TNI Berduka: Kepergian Try Sutrisno, Pemimpin Sederhana


Kabar duka menyelimuti bangsa Indonesia dengan berpulangnya salah satu tokoh penting dalam sejarah militer dan pemerintahan, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, yang menjabat sebagai Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia. Beliau menghembuskan napas terakhirnya pada Senin pagi, 2 Maret. Kabar ini sontak disambut dengan ungkapan belasungkawa mendalam dari berbagai pihak, terutama dari institusi yang pernah beliau bela dan pimpin.

Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) secara resmi menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum. Melalui juru bicara masing-masing, kedua matra ini menegaskan bahwa Try Sutrisno adalah sosok yang sangat dihormati dan pengabdiannya akan selalu dikenang.

Pernyataan Duka dari Mabes TNI

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasrullah, menyampaikan pesan duka cita atas wafatnya Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno. Dalam pernyataannya, Mabes TNI berharap almarhum mendapatkan husnul khotimah, yakni akhir yang baik dalam kehidupan, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini.

“TNI menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Almarhum. Semoga Almarhum husnul khotimah serta keluarga yang ditinggal diberikan keikhlasan dan kesabaran. Aamiin,” ujar Mayjen Aulia Dwi Nasrullah kepada awak media pada Senin (2/3).

Ucapan ini mencerminkan rasa kehilangan yang dirasakan oleh seluruh jajaran TNI, yang melihat Try Sutrisno sebagai bagian tak terpisahkan dari sejarah dan perjalanan organisasi tersebut.

Ungkapan Belasungkawa dari TNI AD

Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigadir Jenderal Donny Pramono, juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Jenderal TNI (Purn) H. Try Sutrisno. Beliau secara khusus menyebut almarhum sebagai salah satu putra terbaik bangsa dan prajurit terbaik yang pernah dimiliki oleh TNI.

“Keluarga besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya salah satu putra terbaik bangsa sekaligus prajurit terbaik TNI, Jenderal TNI (Purn) H. Try Sutrisno,” tegas Brigjen Donny Pramono.

Brigjen Donny Pramono lebih lanjut menjelaskan bahwa kepergian Try Sutrisno merupakan kehilangan yang sangat besar, mengingat posisinya sebagai seorang senior yang selalu dihormati di lingkungan TNI AD.

Warisan Kepemimpinan dan Pengabdian

Brigjen Donny Pramono menekankan bahwa almarhum Jenderal Try Sutrisno merupakan bagian integral dari keluarga besar TNI, khususnya Angkatan Darat. Sepanjang hayatnya, beliau telah mendedikasikan dirinya sepenuhnya untuk kepentingan bangsa dan negara. Dedikasi ini tidak hanya terbatas pada dunia militer, tetapi juga meluas ke ranah pemerintahan, menunjukkan cakupan pengabdiannya yang luas.

“Dan merupakan bagian dari keluarga besar TNI, khususnya Angkatan Darat. Sepanjang hidupnya, beliau mendedikasikan dirinya untuk kepentingan bangsa dan negara melalui pengabdian panjang, baik di dunia militer maupun pemerintahan,” jelasnya.

Bagi para prajurit TNI AD, sosok almarhum Try Sutrisno dikenal sebagai seorang pemimpin yang memiliki karakter kuat. Ia digambarkan sebagai pribadi yang tegas dalam mengambil keputusan, namun tetap sederhana dalam kesehariannya, serta menjunjung tinggi integritas. Sifat-sifat kepemimpinan ini menjadi teladan yang tak ternilai.

Nilai Keteladanan yang Abadi

Semangat pengabdian dan dedikasi yang ditunjukkan oleh Jenderal Try Sutrisno akan senantiasa hidup dan menjadi bagian dari nilai-nilai luhur yang tertanam dalam jiwa korsa (jiwa korps) Angkatan Darat. Hal ini menunjukkan bahwa warisan moral dan profesionalismenya akan terus menginspirasi generasi penerus di lingkungan TNI AD.

“Bagi prajurit TNI AD, almarhum dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas, sederhana, dan berintegritas. Keteladanan, semangat pengabdian, serta dedikasi beliau akan senantiasa menjadi bagian dari nilai-nilai yang hidup dalam jiwa korsa Angkatan Darat,” tambah Brigjen Donny Pramono.

Doa terbaik juga dipanjatkan oleh TNI AD agar almarhum mendapatkan tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kepergian beliau meninggalkan jejak pengabdian yang mendalam dan akan selalu terukir dalam sejarah panjang TNI serta perjalanan bangsa Indonesia.

“TNI Angkatan Darat mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta keikhlasan. Kepergian beliau meninggalkan jejak pengabdian yang akan selalu dikenang dalam sejarah TNI dan perjalanan bangsa Indonesia,” tandasnya.

Sebelum mengemban amanah sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno memiliki rekam jejak karier militer yang gemilang. Beliau pernah memegang posisi penting sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Panglima Komando Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Panglima ABRI). Pengalaman dan kontribusinya dalam berbagai posisi strategis tersebut semakin menegaskan perannya sebagai tokoh penting dalam sejarah Indonesia.

Pos terkait