Muriqi yang maju sebagai eksekutor awalnya sempat digagalkan oleh Unai Simon. Namun, Muriqi menunjukkan ketenangan dan sigap menyambar bola muntah untuk kembali membawa Mallorca unggul 2-1 pada menit ke-42.

Athletic Club menunjukkan bahwa mereka belum menyerah begitu saja. Tepat pada menit ke-45, Nico Williams mencetak gol indah yang menyamakan kedudukan. Berawal dari umpan mendatar dari Unai Gomez, Williams berhasil menceploskan bola ke gawang Mallorca. Skor kembali imbang 2-2 dan bertahan hingga jeda turun minum. Babak pertama ini benar-benar menyajikan tensi tinggi dan jual beli serangan yang memukau.

Babak Kedua: Penalti, Kartu Merah, dan Kemenangan Dramatis

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tidak sedikit pun menurun. Kedua tim terus berusaha mencari celah untuk mencetak gol kemenangan. Mallorca kembali mendapatkan angin segar pada menit ke-69 ketika mereka dihadiahi penalti kedua, lagi-lagi setelah rekomendasi dari VAR.

Kali ini, Vedat Muriqi tidak menyia-nyiakan kesempatan emas tersebut. Dengan tenang, ia berhasil menaklukkan Unai Simon untuk ketiga kalinya dalam pertandingan ini. Gol tersebut tidak hanya melengkapi hat-tricknya, tetapi juga mengubah skor menjadi 3-2 untuk keunggulan Mallorca.

Petaka bagi Athletic Club belum berakhir di situ. Situasi mereka semakin memburuk ketika Gorka Guruzeta harus meninggalkan lapangan lebih awal. Ia menerima kartu kuning kedua pada menit ke-71, yang berarti ia harus keluar lapangan. Situasi semakin runyam bagi tim tamu ketika Unai Gomez dan Inigo Lekue, yang duduk di bangku cadangan, juga diusir oleh wasit karena melakukan protes yang berlebihan.

Hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit, Mallorca berhasil menjaga keunggulan mereka. Trigol dari Vedat Muriqi tidak hanya memastikan kemenangan dramatis bagi tim tuan rumah, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan Mallorca di kompetisi Liga Spanyol. Di sisi lain, Athletic Club harus pulang dengan kekecewaan mendalam dan pekerjaan rumah yang besar untuk segera membenahi performa mereka menjelang pertandingan-pertandingan berikutnya.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Mallorca untuk terus berjuang di sisa musim Liga Spanyol, sementara Athletic Club perlu segera merefleksikan kekalahan ini dan bangkit kembali.

Pos terkait