Sean Strickland Tunjukkan Potensi Menjadi Ancaman Serius Bagi Khamzat Chimaev
Penampilan impresif Sean Strickland dalam UFC Houston baru-baru ini telah memicu perbincangan hangat mengenai potensi kemampuannya menghadapi petarung tangguh lainnya. Mantan juara UFC dua divisi, Daniel Cormier, secara khusus menyoroti performa Strickland, menilai bahwa ia telah kembali ke performa terbaiknya dan bisa menjadi lawan yang sangat sulit bagi Khamzat Chimaev.
Strickland, yang dijuluki “Tarzan,” berhasil menampilkan serangan brutal dan dominan saat menghadapi Anthony Hernandez di Toyota Center, Texas. Pertarungan tiga ronde tersebut berakhir dengan kemenangan TKO bagi Strickland. Serangan lutut yang dilanjutkan dengan rentetan pukulan keras dari Strickland membuat Hernandez, yang sebelumnya memiliki rekor delapan kemenangan beruntun, tak berdaya. Kemenangan ini tidak hanya menghentikan rekor Hernandez tetapi juga menegaskan kembali posisi Strickland di jajaran petarung papan atas kelas menengah.
Setelah kemenangannya, Strickland dengan lantang menyuarakan tantangannya kepada juara kelas menengah, Khamzat Chimaev. Pernyataan ini disambut dengan analisis mendalam oleh Daniel Cormier. Cormier mempertanyakan apakah Strickland mampu bertahan dari tekanan konstan yang biasanya dilancarkan oleh Khamzat.
“Bisakah Sean bertahan dari Khamzat sampai pada titik di mana dia tidak terus-menerus diincar, dijatuhkan, dan dikendalikan selama 25 menit?” ujar Cormier dalam kanal YouTube pribadinya.
Namun, Cormier juga menekankan bahwa jika Strickland menampilkan gaya bertarungnya yang terlihat di UFC Houston, maka pertarungan tersebut akan menjadi jauh lebih menantang bagi Khamzat.
Membandingkan Performa Strickland: Kemenangan atas Adesanya dan Hernandez
Cormier kemudian menarik perbandingan antara penampilan Strickland saat melawan Hernandez dengan performanya tiga tahun lalu ketika menghadapi Israel Adesanya. Menurut Cormier, gaya bertarung yang diperlihatkan Strickland di UFC Houston mengingatkannya pada saat “Tarzan” merebut sabuk kelas menengah dari Adesanya di UFC 293. Kala itu, Strickland meraih kemenangan lima ronde melalui keputusan mutlak, dengan skor 49-46 dari ketiga juri.
“Mengapa? Karena bahkan Israel Adesanya, di puncak kekuatannya, kesulitan menghadapi Sean Strickland versi itu,” jelas Cormier, menekankan betapa efektifnya gaya bertarung Strickland ketika ia dalam kondisi prima.
Tanggapan Khamzat dan Analisis Kekalahan Strickland
Cormier juga memberikan pandangannya mengenai respons Khamzat Chimaev terhadap kemenangan Strickland. Khamzat, yang dijuluki “Borz,” sempat menyatakan bahwa ia telah mengalahkan Dricus du Plessis, petarung yang dua kali menaklukkan Strickland (di UFC 297 dan UFC 312). Khamzat bahkan menulis di media sosial, “Habibi, tenanglah, aku sudah mengalahkan orang yang mengalahkanmu dua kali,” disertai emoticon tutup mulut.
Namun, Cormier berpendapat bahwa dalam dua kekalahan Strickland dari Du Plessis, sang petarung asal Amerika Serikat itu terlihat tidak sepenuhnya fokus.
- Kekalahan dari Dricus Du Plessis:
- Strickland tampak sedikit kacau dan tidak menunjukkan performa terbaiknya.
- Perbedaan performa ini terlihat jelas dibandingkan dengan penampilannya saat melawan Israel Adesanya atau Anthony Hernandez.
“Dia tampak sedikit kacau, dan itu terlihat… Dia tidak terlihat sama, tetapi di UFC Houston dia terlihat sama (seperti lawan Israel Adesanya). Dia terlihat seperti orang yang menjadi juara dunia,” tegas Cormier.
Jalan Menuju Perebutan Sabuk Kembali
Kemenangan atas Anthony Hernandez di UFC Houston ini secara signifikan telah menempatkan Sean Strickland kembali dalam jalur perebutan gelar kelas menengah. Ia kini harus bersaing dengan petarung lain yang juga menjadi penantang teratas, seperti Nassourdine Imavov.
Sementara itu, Khamzat Chimaev, yang belum bertanding sejak kemenangan di UFC 319, masih menantikan jadwal pertarungan terbarunya dari UFC. Kabarnya, Khamzat dijadwalkan akan kembali bertanding setelah bulan Ramadan. Duel antara Strickland dan Chimaev, jika terealisasi, diprediksi akan menjadi salah satu pertarungan paling menarik di kelas menengah, terutama jika Strickland mampu mempertahankan performa impresif yang ia tunjukkan di UFC Houston.





