Pasokan BBM Satu Harga di Krayan Terjamin Pasca Insiden Pesawat Kargo
Nunukan, Kalimantan Utara – PT Pertamina Patra Niaga dengan tegas menyatakan bahwa pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga di wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, kini kembali normal dan dipastikan aman. Pernyataan ini disampaikan menyusul insiden yang sempat terjadi terkait pesawat kargo sebelumnya. Melalui upaya koordinasi yang intensif dan sinergi yang kuat antara Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan dengan PT Patra Logistik, yang merupakan anak perusahaan yang bertanggung jawab atas aspek logistik, pengiriman BBM ke wilayah yang masuk kategori tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Krayan kini telah kembali berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengonfirmasi bahwa pengiriman BBM satu harga telah berhasil dilaksanakan pada hari Sabtu, 21 Februari 2026. Dalam pelaksanaan pengiriman ini, armada pesawat Air Tractor AT-802 dikerahkan untuk mendistribusikan produk Pertalite ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 3T Krayan.
“Alhamdulillah, berkat koordinasi dan upaya maksimal dari seluruh tim, serta sinergi yang terjalin antara Pertamina Patra Niaga dan Patra Logistik, seluruh proses administrasi maupun operasional pengiriman dapat berjalan dengan lancar. Hal ini memastikan pasokan BBM ke Krayan tetap terjaga dengan baik,” ungkap Edi dalam keterangan pers yang dirilis.
Pertamina Patra Niaga memberikan jaminan penuh bahwa stok BBM di wilayah Krayan saat ini berada dalam kondisi aman. Pelayanan kepada masyarakat di wilayah tersebut juga dipastikan terus berjalan seperti sedia kala, tanpa ada kendala berarti.
Komitmen Pertamina untuk Energi Adil dan Merata
Pengiriman BBM ke Krayan ini merupakan bukti nyata dari komitmen berkelanjutan Pertamina dalam memastikan keberhasilan program BBM satu harga. Program ini secara khusus menyasar wilayah perbatasan dan daerah 3T di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah untuk mewujudkan akses energi yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, tanpa terkecuali.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, turut menambahkan bahwa Pertamina Patra Niaga secara proaktif terus memantau dan memastikan ketersediaan serta kelancaran distribusi energi, terutama menjelang dan selama periode Ramadan.
“Salah satu langkah akselerasi yang diambil oleh Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan ini juga merupakan upaya dalam rangka menyediakan pasokan energi yang memadai dan mendukung masyarakat agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman, berkat ketersediaan energi yang cukup,” jelas Roberth.
Tantangan Logistik di Wilayah 3T
Wilayah 3T seperti Krayan seringkali menghadapi tantangan logistik yang unik dan kompleks. Akses yang sulit, infrastruktur yang terbatas, dan jarak yang jauh menjadi hambatan utama dalam pendistribusian berbagai kebutuhan pokok, termasuk bahan bakar.
- Akses Geografis: Krayan terletak di perbatasan negara dan dikelilingi oleh medan yang sulit, seperti pegunungan dan hutan. Transportasi darat seringkali tidak memungkinkan atau sangat memakan waktu.
- Ketergantungan pada Transportasi Udara: Untuk mengatasi kendala geografis, transportasi udara menjadi solusi utama. Namun, ini juga membawa tantangan tersendiri, seperti biaya operasional yang tinggi dan ketergantungan pada kondisi cuaca.
- Infrastruktur Pendukung: Ketersediaan infrastruktur pendukung seperti bandara yang memadai dan fasilitas penyimpanan BBM yang aman juga menjadi faktor krusial.
Pertamina Patra Niaga, melalui anak perusahaannya PT Patra Logistik, secara terus-menerus berinovasi dan beradaptasi untuk mengatasi tantangan-tantangan ini. Penggunaan pesawat kargo khusus, seperti Air Tractor AT-802, merupakan salah satu strategi untuk memastikan ketepatan waktu dan efektivitas pengiriman.
Peran Penting BBM Satu Harga
Program BBM satu harga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat di daerah 3T. Dengan harga BBM yang sama seperti di wilayah perkotaan, program ini:
- Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi: Mengurangi beban biaya operasional bagi masyarakat, terutama bagi para pelaku usaha kecil dan transportasi.
- Mendorong Aktivitas Ekonomi Lokal: Harga BBM yang terjangkau mempermudah mobilitas dan aktivitas ekonomi, seperti pertanian dan perdagangan.
- Meningkatkan Kualitas Hidup: Memastikan ketersediaan energi untuk berbagai kebutuhan rumah tangga dan aktivitas sehari-hari.
- Memperkuat Kedaulatan Bangsa: Menunjukkan kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar warganya di wilayah terpencil.
Keberhasilan Pertamina Patra Niaga dalam menjaga pasokan BBM satu harga di Krayan, meskipun dihadapkan pada insiden logistik, menegaskan komitmen kuat perusahaan dalam melayani seluruh masyarakat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, termasuk di wilayah-wilayah yang paling menantang. Upaya ini menjadi bagian integral dari semangat pemerataan pembangunan dan pemenuhan hak dasar seluruh rakyat Indonesia atas energi.





