Ammar Zoni Hadapi Bulan Ramadan di Tengah Jerat Hukum: Puasa Terasa Berat, Kekasih Setia Mendampingi
Proses hukum yang menjerat aktor Ammar Zoni atas dugaan peredaran narkoba di dalam penjara masih terus bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Di tengah ketidakpastian hukum tersebut, bulan Ramadan tahun ini terasa begitu berat bagi Ammar. Ia mengaku merasakan beban spiritual dan emosional yang signifikan saat menjalani ibadah puasa di dalam masa penahanan.
“Ya puasa tahun ini puasa yang sangat berat,” ujar Ammar saat ditemui dalam sidang lanjutan pada Kamis, 19 Februari 2026. Pengakuan ini mencerminkan betapa situasi yang dihadapinya saat ini berdampak pada kehidupan pribadinya, termasuk kewajiban agama yang seharusnya menjadi sumber ketenangan.
Kasus yang menimpa Ammar Zoni ini memang cukup kompleks. Ia bersama lima terdakwa lainnya dituding mengedarkan narkoba di dalam lingkungan penjara. Kasus ini mulai mencuat ketika Ammar sedang menjalani masa tahanan di Rutan Salemba, Jakarta, atas kasus narkoba yang merupakan kali ketiganya.
Dukungan Penuh dari Sang Kekasih
Di tengah perjuangannya menghadapi persidangan dan menjalani ibadah puasa dalam kondisi yang sulit, Ammar Zoni tidak sendirian. Kekasihnya, Dokter Kamelia, seorang dokter gigi, menunjukkan kesetiaan yang luar biasa dengan selalu hadir mendampingi setiap sidang. Kehadiran Kamelia menjadi sumber kekuatan moril bagi Ammar, meskipun ia tidak bisa menjenguk kekasihnya tersebut di dalam tahanan.
“Ya pasti beratlah, karena keadaannya lagi kayak gini kan,” tutur Kamelia, yang juga merupakan seorang janda satu anak. Ia memahami betul beban yang dirasakan Ammar, terlebih lagi di bulan suci Ramadan. Kamelia mengungkapkan rasa kecewanya karena tidak bisa memberikan dukungan langsung dengan menjenguk Ammar di balik jeruji besi.
“Kan statusnya nggak bisa dikunjungi, jadinya mungkin agak berat gitu,” jelasnya. Saat ini, Ammar hanya bisa menerima kunjungan dari pihak keluarga. Namun, Kamelia memastikan bahwa ia selalu mencari cara untuk tetap memberikan perhatian dan dukungan.
“Setiap Adit sama Panji jengukin, aku pasti titip makanan buat Bang Ammar mau puasa atau enggak, kemarin juga udah titip kan,” ungkapnya, menunjukkan upayanya untuk tetap terhubung dan memberikan perhatian meski terhalang oleh status penahanan.
Membantah Tudingan Memanfaatkan Kasus
Sebelumnya, Dokter Kamelia juga sempat menjadi sorotan publik. Ia dituding oleh sebagian warganet memanfaatkan kasus narkoba yang menjerat Ammar Zoni untuk mencari popularitas atau melakukan pansos (panjat sosial). Tudingan ini tentu saja disayangkan oleh Kamelia.
Ia dengan tegas membantah tudingan tersebut, menjelaskan bahwa kehadirannya di sisi Ammar bukan semata-mata untuk mencari keuntungan pribadi. Kamelia menegaskan bahwa Ammar membutuhkan dukungannya, bukan hanya secara finansial, tetapi yang terpenting adalah dukungan moril dan mental.
“Bang Ammar tuh butuh aku bukan secara finansial, tapi secara moral, secara mental,” kata Kamelia. Ia mengakui bahwa dirinya adalah satu-satunya orang yang bisa mendengarkan segala cerita dan keluh kesah Ammar. “Karena emang dia tuh cerita semua A sampai Z ke aku. Dia berkeluh kesahnya bisanya cuma sama aku,” ungkapnya. Pernyataan ini menunjukkan kedalaman hubungan dan kepercayaan yang terjalin antara keduanya, di mana Kamelia berperan sebagai tempat bersandar bagi Ammar di masa sulit ini.
Proses hukum Ammar Zoni masih berjalan, dan bulan Ramadan kali ini menjadi ujian tersendiri baginya. Dukungan dari kekasihnya, Dokter Kamelia, menjadi salah satu pilar penting yang membantunya menghadapi situasi yang penuh tantangan ini.





