Prestasi Menggembirakan Tim Catur Sleman di Grand Final Liga Catur Pelajar/Yunior Jawa Tengah
Tim catur pelajar dan yunior Sleman menorehkan prestasi yang membanggakan dalam Grand Final Liga Catur Pelajar/Yunior Jawa Tengah. Kompetisi ini digelar di Watu Gajah Park, Kabupaten Semarang, pada Minggu (21/12/2025). Dalam putaran kelima ini, tim-tim dari berbagai daerah di Jawa Tengah saling bersaing untuk meraih gelar juara.
Sejak putaran pertama hingga keempat, Sleman mengirimkan tujuh tim dengan masing-masing terdiri dari empat atlet. Tim-tim tersebut meliputi Sembada 1, Sembada 2, Sembada 3, Sembada 4, Sembada 5, serta Mata Aksara 1 dan Mata Aksara 2. Dari total empat putaran yang diikuti, dua tim terbaik Sleman, yakni Sembada 1 dan Sembada 2, berhasil lolos ke Grand Final.
Pada partai puncak, Tim Sembada 1 tampil impresif dan berhasil meraih posisi runner-up atau juara dua. Sementara itu, Tim Sembada 2 menempati peringkat keempat sekaligus meraih juara harapan satu. Prestasi ini menunjukkan kemampuan luar biasa dari para atlet Sleman dalam kompetisi bergengsi ini.
Selain di kategori beregu, atlet-atlet Sleman juga mencatatkan hasil luar biasa pada nomor perorangan. Di kategori SD putri, Shaholaw Friska Herfesa tampil dominan dan keluar sebagai juara pertama setelah menyapu bersih kemenangan dengan sistem Swiss lima babak dan raihan poin penuh. Rekan satu daerahnya, Adawiyah Amalia Husna, menyusul di peringkat keempat.
Pada kategori SD/MI putra, Damar Maulana Putra berhasil meraih posisi juara dua. Sementara itu, di kategori SMP/SMA, atlet Sleman lainnya, Adimas Setya Nugroho, juga sukses menyabet juara dua. Prestasi ini menunjukkan bahwa Sleman memiliki banyak bakat unggul dalam cabang olahraga catur.
Tidak Pasang Target Tinggi
Pelatih tim Percasi Sleman, Anto Suranto, mengungkapkan bahwa keikutsertaan dalam Liga Catur Yunior Jawa Tengah sejatinya tidak dibarengi target tinggi. Ia menjelaskan bahwa ajang ini dimanfaatkan sebagai sarana uji coba hasil pembinaan atlet.
“Awalnya tidak ada target, hanya untuk try out hasil pembinaan. Kami mengikuti liga sejak putaran pertama di Kudus yang diikuti sekitar 20 tim dari berbagai kota dan kabupaten se-Jawa Tengah. Dari DIY, hanya Sleman yang ikut,” ujar Anto, Senin (22/12/2025).
Ia menambahkan, Tim Sembada 1 dan Sembada 2 konsisten menembus enam besar, sesuai syarat lolos ke Grand Final Liga Catur Yunior Jawa Tengah. “Target di Grand Final, Sembada 1 selalu bisa lolos di peringkat dua. Harapannya ke depan bisa mewakili daerah dan mempertahankan gelar juara umum POPDA DIY,” pungkasnya.





