Ryamizard Ryacudu: Persemayaman Terakhir di Kemhan Sebelum TMP Kalibata

Jenazah mantan Menteri Pertahanan, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, disemayamkan di Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta Pusat, pada pagi hari ini, 1 Juni. Wakil Menteri Pertahanan, Dony Ermawan Taufanto, dijadwalkan memimpin langsung upacara persemayaman yang akan dimulai pada pukul 07.30 WIB.

Penghormatan Terakhir untuk Sang Patriot

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menyatakan bahwa upacara ini merupakan bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara. “Sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia akan melaksanakan upacara penghormatan dan persemayaman jenazah Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu,” ujar Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait.

Setelah tiba di Kemhan, jenazah mantan Menteri Pertahanan di era Presiden Joko Widodo ini akan disemayamkan di depan Aula Bhineka Tunggal Ika (BTI) hingga pukul 11.00 WIB. Acara ini menjadi momen penting bagi rekan-rekan serta jajaran Kementerian Pertahanan untuk memberikan penghormatan terakhir dan mengenang kontribusi beliau.

Perjalanan Menuju Taman Makam Pahlawan

Selanjutnya, jenazah akan diberangkatkan menuju Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, untuk dimakamkan. Prosesi pemakaman akan dilaksanakan secara militer, sebuah penghormatan tertinggi dari negara bagi seorang prajurit dan negarawan yang telah mendedikasikan hidupnya untuk Indonesia.

“Jenazah almarhum akan dimakamkan secara militer melalui upacara pemakaman militer di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata sebagai penghormatan negara kepada seorang prajurit dan negarawan yang telah mendedikasikan hidupnya untuk Indonesia,” jelas Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait.

Dalam upacara pemakaman militer tersebut, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin akan bertindak sebagai inspektur upacara. Atas kepergian Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada Minggu, 31 Mei, Kementerian Pertahanan menyampaikan duka cita yang mendalam. Kepergian beliau meninggalkan kesedihan yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar TNI AD, tetapi juga bagi seluruh prajurit dan kerabat yang pernah bekerja sama dengannya.

Warisan Kepemimpinan dan Pengabdian

Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dikenal sebagai sosok pemimpin yang memiliki dedikasi tinggi, keteguhan prinsip, serta kecintaan yang besar terhadap Tanah Air. Selama masa pengabdiannya, almarhum memberikan kontribusi yang sangat penting dalam menjaga kedaulatan negara dan memperkuat sistem pertahanan nasional.

“Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu merupakan sosok pemimpin yang dikenal memiliki dedikasi tinggi, keteguhan prinsip, serta kecintaan yang besar terhadap Tanah Air. Sepanjang perjalanan pengabdiannya, almarhum memberikan kontribusi penting dalam menjaga kedaulatan negara dan memperkuat sistem pertahanan nasional,” papar Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait.

Ryamizard Ryacudu menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada periode 2014-2019, yang merupakan masa jabatan pertama Presiden Joko Widodo. Posisinya kemudian digantikan oleh Presiden Prabowo Subianto yang menjabat dari tahun 2019 hingga 2024.

Bagi para pegawai Kementerian Pertahanan, Ryamizard Ryacudu dikenang sebagai figur yang meninggalkan jejak kepemimpinan yang kuat, semangat pengabdian yang tak pernah padam, serta komitmen yang teguh dalam upaya membangun pertahanan negara yang kokoh.

Peninggalan pemikiran, kebijakan, dan seluruh bentuk pengabdiannya akan selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan Kementerian Pertahanan dalam upaya menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kepergian beliau menjadi kehilangan besar bagi dunia pertahanan Indonesia, namun warisan semangatnya akan terus menginspirasi generasi penerus.

Pos terkait