Hilang Terseret Ombak, Pemancing di Pantai Serang Blitar Belum Ditemukan
Blitar, Jawa Timur – Insiden mengerikan terjadi di Pantai Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, pada Selasa sore, 3 Maret 2026. Seorang pemancing muda dilaporkan hilang setelah terseret oleh gulungan ombak besar yang datang secara tiba-tiba. Hingga Rabu, 4 Maret 2026, tim gabungan bersama warga dan nelayan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban yang belum juga ditemukan.
Korban diketahui berinisial FTP, seorang pria berusia 25 tahun, yang merupakan warga Desa Selopuro, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar. Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, saat FTP bersama tiga orang temannya sedang asyik menikmati kegiatan memancing.
Lokasi Berbahaya yang Menjadi Favorit Pemancing
Menurut keterangan dari Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, lokasi kejadian berada di tepi karang Pathuk Lesung, yang terletak di sebelah timur Pantai Serang. Area karang Pathuk Lesung memang dikenal sebagai salah satu tempat favorit bagi para pemancing karena dianggap memiliki potensi tangkapan ikan yang bagus. Namun, di balik daya tariknya, lokasi ini juga menyimpan risiko yang cukup tinggi.
“Lokasi karang Pathuk Lesung memang jadi lokasi favorit pemancing, namun memiliki risiko tinggi karena rawan diterjang ombak besar yang datang secara tiba-tiba,” jelas Aiptu Muheni. Kondisi geografis yang berdekatan langsung dengan laut lepas dan adanya karang-karang besar menjadikan area ini rentan terhadap perubahan kondisi laut yang drastis.
Detik-detik Mengerikan Terjadinya Insiden
Saat FTP dan ketiga temannya tengah fokus memancing di tepi karang, situasi berubah seketika. Sebuah ombak besar dengan kekuatan yang tak terduga menghantam area tempat mereka berada. Tiga orang teman FTP dilaporkan berhasil menyelamatkan diri dari terjangan ombak tersebut. Namun, nahas bagi FTP, ia tidak sempat menghindar dan langsung terseret oleh arus laut yang kuat.
Suasana panik langsung menyelimuti lokasi kejadian. Teman-teman korban segera berupaya mencari pertolongan dan melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang.
Pencarian yang Terus Dilakukan
Sejak laporan diterima, upaya pencarian terhadap FTP langsung digalakkan. Tim gabungan yang terdiri dari personel kepolisian, badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), serta tim SAR dikerahkan ke lokasi. Selain itu, partisipasi aktif dari warga sekitar dan para nelayan setempat turut memperluas cakupan pencarian. Para nelayan yang memahami kondisi laut dan memiliki perahu diharapkan dapat membantu dalam pencarian di area perairan yang lebih luas.
“Kami juga dibantu warga dan nelayan untuk mencari korban. Semoga korban segera ditemukan,” ujar Aiptu Muheni dengan nada penuh harap. Upaya pencarian dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari penyisiran di sepanjang pantai, pemantauan di area sekitar karang, hingga pencarian di perairan dengan menggunakan perahu.
Kondisi cuaca dan ombak yang masih cukup tinggi menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR dalam melakukan operasi pencarian. Para petugas harus tetap berhati-hati demi keselamatan mereka sendiri sembari terus berusaha menemukan korban.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pengunjung pantai, khususnya yang gemar memancing di area karang, untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca dan kondisi ombak. Keselamatan diri harus menjadi prioritas utama, serta selalu memperhatikan peringatan dari pihak berwenang terkait potensi bahaya di laut. Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap FTP masih terus berlangsung dengan harapan ia dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.





