Alasan Indomaret Ubah Skema Upah Lembur yang Picu Demo Ratusan Karyawan

Aksi Demonstrasi Karyawan Indomaret yang Menolak Perubahan Skema Upah Lembur

Ribuan karyawan PT Indomarco Prismatama, salah satu perusahaan ritel terbesar di Indonesia, menggelar aksi demonstrasi di Menara Indomaret, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Aksi tersebut dilakukan pada hari Selasa (26/5/2026) untuk menolak perubahan skema upah lembur kerja pada hari libur nasional. Para karyawan merasa kebijakan tersebut tidak adil dan diambil secara sepihak tanpa melibatkan mereka dalam proses pengambilan keputusan.

Karyawan Indomaret menuntut beberapa hal, antara lain:

  • Pembatalan penghapusan upah lembur pada hari libur nasional.
  • Penghentian intimidasi dan PHK ilegal.
  • Pembentukan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang adil dan bermartabat.
  • Penolakan terhadap union busting dan intervensi terhadap serikat pekerja.
  • Menghentikan pemaksaan terhadap pekerja.
  • Menolak aturan perusahaan yang dinilai merugikan pekerja.

Aksi ini tidak hanya diikuti oleh karyawan Indomaret sendiri, tetapi juga oleh elemen buruh lainnya. Mereka datang untuk mendukung tuntutan para karyawan dan menuntut keadilan dalam hubungan kerja.

Alasan Perusahaan Mengubah Skema Upah Lembur

PT Indomarco Prismatama memberikan penjelasan terkait perubahan skema upah lembur yang memicu aksi demonstrasi. Gondo Sudjoni, Executive Director Customer Relationship Management PT Indomarco Prismatama, menyatakan bahwa kebijakan tersebut diambil sebagai upaya menjaga keseimbangan bisnis di tengah meningkatnya biaya operasional.

Menurutnya, berbagai komponen biaya seperti bahan bakar minyak (BBM), kemasan, bahan baku, dan biaya distribusi terus meningkat. Hal ini berdampak langsung terhadap operasional perusahaan. Ia menilai perusahaan perlu melakukan penyesuaian agar dapat tetap beroperasi dan menghadapi tekanan ekonomi saat ini.

Gondo juga membantah anggapan bahwa perusahaan menghapus seluruh upah lembur pada hari libur nasional. Menurutnya, terdapat skema penggantian berupa hari libur bagi sebagian pekerja, sementara sebagian lainnya tetap menerima pembayaran upah lembur. Saat ini, mekanisme penerapan kebijakan tersebut masih dibahas bersama Kementerian Ketenagakerjaan.

Biaya Distribusi Jadi Pertimbangan

Salah satu alasan utama perusahaan mengubah skema upah lembur adalah tingginya biaya distribusi. Indomaret mengungkapkan bahwa distribusi ke daerah tertentu membutuhkan jarak ratusan kilometer, sehingga memerlukan biaya yang besar. Di sisi lain, perusahaan tetap harus menjaga ketersediaan barang dan kualitas pelayanan kepada konsumen.

Tuntutan Buruh yang Masih Berlangsung

Setelah menggelar aksi di Menara Indomaret, massa buruh melanjutkan demonstrasi ke Kementerian Ketenagakerjaan untuk menyampaikan tuntutan mereka. Tuntutan ini mencakup berbagai isu penting, termasuk perlindungan hak-hak pekerja dan penghapusan praktik-praktik yang dianggap merugikan.

Dalam aksi ini, buruh Indomaret yang tergabung dalam PUK SPAI FSPMI PT Indomarco Prismatama menunjukkan kekuatan mereka sebagai kelompok yang solid dan berkomitmen pada perjuangan untuk keadilan.


Pos terkait