Senggigi Open Surfing 2025: Membangkitkan Kembali Kejayaan Destinasi Unggulan NTB
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Indah Dhamayanti Putri, secara resmi membuka Senggigi Open Surfing 2025 pada Jumat, 12 Desember 2025, di Pantai Senggigi, Lombok Barat. Acara ini merupakan bagian integral dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Provinsi NTB, yang memiliki misi ganda: memulihkan citra Senggigi sebagai destinasi wisata unggulan sekaligus mempromosikan potensi olahraga selancar kelas dunia yang dimiliki NTB.
Dalam pidato pembukaannya, Wagub Dinda, sapaan akrabnya, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh panitia dan pengelola kawasan atas kerja keras mereka dalam menyelenggarakan acara bergengsi ini. Ia menekankan bahwa pemulihan dan penguatan posisi Senggigi sebagai tujuan wisata favorit memerlukan kolaborasi yang solid dari berbagai pihak.
“Tugas kita semua, tidak hanya pemerintah Lombok Barat, tetapi seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat, harus betul-betul memastikan bahwa destinasi yang kita miliki bisa menjadi tempat dan pilihan bagi siapa pun yang hadir ke Nusa Tenggara Barat,” tegas Wagub Dinda.
Beliau menambahkan bahwa momentum kebangkitan pariwisata NTB, terutama pasca kesuksesan Sirkuit Mandalika menjadi tuan rumah berbagai kegiatan internasional, harus dimanfaatkan secara optimal untuk mempromosikan destinasi-destinasi lain di sepuluh kabupaten dan kota di NTB. Dengan tersusunnya kalender event yang padat sepanjang tahun, Wagub Dinda optimis akan terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah kunjungan wisatawan.
Kunci Sukses Pariwisata: Lebih dari Sekadar Event
Namun, Wagub Dinda mengingatkan bahwa penyelenggaraan acara semata tidaklah cukup untuk menarik dan mempertahankan minat wisatawan. Ia menekankan pentingnya elemen-elemen pendukung yang seringkali dianggap remeh namun memiliki dampak besar terhadap pengalaman pengunjung.
“Tidak ada hasilnya bila kita hanya menyelenggarakan event tanpa membuat orang yang hadir mendapatkan kesan yang baik dari hal yang kecil kebersihan, kenyamanan, keramah-tamahan,” ujarnya dengan penuh penekanan.
Kenyamanan, kebersihan lingkungan, dan keramah-tamahan masyarakat adalah fondasi utama dalam menciptakan pengalaman wisata yang berkesan dan tak terlupakan. Hal-hal kecil inilah yang seringkali menjadi penentu apakah seorang wisatawan akan kembali atau merekomendasikan suatu destinasi kepada orang lain.
Senggigi dan Lakey: Permata Selancar NTB
Wagub Dinda juga menyoroti potensi luar biasa dari olahraga selancar yang menjadi magnet kuat bagi wisatawan mancanegara. Selain keindahan Pantai Senggigi yang telah lama dikenal, NTB juga memiliki aset lain yang mendunia, yaitu Pantai Lakey di Kabupaten Dompu. Pantai ini telah diakui secara internasional sebagai salah satu lokasi selancar terbaik di dunia, menawarkan ombak yang menantang bagi para peselancar profesional maupun amatir.
Senggigi Open Surfing 2025 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi yang memperebutkan gelar, tetapi juga menjadi platform efektif untuk:
- Mendorong Prestasi Peselancar Lokal: Memberikan wadah bagi peselancar muda NTB untuk mengasah kemampuan, berkompetisi, dan meraih prestasi di kancah nasional maupun internasional.
- Promosi Destinasi Wisata: Memanfaatkan event berskala ini sebagai sarana promosi yang efektif untuk memperkenalkan kembali keindahan dan potensi wisata Senggigi, serta destinasi-destinasi lain di NTB.
- Penguatan Komunitas Selancar: Mempererat tali silaturahmi dan memperkuat komunitas peselancar di Indonesia, menciptakan sinergi yang positif untuk pengembangan olahraga ini.
Acara ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di tanah air, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap potensi selancar di NTB. Melalui berbagai event seperti ini, NTB terus berupaya memposisikan diri sebagai destinasi wisata yang lengkap, menawarkan pengalaman tak tertandingi mulai dari keindahan laut, pesona alam daratan, hingga kekayaan budaya yang memukau. Kombinasi antara keindahan alam, olahraga kelas dunia, dan keramahan masyarakat menjadi resep ampuh untuk mengembalikan kejayaan pariwisata NTB di kancah global.





