Panduan Alam: Apresiasi NDC, Toleransi, dan Konservasi TNK

Apresiasi dan Komitmen PT Nusa Digital Creative dalam Konservasi Pulau Komodo

Pulau Komodo, destinasi wisata dunia yang terkenal dengan satwa purba komodo, tidak hanya menjadi sorotan karena keindahan alamnya, tetapi juga karena upaya konservasi yang terus digalakkan. Di balik kelestarian ekosistemnya, peran serta berbagai pihak sangat krusial. Baru-baru ini, Naturalist Guide memberikan apresiasi tinggi kepada PT Nusa Digital Creative (NDC) atas kontribusinya di Pos Loh Liang, Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Apresiasi ini diungkapkan dalam sebuah acara buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh NDC. Kegiatan ini dihadiri oleh petugas Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) dan perwakilan NDC. Acara yang berlangsung pada akhir pekan lalu ini bukan sekadar momen santap sore, melainkan sebuah wujud nyata dari upaya merawat nilai toleransi antarumat beragama dan mempererat tali silaturahmi. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi penanda komitmen bersama untuk terus merawat kerja sama yang telah terjalin erat dalam upaya konservasi Taman Nasional Komodo.

Pantauan di lapangan menunjukkan suasana kehangatan dan kebersamaan saat berbuka puasa. Menu yang disajikan, mulai dari ayam goreng gurih hingga aneka jus buah, menambah kenikmatan momen tersebut, dihidangkan dengan penuh keharmonisan.

Toleransi dan Sinergi yang Terjalin Erat

Kepala Pos Loh Liang, Pulau Komodo, Banu Widyanarko, menyambut baik inisiatif NDC dalam mengadakan buka puasa bersama bagi petugas yang beragama Muslim. Ia menekankan betapa kegiatan seperti ini sangat dirasakan sebagai bentuk toleransi, mengingat mayoritas petugas di lokasi tersebut beragama non-Muslim.

“Ini sebuah toleransi yang sangat kami rasakan. Di mana kita tahu di sini mayoritas non-Muslim. Tetapi hari ini kami bisa berbuka puasa bersama,” ujar Banu Widyanarko. Ia menambahkan bahwa NDC secara konsisten membangun sinergi dengan BTNK maupun Naturalist Guide di Loh Liang. “Kami di sini merasakan toleransi beragama sekaligus mempererat tali silaturahmi kekeluargaan kami di sini,” tuturnya.

Apresiasi serupa juga datang dari Hamnor, seorang perwakilan NDC yang bertugas di Pos Loh Liang. Baginya, kegiatan buka puasa bersama ini merupakan sebuah kejutan yang menyenangkan. “Dengan berbuka puasa bersama hari ini, buat kami, ucapan terima kasih banyak,” ungkapnya.

Selain momen buka puasa, Hamnor juga turut mengapresiasi kinerja NDC secara keseluruhan di kawasan Taman Nasional Komodo. Ia menyoroti peran NDC dalam merawat konservasi serta upaya pemberdayaan masyarakat lokal.

“Kami berterima kasih kepada NDC selama ini telah membuka lapangan pekerjaan kepada kami masyarakat lokal di sini,” kata Hamnor. Ia berharap agar kegiatan positif yang dilakukan NDC dapat terus berkelanjutan, sehingga masyarakat Pulau Komodo senantiasa mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkontribusi dan bekerja di lingkungan Taman Nasional Komodo.

Perlu dicatat, berbagai kegiatan NDC bersama masyarakat di tahun-tahun sebelumnya telah menunjukkan komitmen mereka terhadap kesejahteraan lokal. Beberapa program yang telah dilaksanakan meliputi pembagian sembako kepada 100 kepala keluarga, penyerahan sapi pada momen Hari Raya Idul Fitri, serta penyelenggaraan kegiatan memeriahkan Hari Kemerdekaan 17 Agustus bersama masyarakat.

Komitmen NDC dalam Merawat Konservasi Taman Nasional Komodo

Di sisi lain, PT Nusa Digital Creative (NDC) melalui Humas Resource Development (HRD)-nya, Denis Yarunta, menegaskan komitmen kuat perusahaan untuk terus berperan aktif dalam merawat kelestarian konservasi di wilayah Taman Nasional Komodo (TNK), Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Selama ini, NDC secara aktif berkolaborasi dengan Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) di Pos Loh Liang, khususnya dalam penanganan masalah sampah. Upaya pembersihan sampah di kawasan pantai dilakukan untuk meminimalkan penyebaran sampah serta menjaga keasrian lingkungan. Tujuannya adalah agar para wisatawan yang berkunjung merasa aman, nyaman, dan terkesan dengan keindahan alam yang terjaga.

“Selama ini komitmen NDC merawat konservasi adalah monitoring Komodo, monitoring penyu, baik kerja sama NDC bersama Balai Taman Nasional Komodo dan juga monitoring burung Kaka tua di dalam kawasan,” jelas Denis Yarunta.

Denis Yarunta menekankan bahwa merawat konservasi di TNK merupakan tanggung jawab bersama, dan NDC merasa memiliki kewajiban untuk berkontribusi. Pendekatan NDC terhadap pengelolaan sampah juga patut diacungi jempol. Sampah yang berhasil dikumpulkan tidak dibakar, melainkan diangkut menggunakan kapal menuju Labuan Bajo. Di sana, sampah tersebut ditimbang untuk kemudian diolah atau didaur ulang kembali.

Sekilas tentang Pos Loh Liang dan Aksesibilitasnya

Pos Loh Liang merupakan salah satu pos penting yang berada di Pulau Komodo. Lokasi ini menjadi destinasi wisata yang sangat populer dan ramai dikunjungi setiap hari. Daya tarik utamanya adalah banyaknya komodo yang dapat ditemui di area ini, memberikan pengalaman tak terlupakan bagi para pengunjung.

Di sekitar Pos Loh Liang, terlihat adanya lapak-lapak jualan milik warga lokal serta fasilitas penginapan berupa resort yang dikelola oleh para petugas Balai Taman Nasional Komodo. Infrastruktur pendukung pariwisata juga tersedia, termasuk dua dermaga. Dermaga kayu berfungsi sebagai tempat tambatan perahu motor bagi masyarakat setempat, sementara dermaga permanen yang terbuat dari beton diperuntukkan bagi kapal-kapal besar maupun speedboat yang mengantarkan wisatawan.

Perjalanan menuju Pos Loh Liang dari Labuan Bajo memakan waktu sekitar dua jam jika menggunakan kapal open deck. Namun, jika menggunakan speedboat, waktu tempuh dapat dipersingkat menjadi sekitar satu jam lebih.

Pos terkait