70 rumah terendam banjir akibat meluapnya Sungai Cikalang

Banjir Luapan Sungai Cikalang Mengancam Puluhan Rumah di Tasikmalaya

Banjir yang terjadi di Kota Tasikmalaya mengakibatkan puluhan rumah terendam air. Peristiwa ini terjadi di dua RT, yaitu RT 01/06 dan RT 05/06 Kampung Cikalang, Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, pada Kamis (2/4/2026). Banjir disebabkan oleh luapan Sungai Cikalang yang cukup besar, sehingga menggenangi rumah warga di area tersebut.

Ketinggian air bervariasi, mulai dari setinggi mata kaki hingga lutut orang dewasa. Hal ini memaksa warga terdampak segera mengevakuasi barang berharga ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan. Selain itu, petugas gabungan dari BPBD, Tagana, dan Damkar Kota Tasikmalaya langsung turun tangan dengan melakukan penyedotan air menggunakan mesin di beberapa rumah yang masih tergenang.

Pengakuan Ketua RT tentang Dampak Banjir

Zaenal Kamal, Ketua RT 01/06, mengungkapkan bahwa banjir kali ini adalah pertama kalinya sungai Cikalang meluap hingga menggenangi daerah RT-nya. Biasanya, wilayah RT yang ia pimpin tidak pernah terkena dampak banjir. Namun, kali ini kondisi berbeda.

Ia menyampaikan bahwa jumlah rumah yang terdampak cukup banyak, meskipun debit air sudah mulai menurun. “Mungkin hampir 70 rumah terendam,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa RT 05/06 hampir seluruhnya terkena banjir, sementara di RT 01/06 diperkirakan sekitar 20 rumah terendam.

Penyebab Banjir dan Kejadian Sebelumnya

Menurut Zaenal, sebelum banjir terjadi, hujan deras mengguyur kota selama sekitar dua jam. Hujan ini memicu kenaikan debit air di Sungai Cikalang, yang akhirnya meluap dan menggenangi rumah-rumah warga. Ia juga menambahkan bahwa air banjir berasal dari lintasan air yang melewati kota, sehingga membuat banyak rumah terendam.

Upaya Penanggulangan Banjir

Petugas gabungan terus berupaya menangani situasi darurat ini. Mereka melakukan penyedotan air di beberapa rumah yang masih tergenang. Selain itu, warga juga saling membantu satu sama lain dalam proses evakuasi dan pembersihan rumah.

Meski banjir telah menimbulkan ketidaknyamanan, masyarakat tetap berusaha menjaga semangat dan saling mendukung. Mereka berharap agar kondisi bisa segera pulih dan tidak terulang kembali di masa depan.

Dengan adanya bantuan dari pihak berwenang dan kepedulian warga, diharapkan banjir ini dapat segera ditangani dengan baik dan tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Pos terkait