Safari Ramadan Sorong Selatan: Simbol Kerukunan Melampaui Buka Puasa

Safari Ramadan di Teminabuan: Pererat Ukhuwah dan Perhatian Pemerintah untuk Umat Muslim

TEMINABUAN – Suasana kehangatan dan kebersamaan begitu kental terasa di Masjid Nurul Hasyim Kajase, Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan. Antusiasme masyarakat menyambut kedatangan rombongan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua Barat Daya dalam rangka Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, menciptakan momen yang tak terlupakan bagi warga setempat.

Sejak sore hari, tepatnya pukul 16.00 Waktu Indonesia Timur (WIT), area masjid telah dipadati oleh para jemaah yang datang untuk menunaikan ibadah dan menyambut tamu kehormatan. Anak-anak terlihat riang bermain di pelataran masjid, sementara sebagian besar jemaah duduk tertib dalam barisan, menanti kumandang azan magrib sebagai tanda waktu berbuka puasa. Kehadiran prajurit dari Yonif TP 807/MNM yang menempati shaf terdepan, semakin menambah khidmatnya suasana, menunjukkan sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjalankan ibadah.

Menjelang waktu berbuka puasa, suasana semakin meriah dengan kedatangan Gubernur Papua Barat Daya, Bapak Elisa Kambu, yang didampingi oleh Wakil Gubernur, Bapak Ahmad Nausrau. Keduanya tampak gagah mengenakan peci hitam, disambut dengan hangat oleh para jemaah yang berdiri menyambut. Rombongan pemerintah ini juga turut didampingi oleh jajaran pengurus MUI Provinsi Papua Barat Daya serta pengurus MUI Sorong Selatan, menunjukkan kolaborasi yang solid antara lembaga keagamaan dan pemerintahan.

Tidak hanya itu, acara ini juga dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Papua Barat Daya, Ny. Orpa Susana Kambu, serta Bupati Sorong Selatan, Ibu Petronela Krenak. Kehadiran para tokoh penting ini menegaskan betapa pentingnya kegiatan Safari Ramadan ini bagi masyarakat Papua Barat Daya.

Bantuan Simbolis untuk Kemakmuran Masjid dan Kesejahteraan Umat

Dalam momentum yang penuh berkah ini, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menyerahkan bantuan secara simbolis yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan mendukung keberlangsungan kegiatan keagamaan di Masjid Nurul Hasyim Kajase. Bantuan tersebut meliputi:

  • 100 paket sembako: Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga-keluarga yang membutuhkan, terutama di bulan Ramadan yang penuh keberkahan.
  • Santunan Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp42 juta: Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap anggota masyarakat yang telah berpulang, meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
  • Bantuan Dana Kemakmuran Masjid sebesar Rp10 juta: Dana ini akan dialokasikan untuk mendukung operasional dan pemeliharaan Masjid Nurul Hasyim Kajase, memastikan kenyamanan bagi para jemaah dalam menjalankan ibadah.

Memperkuat Keimanan dan Menjaga Toleransi Antarumat Beragama

Gubernur Papua Barat Daya, Bapak Elisa Kambu, dalam sambutannya, mengajak seluruh umat Muslim untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum yang berharga untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Beliau menegaskan komitmen pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar seluruh umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk, tanpa rasa khawatir.

“Kehadiran kami dalam kegiatan Safari Ramadan ini adalah wujud nyata perhatian dan komitmen kami untuk senantiasa menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Provinsi Papua Barat Daya. Kita adalah satu keluarga besar. Perbedaan boleh ada di tempat lain, tetapi di Papua Barat Daya, kita harus tetap rukun dan saling menjaga,” ujar Bapak Elisa Kambu, menekankan pentingnya persatuan dan keharmonisan di tengah keberagaman.

Senada dengan Gubernur, Wakil Gubernur Bapak Ahmad Nausrau juga turut mengajak seluruh jemaah untuk saling mendoakan. Ia berharap agar seluruh rangkaian ibadah Ramadan, mulai dari puasa, salat, hingga tadarus, dapat berjalan lancar hingga tiba Hari Raya Idul Fitri. Doa bersama menjadi elemen penting untuk memohon keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah.

Tausiyah dan Salat Tarawih Berjamaah, Puncak Acara Safari Ramadan

Setelah berbuka puasa bersama dan menunaikan ibadah salat magrib, kegiatan Safari Ramadan dilanjutkan dengan sesi tausiyah yang mendalam. Tausiyah disampaikan oleh Bapak Surahman Amin, salah seorang anggota MUI Provinsi Papua Barat Daya, yang memberikan pencerahan dan nasihat berharga bagi para jemaah. Suasana khidmat menyelimuti masjid saat para jemaah menyimak setiap untaian kata yang disampaikan, meresapi makna ibadah di bulan suci ini.

Puncak dari rangkaian kegiatan Safari Ramadan ini adalah pelaksanaan salat tarawih berjamaah. Shaf-shaf masjid tampak penuh, bahkan hingga ke bagian belakang, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam melaksanakan ibadah malam di bulan Ramadan. Kebersamaan dalam salat tarawih ini menjadi penutup yang sempurna untuk kegiatan yang telah mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat keagamaan di kalangan masyarakat Teminabuan.

Kegiatan Safari Ramadan ini tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga menjadi sarana efektif bagi pemerintah untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta menunjukkan dukungan nyata terhadap kegiatan keagamaan. Semangat kebersamaan dan toleransi yang terpancar dari acara ini diharapkan dapat terus terjaga dan menjadi pondasi kuat bagi pembangunan Provinsi Papua Barat Daya yang harmonis dan sejahtera.

Pos terkait