5 Tim Super League Nir Kemenangan Putaran 2: Siapa Paling Sial?

Harapan Tergantung Kemenangan: Lima Tim Super League 2025/2026 Masih Menggantung

Memasuki pekan keempat putaran kedua Super League 2025/2026, geliat kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia semakin memanas. Namun, di tengah persaingan ketat yang menyajikan drama dan kejutan, terdapat lima tim yang hingga kini masih tertatih-tatih, belum merasakan manisnya kemenangan. Situasi ini tentu menjadi catatan tersendiri, mengingat beberapa di antaranya merupakan tim yang sebelumnya diperhitungkan. Kelima tim yang dimaksud adalah PSIM Yogyakarta, Bali United, Madura United, PSBS Biak, dan Persis Solo. Dari kelima tim ini, Bali United dan PSBS Biak terbilang paling sial, karena harus menelan tiga kekalahan dari empat pertandingan yang telah dilakoni.

Mari kita telaah lebih dalam bagaimana rapor para tim yang masih berjuang untuk meraih poin penuh pertama mereka di paruh kedua musim ini.

Rapor Merah Para Tim Tanpa Kemenangan

1. PSIM Yogyakarta: Perjuangan di Tengah Ketidakpastian

PSIM Yogyakarta, tim yang kerap menjadi sorotan, kini tengah menghadapi periode sulit. Dalam empat pertandingan terakhir di putaran kedua, Laskar Mataram hanya mampu mengumpulkan dua hasil imbang dan dua kekalahan. Performa inkonsisten ini membuat mereka harus rela terdepak dari persaingan papan atas dan kini menduduki peringkat ketujuh klasemen sementara.

Pertandingan terakhir PSIM Yogyakarta diwarnai hasil imbang 2-2 melawan Persik Kediri di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik. Namun, sebelum itu, PSIM harus menelan pil pahit di laga pembuka putaran kedua. Mereka dibantai telak oleh Persebaya Surabaya dengan skor 3-0 di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada 25 Januari 2026.

Berikut 4 Hasil Laga Terakhir PSIM Yogyakarta di Putaran 2 Super League 2025/2026:

  • PSIM Yogyakarta (0-3) Persebaya Surabaya
  • Borneo FC (2-1) PSIM Yogyakarta
  • PSIM Yogyakarta (0-0) Persis Solo
  • Persik Kediri (2-2) PSIM Yogyakarta

2. Bali United: Serdadu Tridatu Terpuruk

Bali United, yang sejatinya memiliki reputasi sebagai tim kuat dan kerap menjadi kandidat juara, kini tengah mengalami masa-masa terkelam. Mereka layak dinobatkan sebagai tim paling apes di putaran kedua Super League 2025/2026. Tiga kekalahan beruntun dalam empat pertandingan menjadi bukti nyata betapa beratnya perjuangan Serdadu Tridatu.

Kekalahan beruntun tersebut mereka rasakan saat berhadapan dengan Persik Kediri, Persebaya Surabaya, dan yang terbaru, Persija Jakarta. Pada laga teranyar, Bali United harus mengakui keunggulan Persija Jakarta dengan skor tipis 0-1 di kandang sendiri, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada 15 Februari 2026. Hasil minor ini membuat Bali United terperosok ke peringkat 10 klasemen. Padahal, musim ini mereka digadang-gadang akan bersaing di papan atas.

Berikut 4 Hasil Laga Terakhir Bali United di Putaran 2 Super League 2025/2026:

  • Bali United (3-3) Semen Padang
  • Persik Kediri (3-2) Bali United
  • Bali United (1-3) Persebaya Surabaya
  • Bali United (1-0) Persija Jakarta

3. Madura United: Laskar Sape Kerrab Terancam Zona Merah

Madura United menjadi tim berikutnya yang belum mampu mengamankan poin penuh di putaran kedua. Dalam empat pertandingan yang telah dilakoni, mereka hanya mampu meraih dua hasil imbang dan menelan dua kekalahan.

Hasil imbang terbaru mereka catatkan saat bertandang ke markas Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, pada 13 Februari 2026, dengan skor akhir 2-2. Rentetan hasil minor ini membuat Madura United kini berada di peringkat 14 klasemen, sebuah posisi yang sangat mengkhawatirkan karena mereka semakin dekat dengan zona degradasi.

Berikut 4 Hasil Laga Terakhir Madura United di Putaran 2 Super League 2025/2026:

  • Persija Jakarta (2-0) Madura United
  • Madura United (0-0) PSBS Biak
  • Persijap Jepara (1-0) Madura United
  • Persis Solo (2-2) Madura United

4. PSBS Biak: Ciuman Degradasi Semakin Nyata

Nasib PSBS Biak, sang juara Liga 2 2023/2024, kini tak jauh berbeda dengan Bali United. Mereka juga tercatat menelan tiga kekalahan dalam empat pertandingan terakhir di putaran kedua, dengan satu laga lainnya berakhir imbang.

Kekalahan terbaru mereka terjadi saat bertandang ke markas Persita Tangerang di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada 16 Februari 2026, dengan skor 2-1. Performa buruk ini membuat PSBS Biak merosot ke peringkat 15 klasemen. Jarak poin mereka dengan Semen Padang yang berada di ambang batas zona merah hanya terpaut dua poin, menjadikan ancaman degradasi semakin nyata bagi tim asal Papua ini.

Berikut 4 Hasil Laga Terakhir PSBS Biak di Putaran 2 Super League 2025/2026:

  • Persib Bandung (1-0) PSBS Biak
  • Madura United (0-0) PSBS Biak
  • PSBS Biak (1-2) PSM Makassar
  • Persita Tangerang (2-1) PSBS Biak

5. Persis Solo: Laskar Sambernyawa Terjebak di Dasar Klasemen

Nasib Dewi Fortuna sepertinya belum berpihak pada Persis Solo di putaran kedua Super League 2025/2026. Di saat mereka sangat membutuhkan kemenangan untuk keluar dari zona degradasi, Persis Solo justru menampilkan rentetan hasil yang kurang memuaskan. Mereka mengoleksi dua kekalahan dan dua hasil imbang dalam empat laga terakhir.

Pertandingan terbaru mereka berakhir imbang 2-2 melawan Madura United di Stadion Manahan pada 13 Februari 2026. Hasil ini semakin membenamkan Persis Solo di dasar klasemen. Laskar Sambernyawa membutuhkan tambahan poin penuh yang signifikan di sisa pertandingan musim ini untuk dapat keluar dari jerat zona merah.

Berikut 4 Hasil Laga Terakhir Persis Solo di Putaran 2 Super League 2025/2026:

  • Persis Solo (0-1) Borneo FC
  • Persis Solo (0-1) Persib Bandung
  • PSIM Yogyakarta (2-2) Persis Solo
  • Persis Solo (2-2) Madura United

Menarik untuk dinantikan, tim mana di antara kelima klub yang sedang berjuang ini yang akan berhasil memutus tren negatif dan meraih kemenangan perdana mereka di putaran kedua Super League 2025/2026. Pertarungan untuk bangkit dari keterpurukan dipastikan akan semakin sengit.

Pos terkait