Teguhkan Disiplin & Loyalitas Prajurit Kodim 1017/Lamandau Lewat Upacara Bendera

Memperkokoh Jati Diri dan Kesiapsiagaan: Kodim 1017/Lamandau Gelar Upacara Bendera Mingguan

NANGA BULIK – Di tengah dinamika kehidupan modern, Kodim 1017/Lamandau secara konsisten menjaga tradisi yang menjadi pilar penting dalam membangun karakter dan kedisiplinan prajurit. Pada hari Senin, 02 Maret 2026, lapangan Makodim 1017/Lamandau menjadi saksi pelaksanaan upacara bendera rutin mingguan yang berlangsung khidmat. Kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan sebuah momentum berharga untuk merefleksikan dan memperkuat esensi jati diri sebagai abdi negara.

Dipimpin oleh Kapten Inf Eko Yunianto, yang bertindak mewakili Komandan Kodim 1017/Lamandau, upacara ini menekankan pentingnya makna di balik pengibaran sang saka merah putih. Sementara itu, Kapten Budi Waluyo mengemban tugas sebagai Komandan Upacara, memimpin seluruh personel Kodim yang hadir dengan penuh kesadaran dan semangat juang. Kehadiran dan partisipasi seluruh prajurit menunjukkan komitmen kolektif dalam menjaga nilai-nilai luhur kedinasan.

Dalam amanatnya yang sarat makna, Kapten Inf Eko Yunianto menegaskan bahwa upacara bendera jauh melampaui sekadar ritual seremonial belaka. Ia menggarisbawahi bahwa setiap upacara merupakan kesempatan krusial untuk mengingatkan kembali dan memperkuat identitas fundamental setiap prajurit TNI Angkatan Darat. Identitas ini terangkum dalam akronim PRIMA, yang berarti profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif.

“Upacara ini adalah momentum untuk mengingat kembali jati diri kita sebagai prajurit TNI AD yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif (PRIMA),” tegas Kapten Eko di hadapan seluruh personil upacara. Penekanan pada nilai-nilai PRIMA ini bertujuan agar setiap prajurit senantiasa siap menghadapi berbagai tantangan, baik di lingkungan internal maupun eksternal, dengan sikap yang tanggap, terpadu, berorientasi pada kemajuan teknologi, serta mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman.

Soliditas Internal: Fondasi Pengabdian Tanpa Batas

Lebih lanjut, Kapten Eko menguraikan bahwa soliditas internal merupakan fondasi yang tak tergoyahkan bagi setiap prajurit dalam menjalankan pengabdiannya kepada bangsa dan negara. Kekuatan internal ini menuntut para prajurit untuk terus menerus meningkatkan kinerja dan performa mereka di setiap wilayah binaan yang menjadi tanggung jawab masing-masing. Peningkatan performa ini tidak hanya terbatas pada kemampuan fisik dan teknis, tetapi juga mencakup aspek mental, spiritual, dan kemampuan interpersonal.

Setiap personel memiliki kewajiban moral untuk menjadi teladan positif di tengah masyarakat. Keberadaan mereka di lingkungan sipil haruslah membawa dampak yang baik, mencerminkan nilai-nilai luhur TNI AD. Dengan demikian, nama baik satuan Kodim 1017/Lamandau akan senantiasa terjaga dan terangkat. Selain itu, para prajurit juga didorong untuk memperkokoh kerja sama dan sinergi dengan seluruh elemen bangsa. Kolaborasi yang erat dengan berbagai komponen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, pemuda, hingga unsur pemerintah daerah, menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan wilayah.

Menjaga Kesiapsiagaan dan Jiwa Korsa

Pelaksanaan upacara bendera mingguan ini merupakan bagian integral dari upaya pembinaan satuan yang berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk memastikan kesiapsiagaan operasional seluruh personel tetap terjaga di tingkat optimal. Selain itu, kegiatan ini juga berperan penting dalam memelihara dan memperkuat jiwa korsa, yaitu semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan saling pengertian di antara sesama prajurit. Jiwa korsa yang kuat akan menciptakan lingkungan kerja yang positif dan saling mendukung, yang pada gilirannya akan meningkatkan efektivitas dalam menjalankan tugas.

Dengan pelaksanaan upacara yang tertib dan penuh disiplin, Kodim 1017/Lamandau secara nyata menunjukkan komitmennya yang kuat dalam mendukung program pembangunan nasional yang dicanangkan oleh pemerintah. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menegaskan tekad Kodim untuk senantiasa menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari berbagai ancaman, baik yang datang dari dalam maupun luar negeri.

Menutup amanatnya, Kapten Eko kembali menekankan pentingnya semangat kebersamaan. “Semangat kebersamaan yang terbangun dalam setiap kegiatan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan TNI AD yang semakin dicintai rakyat,” pungkasnya. Kebersamaan ini tidak hanya terwujud dalam kegiatan kedinasan formal, tetapi juga dalam berbagai interaksi dan kegiatan sosial yang melibatkan prajurit dan masyarakat. Dengan demikian, TNI AD akan semakin kokoh sebagai institusi yang dekat, dicintai, dan dipercaya oleh seluruh rakyat Indonesia.

Pos terkait