Dunia yang hancur lebur seringkali menjadi latar belakang cerita yang memikat, penuh dengan ketegangan dan misteri yang membangkitkan rasa ingin tahu. Kisah-kisah ini biasanya berlatar setelah bencana besar, baik itu perang dahsyat, wabah mematikan, atau bahkan invasi dari makhluk asing. Dalam kondisi seperti ini, para tokoh utama dipaksa untuk berjuang demi kelangsungan hidup mereka, beradaptasi dengan dunia baru yang tidak lagi mengenal aturan-aturan lama.
Uniknya, genre post-apocalyptic dalam Webtoon hadir dengan berbagai perspektif yang menarik. Mulai dari petualangan penuh aksi yang mendebarkan hingga kisah-kisah yang lebih mendalam yang menyoroti kerapuhan sisi kemanusiaan. Bagi Anda yang tertarik untuk menjelajahi narasi tentang sisa-sisa harapan di dunia yang porak-poranda, beberapa rekomendasi Webtoon berikut patut masuk dalam daftar bacaan Anda.
1. Omniscient Reader
Kehidupan Kim Dokja sebagai seorang karyawan kontrak biasa berubah secara drastis ketika webnovel favoritnya, Three Ways to Survive the Apocalypse, tiba-tiba menjadi kenyataan. Dunia yang ia kenal seketika hancur lebur akibat serangan monster-monster mengerikan dan serangkaian skenario mematikan yang sangat mirip dengan alur cerita dalam webnovel tersebut. Sebagai satu-satunya pembaca yang mengetahui akhir cerita, Dokja menyadari bahwa ia tidak bisa hanya berdiam diri sebagai penonton di tengah kekacauan yang melanda Seoul.
Dokja terpaksa mengambil tindakan untuk mengubah takdir dan menulis ulang jalan cerita yang sudah ia ketahui sebelumnya. Berbekal pengetahuannya mengenai peristiwa masa depan, ia berupaya keras menghadapi berbagai tantangan ekstrem yang mengancam kelangsungan hidup seluruh umat manusia. Melalui serangkaian keputusan yang seringkali di luar nalar, Dokja mati-matian berusaha mencapai akhir dari skenario tersebut dengan caranya sendiri.
2. On the Way to Meet Mom

Ditemukan sendirian di sebuah bangunan yang terbengkalai, seorang balita laki-laki bernama Mori memulai kehidupan baru di sebuah panti asuhan setelah diselamatkan oleh tim evakuasi. Di sana, ia perlahan beradaptasi dengan lingkungan yang asing baginya, sembari menerima kasih sayang yang tulus dari seorang sponsor anonim. Sponsor ini secara rutin mengirimkan surat dan berbagai macam hadiah.
Keseharian Mori mulai berubah ketika Rodina, teman akrabnya, dijemput oleh ibunya. Peristiwa ini menyadarkan Mori akan keberadaan sosok orang tua yang tak pernah ia ketahui. Digerakkan oleh rasa penasaran apakah sponsor misterius tersebut adalah ibu yang juga ia miliki, Mori memutuskan untuk melangkah keluar dari panti asuhan dan memulai sebuah petualangan panjang. Petualangan ini dipenuhi dengan rintangan, namun juga diwarnai oleh momen-momen yang menghangatkan hati.
3. The Blood of the Butterfly

Masa depan dunia berada di ambang kehancuran akibat invasi serangga raksasa misterius yang terjadi pada tahun 2020 di tengah kota New York. Demi menyelamatkan eksistensi umat manusia, sekelompok individu terpilih yang kemudian dikenal sebagai “Kupu-kupu” diberikan suntikan darah khusus. Suntikan ini memberikan mereka kemampuan supernatural, menjadikan mereka sebagai garis pertahanan terakhir melawan ancaman serangga di Seoul.
Bagi Maehwa Baek, para “Kupu-kupu” hanyalah sosok heroik yang ia saksikan melalui layar televisi. Namun, sebuah peristiwa tragis membawanya bersinggungan langsung dengan para ilmuwan yang menciptakan kekuatan luar biasa tersebut. Keadaan menjadi semakin rumit ketika Maehwa dipaksa untuk menghadapi misteri kelam yang berkaitan dengan jati dirinya. Misteri ini mencakup hilangnya ingatan selama tiga belas tahun dan hilangnya kendali diri yang ia alami saat melihat tetesan darahnya sendiri.
4. The Horizon

Dunia telah dilanda kekacauan pasca perang yang melenyapkan sebagian besar populasi umat manusia. Yang tersisa hanyalah sepasang anak laki-laki dan perempuan yang bertemu secara kebetulan di sebuah bus, setelah mereka kehilangan segalanya. Tanpa banyak berbicara, keduanya memutuskan untuk terus berjalan tanpa tujuan yang pasti, dengan harapan dapat menemukan tempat yang aman di tengah reruntuhan dunia.
Sepanjang perjalanan mereka, mereka harus berhadapan dengan orang-orang dewasa yang telah kehilangan akal sehat dan nurani mereka. Kematian selalu mengintai di sekitar mereka. Namun, seiring dengan marabahaya yang terus menghantui, ikatan di antara kedua anak tersebut justru semakin menguat. Mereka berjuang untuk mempertahankan sisa-sisa kemanusiaan dan harapan demi terus bertahan hidup.
5. Zombie Funeral Services

Lebih dari sepuluh tahun setelah wabah zombi melanda, masyarakat Korea Selatan telah beradaptasi dengan realitas baru di mana mayat hidup menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Sang protagonis, Vin Yeom, yang dulunya adalah seorang pembasmi zombi, kini beralih profesi menjadi pengurus jenazah. Ia menyediakan layanan penghormatan terakhir bagi mereka yang telah terinfeksi.
Melalui perusahaan khusus ini, Vinny dan timnya membantu keluarga yang berduka untuk mendapatkan penutupan emosional yang layak atas kehilangan orang terkasih mereka. Di balik layanan yang tidak biasa ini, mereka harus menavigasi dunia yang kejam. Mereka juga dituntut untuk mengungkap rahasia gelap serta konspirasi tersembunyi yang mengancam tatanan sosial di zona karantina.
Kelima Webtoon bertema post-apocalyptic ini menunjukkan bahwa bahkan di dunia yang runtuh, berbagai kisah unik dan membekas dapat terlahir. Setiap judul menawarkan perspektif yang berbeda dalam menggambarkan harapan, keberanian, dan pilihan sulit yang harus dihadapi manusia ketika peradaban berada di ambang kehancuran.






