Momen Ramadhan: Silaturahmi, Aspirasi, dan Dukungan UMKM di Pesawaran
Bulan suci Ramadhan tidak hanya menjadi waktu untuk menjalankan ibadah puasa dan memperdalam spiritualitas, tetapi juga merupakan momentum berharga untuk mempererat tali persaudaraan, menyerap aspirasi masyarakat, serta memberikan dorongan nyata bagi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Hal ini tercermin dalam kegiatan silaturahmi Ramadhan yang diselenggarakan di Masjid Nurul Falah, Desa Gerning, Kabupaten Pesawaran. Acara yang juga dirangkai dengan peninjauan Pasar Murah dan Bazar Ramadhan ini dihadiri langsung oleh Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B., yang turut serta dalam berbagai agenda penting.
Memperkuat Kebersamaan Melalui Silaturahmi
Dalam suasana penuh kekeluargaan, Bupati Nanda Indira dalam sambutannya menekankan esensi bulan Ramadhan sebagai sarana untuk memperdalam kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial antar sesama.
“Ramadhan adalah saat yang tepat untuk mempererat kebersamaan. Mari kita tengok tetangga kita, bantu yang kekurangan, dan jaga persaudaraan. Dengan kebersamaan, beban seberat apa pun akan terasa lebih ringan,” ujar Bupati, mengingatkan seluruh hadirin akan pentingnya solidaritas dan empati, terutama di bulan penuh berkah ini.
Acara silaturahmi ini dihadiri oleh berbagai elemen penting di Kabupaten Pesawaran, menunjukkan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Turut hadir dalam kesempatan tersebut adalah Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pesawaran, Sekretaris Daerah (Sekda), para pejabat struktural, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Dharma Wanita Persatuan (DWP), Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Camat beserta unsur pimpinan kecamatan (Uspika), Kepala Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat. Kehadiran beragam tokoh ini menegaskan komitmen bersama dalam membangun Kabupaten Pesawaran yang lebih baik.
Menjawab Aspirasi Infrastruktur Jalan Tegineneng
Salah satu agenda penting yang disorot dalam pertemuan tersebut adalah respons bupati terhadap aspirasi masyarakat terkait perbaikan infrastruktur jalan di Kecamatan Tegineneng. Bupati Nanda Indira menyampaikan bahwa ruas jalan Simpang Gerning–Sri Rejeki telah diusulkan untuk mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK).
Lebih lanjut, upaya serupa juga sedang ditempuh untuk ruas jalan Simpang Pasar Trimulyo–Simpang Ojek Bumi Agung dan Simpang Masgar–Margomulyo. Perhatian khusus diberikan pada area sepanjang 300 meter di wilayah persawahan yang rentan tergenang air saat musim hujan.
“Untuk itu saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar usulan tersebut dapat terealisasi pada tahun ini,” ucap Bupati, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam doa dan harapan agar proyek perbaikan jalan dapat segera terwujud.
Selain isu infrastruktur, Bupati juga mengingatkan warga akan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, khususnya angin puting beliung. Delapan desa di Kecamatan Tegineneng, termasuk Desa Gerning dan Trimulyo, diidentifikasi sebagai daerah yang rentan terdampak bencana. Peristiwa angin puting beliung yang terjadi pada bulan Februari lalu menjadi pengingat krusial akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi.
Pasar Murah dan Bazar Ramadhan: Mendorong Pemberdayaan UMKM
Usai rangkaian agenda silaturahmi, perhatian Bupati Nanda Indira beralih ke Pasar Murah dan Bazar Ramadhan, yang juga dikenal sebagai Gerai Z-Ifthar. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pesawaran di halaman Kantor Desa Gerning.
Pasar murah dan bazar ini menjadi wadah bagi para pelaku UMKM lokal untuk menampilkan dan menjual produk-produk mereka. Sebanyak 30 tenant UMKM turut berpartisipasi, mendapatkan dukungan berupa modal usaha dan fasilitas stan berjualan. Keberadaan bazar ini tidak hanya menyediakan kebutuhan pokok bagi masyarakat dengan harga terjangkau selama bulan Ramadhan, tetapi juga memberikan peluang ekonomi yang signifikan bagi para pengusaha kecil.
“Melalui pemberdayaan UMKM tersebut, pemerintah daerah berharap para pelaku usaha rumahan dapat berkembang dan naik kelas, sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat selama bulan Ramadhan,” harap Bupati.
Dukungan terhadap UMKM ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang kuat dan berkelanjutan. Dengan memberikan akses permodalan, fasilitas, dan platform pemasaran, diharapkan para pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitas produksi, kualitas produk, serta jangkauan pasar mereka. Hal ini tidak hanya bermanfaat bagi para pelaku UMKM itu sendiri, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pesawaran secara keseluruhan, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan model bagi penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang, baik di bulan Ramadhan maupun di momen-momen penting lainnya.





