200 Porsi Bakso Cinta Harry Kiss untuk Fans Vidi Aldiano

Kenangan Abadi Vidi Aldiano: Inisiatif “Vidi Tetap Hidup” dan Sentuhan Hangat Sang Ayah

Kepergian Vidi Aldiano meninggalkan duka mendalam, namun tidak sedikit pun memudarkan kesetiaan para penggemarnya yang tergabung dalam komunitas Vidies. Di momen yang seharusnya menjadi perayaan ulang tahun Vidi yang ke-36, para penggemar menunjukkan dedikasi luar biasa dengan menggelar serangkaian acara doa bersama bertajuk “Vidi Tetap Hidup”. Inisiatif tulus ini tidak hanya menjadi pengingat akan sosok Vidi, tetapi juga bukti nyata bahwa cinta dan kenangan dapat terus bersemi.

Menyaksikan semangat para Vidies, ayah mendiang Vidi, Harry Kiss, merasa terharu dan membalasnya dengan cara yang sangat spesial. Beliau turun tangan langsung dalam persiapan hidangan istimewa: 200 porsi bakso buatan sendiri. Ratusan porsi bakso ini kemudian disajikan untuk menjamu para Vidies yang hadir dalam acara pengajian di Masjid Nurul Hidayah, Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Sabtu malam.

Harry Kiss menjelaskan bahwa aksi memasaknya ini merupakan bentuk apresiasi mendalam kepada para penggemar yang telah menganggap Vidi lebih dari sekadar seorang idola. Pilihan menu bakso bukan tanpa alasan; makanan ini merupakan favorit Vidi dan juga menantunya, Sheila Dara.

“Iya, ini Vidi, Sheila suka bakso, suka hotpot, terus sup buntut kacang merah juga suka. Nah ini paling gampang,” terang Harry Kiss saat ditemui di sela-sela acara, dengan senyum yang sarat makna.

Keputusan Harry Kiss untuk mengolah sendiri bakso tersebut, alih-alih menggunakan jasa katering, menunjukkan keinginannya untuk memastikan kualitas dan memberikan sentuhan personal yang istimewa bagi para tamu yang telah meluangkan waktu untuk mendoakan putra tercintanya. “Kita lebih yakin ya kalau makanan kita bikin itu biasanya lebih enak,” tambahnya, menegaskan komitmennya terhadap kebaikan dan kenangan.

Melihat masjid yang dipenuhi oleh ratusan penggemar yang khusyuk berdoa, Harry Kiss merasa sangat tersentuh. Baginya, inisiatif Vidies ini adalah bukti nyata bahwa nama Vidi Aldiano masih “hidup” melalui cinta dan doa yang terus mengalir dari para penggemarnya.

“Vidi ini makin lama, seperti doa saya, namanya kan tetap hidup. Kita berusaha untuk bagaimana membuat Vidi tetap hidup dengan cara sedekah dan doa seperti yang diinisiasi Vidies malam ini,” tutur Harry, mengungkapkan harapannya agar warisan kebaikan Vidi terus dikenang.

Beliau juga memberikan pujian setinggi-tingginya atas kreativitas komunitas penggemar Vidi yang terus aktif bergerak dalam kegiatan sosial dan upaya menjaga memori sang putra. Harry bercerita bahwa bahkan hingga waktu Magrib sebelum acara pengajian dimulai, masih banyak penggemar yang berziarah ke makam Vidi, sebuah dedikasi yang sungguh mengharukan.

Agenda Berlanjut: Ziarah Makam dan Berbagi Kasih

Tidak berhenti pada acara pengajian, para penggemar Vidi juga telah merencanakan agenda ziarah ke makam Vidi pada hari Minggu, 29 Maret 2026. Harry Kiss sendiri telah menyiapkan persiapan yang lebih besar untuk agenda di makam pada pagi harinya.

“Besok pagi kita lanjut ke makam dan ke salah satu panti asuhan yang memang diurus oleh Vidis. Kita siapkan sekitar 500 sampai 600 porsi makanan untuk dibagikan,” pungkasnya, menunjukkan skala persiapan yang semakin besar untuk menyebarkan kebaikan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen untuk mengenang Vidi Aldiano, tetapi juga sebagai sarana untuk meneladani semangat berbagi dan kebaikan yang mungkin telah ditunjukkan oleh Vidi semasa hidupnya. Komunitas Vidies membuktikan bahwa meskipun seorang idola telah tiada, pengaruh positifnya dapat terus hidup melalui tindakan nyata dan cinta yang tulus dari para penggemarnya. Inisiatif “Vidi Tetap Hidup” ini menjadi inspirasi bagaimana sebuah kenangan dapat diabadikan melalui kegiatan yang bermakna dan membawa kebaikan bagi sesama.

Pos terkait