Tutup karier di SEA Games 2025, atlet wushu Edgar Xavier Marvelo persembahkan medali emas

Media Purwodadi – Atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo menutup kiprahnya di SEA Games 2025 Thailand dengan persembahan medali emas yang penuh emosi dan makna.

SEA Games 2025 Thailand menjadi momen penting bagi Edgar Xavier Marvelo karena ajang ini dipilih sebagai penampilan terakhirnya di multievent Asia Tenggara tersebut.

Medali emas diraih Edgar pada nomor Taolu gabungan Chang Quan, Dao Shu, dan Gunshu yang dipertandingkan pada Minggu, 14 Desember 2025.

Atlet berusia 26 tahun itu tampil konsisten dan penuh fokus hingga akhirnya memastikan podium tertinggi sekaligus mengharumkan nama Indonesia di cabang wushu.

“Puji Tuhan hari ini saya bisa mendapatkan medali emas,” ujar Edgar Xavier Marvelo, yang dikutip dari Kemenpora.

Bagi Edgar, medali emas ini menjadi yang keempat sepanjang keikutsertaannya di SEA Games dan menandai puncak perjalanan panjang kariernya.

Ia menegaskan pencapaian tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses latihan panjang yang melibatkan banyak pihak pendukung.

“Medali ini kalau dilihat orang mungkin hanya kepingan logam, tapi cerita di baliknya sangat panjang,” kata Edgar secara tidak langsung.

Menurutnya, kontribusi pelatih, tim, keluarga, serta lingkungan terdekat menjadi fondasi penting yang mengantarkannya meraih prestasi tertinggi.

Edgar juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada semua pihak yang setia mendukungnya sejak awal menekuni dunia wushu.

“Yang pasti medali ini untuk Indonesia, lalu untuk pelatih, keluarga, dan orang-orang terdekat,” ucap Edgar dengan nada haru.

Ia menambahkan ada makna personal yang sangat spesial dalam medali emas tersebut karena dipersembahkan untuk calon anaknya.

Edgar menegaskan SEA Games 2025 Thailand adalah ajang terakhirnya sebagai atlet wushu profesional di level internasional.

Keputusan pensiun diambil Edgar Xavier Marvelo demi fokus pada keluarga setelah menutup karier gemilang dengan medali emas SEA Games 2025.

Dengan status atlet wushu berprestasi, Edgar berharap kisahnya dapat memotivasi generasi muda untuk berjuang meraih medali emas.***

Pos terkait