Alwi Slamat: Terima Kasih Malut United, Akhir Perjalanan 3 Musim

Pemain Malut United Berpisah dengan Klub

Gelandang Alwi Slamat menjadi salah satu dari banyak pemain yang mengakhiri kerja sama dengan Malut United. Melalui akun Instagram pribadinya, ia menyampaikan salam perpisahan kepada klub. Singkat dan jelas, caption unggahannya hanya berisi “Terima Kasih Malut United”. Namun, pesan tersebut dibarengi dengan empat foto yang mengingatkan masa-masa di mana ia membela panji Laskar Kie Raha.

Alwi Slamat merupakan bagian penting dalam sejarah Malut United. Bersama seniornya Frets Butuan, ia turut mempromosikan klub ini. Malut United berhasil promosi ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia, yaitu Super League pada 9 Maret 2024 setelah mengalahkan Persiraja Banda Aceh 3-2 dalam perebutan tempat ketiga.

Di musim ketiganya bersama Malut United, Alwi Slamat tergolong jarang dimainkan. Sebagai anggota TNI aktif, ia lebih sering duduk di bangku cadangan. Dari 13 laga, ia hanya mampu mengemas 431 menit bermain. Kontribusinya sebagai gelandang tergolong minim, hanya 1 assist dan 1 kartu kuning.

Malut United Cuci Gudang Jelang Super League 2026-2027

Jelang bergulirnya Super League 2026-2027, Malut United dipastikan tidak memperpanjang kontrak sejumlah pemainnya. Selain Alwi Slamat, delapan pemain lainnya juga tidak lagi berseragam Laskar Kie Raha di musim depan. Berikut adalah daftar pemain-pemain tersebut:

  • Igor Inocencio

    Pemain asal Brasil ini hanya bertahan semusim dengan klub. Meski berposisi sebagai full back kanan, ia mampu mencetak 2 gol dan 5 assist dari 29 penampilan.

  • Lucas Cardoso

    Gelandang berusia 30 tahun ini direkrut di jendela paruh kedua Super League 2025-2026. Meskipun bukan pemain kunci, ia mampu mengemas 752 menit bermain dari 12 kali penampilan.

  • Fredyan Wahyu

    Eks pemain PSIS Semarang ini merapat saat Malut United promosi (2024-2025). Di musim perdananya, ia mampu memberikan 1 assist dan bermain selama 675 menit dari 11 penampilan. Namun, di musim berikutnya, ia tidak pernah dimainkan karena cedera.

  • Manahati Lestusen

    Pemain senior ini mengucapkan terima kasih atas dua musimnya bersama Malut United. Sebagai pemain tengah, ia menjadi jembatan antara lini belakang dan depan. Ia mampu mengemas 637 menit bermain dari 21 penampilan di musim lalu.

  • Abduh Lestaluhu

    Pemain TNI ini datang dari PSS Sleman untuk memperkuat barisan pertahanan. Meski hanya tampil 572 menit dari 15 kali penampilan, ia sukses mencuri hati para suporter.

  • Safrudin Tahar

    Safrudin Tahar, yang akrab disapa Omo, datang sebagai mantan juara bersama PSM Makassar. Ia mampu mengumpulkan 1.756 menit bermain dari 27 penampilan dan pernah mengenakan ban kapten sebanyak 9 kali.

  • Riswan Lauhin

    Riswan Lauhin direkrut dari Persebaya Surabaya. Meski jarang tampil, ia selalu siap jika diminta. Ia pernah bermain selama 45 menit dalam satu laga di Elite Pro Academy (EPA) U20.

  • Angga Saputro

    Sang kiper Angga Saputro juga menyampaikan salam perpisahan melalui akun Instagram pribadinya. Dari tiga penjaga gawang, ia yang paling banyak dimainkan dengan total 1.563 menit bermain, 25 kali kemasukan, dan 4 kali clean sheet.






Pos terkait