Kisah Cinta Tak Biasa: Guru dan Murid Bersatu dalam Ikatan Pernikahan di Sragen
Sragen, Jawa Tengah, menjadi saksi bisu kisah cinta yang tidak biasa, di mana perbedaan usia yang mencolok bukanlah halangan bagi dua insan untuk bersatu. Erlangga, seorang pemuda berusia 23 tahun, mempersunting Endang, wanita berusia 46 tahun, yang tak lain adalah mantan gurunya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Jarak usia 23 tahun memisahkan keduanya, namun tidak memadamkan api asmara yang bersemi di antara mereka.
Erlangga dikenal sebagai seorang kreator konten, sementara Endang berprofesi sebagai seorang pendidik. Takdir mempertemukan mereka di lingkungan yang sama, yaitu sekolah. Erlangga pernah mengenyam pendidikan di sebuah SMK swasta di Sragen pada tahun 2016, dan di sanalah Endang mengabdikan dirinya sebagai tenaga pengajar. Meskipun berada dalam satu atap, Endang bukanlah guru yang mengajar langsung di kelas Erlangga.
Setelah menyelesaikan pendidikannya pada tahun 2019, takdir kembali mempertemukan Erlangga dan Endang pada tahun 2021. Pertemuan kembali ini menjadi awal dari terjalinnya komunikasi yang semakin intens, yang pada akhirnya berujung pada keputusan untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Kisah cinta mereka kemudian diunggah melalui akun Instagram Erlangga, @mamipapi.daily, pada awal Maret 2026, dan seketika menarik perhatian publik hingga menjadi viral di media sosial.
Perjalanan Cinta yang Tak Terduga
Kisah Erlangga dan Endang bermula dari lingkungan akademis. Erlangga, yang saat itu masih belasan tahun, menempuh pendidikan di SMK swasta di Sragen, mengambil jurusan Multimedia. Di sekolah yang sama, Endang mengajar mata pelajaran Tata Busana. Meskipun demikian, takdir belum mengizinkan mereka untuk berinteraksi secara mendalam saat itu, karena Endang tidak mengajar kelas Erlangga.
Bertahun-tahun berlalu setelah Erlangga lulus SMK pada tahun 2017, takdir kembali mempertemukan keduanya. Momen reuni tak terduga ini terjadi di tengah gejolak pandemi COVID-19 pada tahun 2021. Erlangga mendatangi tempat Endang dengan niat untuk membeli masker. Pertemuan inilah yang kembali menghidupkan percikan komunikasi di antara mereka.
Tak lama setelah pertemuan tersebut, komunikasi keduanya semakin intens. Puncak perhatian Erlangga terhadap Endang terjadi ketika Endang terkonfirmasi positif COVID-19 pada tahun 2021. Momen ini menjadi titik balik bagi Erlangga untuk menunjukkan perhatian lebih kepada mantan gurunya. “Pas ketemu Covid 2021, pokoknya pas mami (Endang) kena Covid aku mulai care sama dia,” ungkap Erlangga.
Keputusan Menikah dan Restu Keluarga
Perhatian yang tulus dan komunikasi yang intens akhirnya membawa Erlangga dan Endang pada keputusan besar: menikah. Keduanya memutuskan untuk menikah pada tahun 2022, setelah mendapatkan restu dari keluarga masing-masing. Meskipun awalnya mengejutkan, keluarga dari kedua belah pihak akhirnya memberikan dukungan penuh.
“Respons keluarga, untuk ortu dari suami pertama ya kaget cuman restu juga mudah karena yang penting dari keluarga suami bisa menjaga istri,” jelas Erlangga. Ia menambahkan bahwa dari pihak Endang, meskipun awalnya ada sedikit pertentangan dari anak Endang yang merupakan janda dengan satu anak, namun akhirnya keluarga Endang pun menyambut baik.
Alasan Memilih Pasangan Hidup
Di balik perbedaan usia yang mencolok, terdapat alasan kuat yang mendasari keputusan Erlangga dan Endang untuk bersatu. Erlangga memandang Endang sebagai sosok yang lembut, penyayang, dan memiliki tutur kata yang halus. “Seorang yang soft spoken, lemah lembut dan penyayang,” ungkapnya.
Sementara itu, Endang melihat Erlangga sebagai calon suami yang memiliki pemikiran dewasa, jauh melampaui usianya yang masih muda. Erlangga juga dinilai memiliki pengertian dan tanggung jawab yang besar.
Meskipun telah mengarungi bahtera rumah tangga selama hampir empat tahun sejak pernikahan mereka di bulan Mei 2022, Erlangga mengakui bahwa kehidupan mereka masih kerap menjadi bahan perbincangan orang. Namun, ia sendiri tidak menyangka bahwa takdir akan mempersatukannya dengan mantan gurunya dalam ikatan pernikahan.
Viral di Media Sosial dan Respons Positif
Kisah cinta yang unik ini semakin dikenal luas setelah potret perjalanan mereka diunggah di akun Instagram @mamipapi.daily. Hingga Jumat malam (6/3/2026), unggahan tersebut telah disaksikan lebih dari 1,3 juta kali. Pesan sederhana yang menyertai unggahan tersebut, “Satu SMK sekarang satu RUMAH,” mengundang decak kagum dari warganet.
Erlangga mengaku senang melihat respons positif yang mengalir dari publik. Ia menambahkan bahwa banyak warganet yang memberikan dukungan dan bahkan kini mereka memiliki banyak “anak-anak online” yang mengagumi kisah mereka. Viralitas ini membuktikan bahwa cinta sejati dapat tumbuh di tempat dan situasi yang tak terduga, melampaui batasan usia dan status.





