Asa Indonesia Berkibar di German Open 2026: Dua Pasangan Ganda Lolos ke Semifinal
Muelheim an der Ruhr, Jerman – Gelaran German Open 2026 yang berlangsung di Westenergie Sporthalle, Muelheim an der Ruhr, Jerman, terus menyajikan drama persaingan bulu tangkis internasional. Hingga Sabtu dini hari (28/2/2026) WIB, Indonesia masih mampu menjaga asa untuk meraih gelar melalui dua wakilnya di sektor ganda yang berhasil menembus babak semifinal.
Pasangan ganda putri andalan, Amallia Cahaya Pratiwi (Tiwi) dan Siti Fadia Silva Ramadhanti (Fadia), sukses melanjutkan tren positif mereka. Setelah sebelumnya merengkuh gelar juara di Thailand Masters 2026, Tiwi/Fadia kini membuktikan ketangguhan mereka dengan lolos ke semifinal German Open 2026. Kemenangan diraih atas pasangan Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dalam dua gim langsung dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14.
Perjalanan Tiwi/Fadia di turnamen ini menjadi bukti perkembangan mereka yang konsisten. Keberhasilan menembus semifinal German Open 2026 ini menjadi lanjutan positif pasca raihan gelar di Thailand. Mereka menunjukkan performa yang solid, mengalahkan lawan-lawan tangguh dengan permainan yang terstruktur dan determinasi tinggi.
Mengikuti jejak Tiwi/Fadia, pasangan ganda campuran yang merupakan kolaborasi unik antara pemain Singapura dan Indonesia, Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja, juga berhasil melaju ke semifinal. Pasangan yang tampil sebagai kuda hitam ini kembali berhasil mengejutkan dan menjadi mimpi buruk bagi pasangan unggulan.
Di babak perempat final, Hee/Gloria sukses menundukkan pasangan kuat Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie, dalam pertandingan dua gim dengan skor 21-17 dan 21-13. Kemenangan ini semakin menegaskan bahwa Hee/Gloria bukanlah lawan yang bisa dipandang sebelah mata.
Bagi Gloria Emanuelle Widjaja, pencapaian ini memiliki arti tersendiri. Sebagai mantan pemain peringkat 10 dunia, ia selangkah lagi mengulangi kesuksesan tahun lalu di German Open. Musim lalu, Gloria berhasil mencapai final bersama pasangannya saat itu, Rehan Naufal Kusharjanto. Jika tahun lalu ia harus mengakui keunggulan pasangan lintas negara, Robin Tabeling/Alexandra Boje (Belanda-Denmark) di partai puncak, kali ini ia berjuang dalam formasi yang berbeda, menunjukkan adaptabilitas dan semangat juangnya yang tinggi.
Nasib Kontras: China Kehilangan Dominasi di Tunggal Putra
Sementara itu, gelaran German Open 2026 ini membawa kabar kurang menggembirakan bagi kekuatan bulu tangkis China di sektor tunggal putra. Meskipun menurunkan tiga wakil yang semuanya berstatus unggulan, tak satupun dari mereka yang mampu bertahan hingga babak semifinal.
Langkah ‘adik-adik’ Shi Yu Qi di turnamen ini terhenti sejak dini. Li Shi Feng, yang merupakan unggulan kedua, harus tersingkir di babak pertama setelah takluk dari Minoru Koga dari Jepang dengan skor 16-21 dan 15-21. Cedera yang dialami Li Shi Feng pada BWF World Tour Finals 2025 tampaknya masih memengaruhi performanya, mengingat ia adalah juara All England dan Asian Games.
Penderitaan tunggal putra China berlanjut di babak kedua. Lu Guang Zu, unggulan ketujuh, harus mengakui keunggulan kuda hitam asal Hong Kong, Ng Ka Long Angus, yang berhasil memulangkannya dengan skor 21-17 dan 21-12.
Harapan terakhir China di sektor tunggal putra, Weng Hong Yang, yang dijuluki Baby Lin Dan, juga tak luput dari kekalahan. Di perempat final, ia dihentikan oleh Lin Chun Yi dari Taiwan dalam pertandingan tiga gim yang ketat dengan skor 21-12, 20-22, dan 21-18. Weng Hong Yang sempat memberikan harapan dengan membalikkan keadaan di gim ketiga, namun akhirnya harus mengakui kemenangan lawannya.
Dominasi China di sektor tunggal putra ini tampaknya mulai goyah, memberikan kesempatan bagi negara lain untuk unjuk gigi.
Prospek Semifinal dan Jadwal Pertandingan
Di babak semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia akan berhadapan dengan wakil China, Li Yi Jing/Wang Yi Duo. Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat kedua pasangan memiliki motivasi tinggi untuk melaju ke final.
Sementara itu, Hee/Gloria akan kembali menghadapi tantangan dari wakil Denmark. Pasangan ganda campuran ini akan bertanding melawan Mads Vestergaad/Christine Busch. Perlu dicatat bahwa Hee/Gloria sebelumnya telah berhasil mengalahkan pasangan Denmark lainnya yang merupakan unggulan keenam, Mathias Christiansen/Alexander Boje, di babak 16 besar.
German Open 2026 merupakan salah satu turnamen dalam kalender BWF World Tour kategori Super 300, dengan total hadiah mencapai 250 ribu dolar AS atau sekitar Rp 4,2 miliar.
Berikut adalah rekap hasil perempat final yang melibatkan wakil Indonesia:
Rekap Hasil Perempat Final German Open 2026 (Jumat, 27/2/2026)
Ganda Campuran (XD):
- Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja (Singapura/Indonesia)
vs Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie (5/Malaysia)
Skor: 21-17, 21-13
- Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja (Singapura/Indonesia)
Ganda Putri (WD):
- Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti
vs Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan (Hong Kong)
Skor: 21-15, 21-14
- Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti
Jadwal Semifinal German Open 2026 untuk Wakil Indonesia
Pertandingan semifinal akan digelar di Court 1 dengan jadwal sebagai berikut:
Partai ke-3 (Pukul 19.40 WIB):
Ganda Campuran (XD): Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja (Singapura/Indonesia) vs Mads Vestergaad/Christine Busch (Denmark)Partai ke-4 (Pukul 20.30 WIB):
Ganda Putri (WD): Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti (Indonesia) vs Li Yi Jing/Wang Yi Duo (China)
Catatan: Angka dalam kurung menunjukkan status unggulan pemain. Nama yang dicetak tebal adalah pemenang.
Para penggemar bulu tangkis dapat menyaksikan keseruan babak semifinal secara langsung pada Sabtu (28/2/2026) mulai pukul 18.00 WIB, dan babak final pada Minggu (1/3/2026) juga mulai pukul 18.00 WIB.
Turnamen German Open 2026 merupakan bagian dari rangkaian BWF World Tour sesi Eropa yang padat, diikuti oleh turnamen bergengsi lainnya seperti All England 2026 (Super 1000), Swiss Open 2026 (Super 300), dan Orleans Masters 2026 (Super 300).





