Kebakaran Melanda Dua Kantor Cabang Bank di Duren Sawit, Kerugian Masih Dihitung
Jakarta Timur – Minggu dini hari, 22 Februari 2026, menjadi saksi bisu peristiwa mencekam ketika dua unit ruko yang difungsikan sebagai kantor cabang Bank Mandiri dan Bank BNI di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, dilalap si jago merah. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB ini tidak hanya menimbulkan kepanikan warga sekitar, tetapi juga memicu respons cepat dari petugas pemadam kebakaran.
Asap tebal yang membubung tinggi dari salah satu ruko, yang diketahui merupakan kantor cabang Bank Mandiri, menjadi pertanda awal adanya insiden. Kepulan asap hitam pekat tersebut dengan cepat merambat dan menjalar ke bangunan ruko di sebelahnya, yang merupakan kantor cabang Bank BNI. Situasi semakin pelik karena kedua pintu ruko dilaporkan terkunci. Hal ini memaksa petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi untuk melakukan pembukaan paksa demi dapat menjangkau sumber api dan melakukan upaya pemadaman.
Respons Cepat Petugas Pemadam Kebakaran
Menyikapi laporan adanya kebakaran, Suku Dinas Pemadam Kebakaran (Sudin Damkar) Jakarta Timur bergerak sigap. Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran beserta satu unit pendukung segera dikerahkan ke lokasi kejadian di Jalan Pahlawan Revolusi, Duren Sawit. Dengan peralatan yang memadai dan personel yang terlatih, petugas berjuang keras untuk mengendalikan kobaran api.
Upaya pemadaman berlangsung intensif selama kurang lebih satu jam. Berkat koordinasi dan kerja keras tim pemadam, api akhirnya berhasil dijinakkan dan dipadamkan sebelum meluas lebih jauh ke bangunan lainnya. Meskipun api berhasil dipadamkan, kerugian materiil yang ditimbulkan oleh kebakaran ini diperkirakan cukup signifikan, mengingat kedua bangunan tersebut merupakan fasilitas perbankan yang dilengkapi berbagai aset berharga.
Kronologi Kejadian dan Dugaan Awal
Menurut keterangan dari Taufik, petugas keamanan Bank BNI yang pertama kali menyadari adanya kejanggalan, ia tengah melakukan patroli rutin di sekitar area bank ketika melihat keramaian warga. “Awalnya saya biasa patroli rutin ke BNI, terus pas saya merapat sudah rame warganya,” ungkapnya. Menyadari ada yang tidak beres, ia segera melaporkan kejadian tersebut ke pusat dan bergegas menuju lokasi untuk melakukan pengecekan lebih lanjut.
Sementara itu, Sunarimo, petugas piket pemadam kebakaran Sudin Jakarta Timur, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan awal dari petugas keamanan Bank BNI yang melihat kepulan asap berasal dari arah Bank Mandiri. “Segera setelah itu, kami mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit pendukung. Api berhasil kami kuasai dalam waktu singkat,” jelasnya.
Meskipun penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak berwenang, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik. Korsleting pada instalasi kelistrikan di salah satu bangunan diduga menjadi pemicu awal munculnya api yang kemudian merambat.
Tidak Ada Korban Jiwa
Salah satu aspek terpenting dari insiden ini adalah tidak adanya korban jiwa maupun luka-luka. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa kebakaran terjadi pada dini hari, saat kedua kantor cabang bank tersebut sudah dalam keadaan tutup dan tidak ada aktivitas perkantoran maupun nasabah di dalamnya. Keberuntungan ini tentu menjadi sebuah kelegaan tersendiri bagi pihak bank dan masyarakat sekitar.
Penyelidikan Lanjutan Masih Berlangsung
Saat ini, pihak kepolisian dan tim forensik tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh. Mereka berupaya mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi untuk dapat menentukan akar permasalahan penyebab kebakaran secara akurat. Hasil penyelidikan ini akan sangat penting untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian, kesalahan teknis, atau bahkan kemungkinan lain yang menjadi biang keladi dari peristiwa nahas ini.
Pihak manajemen Bank Mandiri dan Bank BNI dilaporkan telah berada di lokasi untuk melakukan inventarisasi kerugian dan berkoordinasi dengan pihak berwenang terkait proses investigasi. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memberikan ruang bagi petugas untuk bekerja menyelesaikan penyelidikan. Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus ini akan disampaikan seiring dengan ditemukannya fakta-fakta baru dari hasil investigasi.
Peristiwa kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran akan keselamatan kebakaran, baik di lingkungan perkantoran maupun fasilitas publik lainnya. Pemeriksaan rutin instalasi kelistrikan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat merupakan langkah krusial untuk meminimalkan risiko terjadinya insiden serupa di masa mendatang.






