Momen Haru Pemakaman Vidi Aldiano: Keluarga dan Sahabat Berikan Penghormatan Terakhir
Dunia hiburan Indonesia berduka atas berpulangnya musisi berbakat, Vidi Aldiano. Jenazahnya tiba di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu pagi, 8 Maret 2026, sekitar pukul 08.15 WIB, diiringi suasana haru mendalam. Kepergian Vidi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya.
Kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh sang ayah, Harry Aprianto Kissowo, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Beliau mengabarkan bahwa Vidi Aldiano, yang dikenal dengan nama asli Oxavia Aldiano bin Harry Aprianto Kissowo, telah berpulang ke rahmatullah pada Sabtu sore, 7 Maret 2026, pukul 16.33 WIB, bertepatan dengan malam 17 Ramadan 1447 Hijriah.
Prosesi Pemakaman yang Penuh Kesedihan
Setibanya di TPU Tanah Kusir, momen pilu tak terhindarkan. Adik kandung Vidi, Diva Stradivaryan, dengan tegar turut serta menggotong keranda sang kakak menuju tempat peristirahatan terakhirnya. Langkah Diva, meski dibalut kesedihan, menunjukkan kekuatan dan cinta keluarga di tengah cobaan.
Puluhan pelayat, termasuk rekan-rekan artis, memenuhi area pemakaman, menyaksikan prosesi yang berlangsung khidmat. Di antara para pelayat, terlihat Sheila Dara, istri almarhum, yang mengenakan selendang biru dan masker hitam, dengan setia mengantar jenazah suaminya hingga ke liang lahat. Kehadirannya menjadi saksi bisu ikatan cinta yang tak terpisahkan.
Prosesi pemakaman dimulai dengan disolatkan jenazah Vidi Aldiano di masjid terdekat dari rumah duka. Setelah itu, jenazah diberangkatkan dari masjid menuju TPU Tanah Kusir pada pukul 09.00 WIB. Menurut keterangan sang ayah, lokasi pemakaman berada di Blok AA1 Blad 174, belakang makam Bung Hatta.
Kehadiran Artis Ternama Berikan Dukungan Moral
Pemakaman Vidi Aldiano tidak hanya dihadiri oleh keluarga, tetapi juga oleh banyak sahabat dari kalangan artis yang turut memberikan penghormatan terakhir. Kehadiran mereka menunjukkan betapa besar pengaruh dan kedekatan Vidi di hati para rekan sejawatnya.
Beberapa nama besar yang tampak hadir antara lain:
- Nino RAN dan Thariq Halilintar: Keduanya berdiri di samping liang lahat, menunjukkan rasa kehilangan yang mendalam.
- Bunga Citra Lestari (BCL) dan suaminya, Tiko: Kehadiran BCL selalu menjadi sorotan, dan kali ini ia hadir untuk memberikan dukungan kepada keluarga Vidi.
- Isyana Sarasvati dan Afgan: Dua musisi yang sering dikaitkan dengan Vidi Aldiano ini turut hadir, menambah kesan haru pada prosesi pemakaman.
- Marsha Aruan dan Caesar Hito: Artis-artis muda ini juga terlihat berada di area pemakaman, memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Kehadiran mereka, bersama dengan doa dan tangis yang mewarnai suasana, menegaskan betapa Vidi Aldiano dicintai oleh banyak orang. Momen ini menjadi bukti nyata akan rasa cinta dan hormat yang tulus dari keluarga, sahabat, dan para penggemarnya.

Perjuangan Melawan Kanker Selama Enam Tahun
Vidi Aldiano meninggal dunia pada usia 35 tahun setelah berjuang melawan penyakit kanker ginjal yang dideritanya selama kurang lebih enam tahun. Perjuangan panjang ini ia jalani dengan penuh ketegaran dan bahkan sempat ia ungkapkan sebagai “hadiah dari Tuhan” melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Dalam unggahannya pada Senin, 15 Desember 2025, Vidi menulis, “Hari ini tepat 6 tahun saya berkenalan dengan hadiah Tuhan berupa Kanker. Banyak perubahan sejak hari itu. Banyak prioritas berubah. Mindset shifted.” Pengakuan ini menunjukkan bahwa di tengah perjuangannya melawan penyakit, Vidi mampu menemukan hikmah dan lebih mensyukuri hal-hal kecil dalam hidup yang sebelumnya mungkin terlewatkan.
Semangat Vidi dalam menghadapi penyakitnya menjadi inspirasi bagi banyak orang. Ia membuktikan bahwa bahkan di saat-saat terberat sekalipun, seseorang dapat menemukan kekuatan dan makna hidup. Kepergiannya meninggalkan kekosongan di industri musik Indonesia, namun warisan karya dan semangat juangnya akan terus dikenang.






