Banjir 1,5 Meter Lumpuhkan Kebon Pala: Rumah Terendam, Akses Jalan Putus

Jakarta Dilanda Banjir Akibat Hujan Deras, Puluhan RT dan Belasan Jalan Tergenang

Jakarta – Kawasan permukiman warga di beberapa wilayah Jakarta kembali terendam banjir pada Minggu pagi, 8 Maret 2026. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur ibu kota dan sekitarnya sejak dini hari menyebabkan sejumlah area tergenang air, bahkan hingga memasuki rumah warga dengan ketinggian yang mengkhawatirkan. Salah satu lokasi yang terdampak parah adalah Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Menurut penuturan salah satu warga RT 13/RW 04 Kampung Melayu, Joni (38), ketinggian air di wilayahnya pada Minggu pagi sudah mencapai sekitar 125 hingga 150 sentimeter. Air dilaporkan mulai naik sejak Sabtu malam, sekitar pukul 22.00 WIB, dan terus meningkat hingga pagi hari, merendam rumah-rumah warga yang berada di dataran rendah. “Dari Sabtu setelah pukul 16.00 WIB, air memang sudah mulai naik, tapi puncaknya itu di jam 22.00 WIB sampai pagi ini,” ujar Joni.


Seorang warga berjalan melintasi banjir yang melanda kawasan Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta (ilustrasi).

Banjir yang merendam permukiman di Kebon Pala ini bahkan mencapai ketinggian hampir dua meter. Akibatnya, perabotan rumah tangga, kendaraan, serta akses jalan lingkungan terendam dan terputus. Joni menambahkan bahwa ketinggian air masih berpotensi bertambah jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi dan durasi yang panjang. “Masih bisa naik lagi banjirnya, karena dari semalam hujan deras dan lama,” katanya, menunjukkan kekhawatiran akan dampak lebih lanjut.

Meskipun ketinggian air cukup signifikan, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan warga yang mengungsi. Sebagian warga dilaporkan bertahan di rumah masing-masing dengan menempati lantai dua. Banjir yang kerap melanda kawasan ini tentu saja mengganggu aktivitas sehari-hari warga. Saat ini, warga masih menunggu air surut sambil terus memantau perkembangan situasi banjir di lingkungan mereka.

Situasi ini sejalan dengan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang sebelumnya telah memprediksi adanya potensi hujan ringan hingga disertai petir di sebagian wilayah DKI Jakarta pada Minggu pagi hingga malam.

Data Genangan Banjir dari BPBD DKI Jakarta

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat bahwa akibat hujan deras yang terjadi sejak Sabtu hingga Minggu, tercatat sebanyak 39 Rukun Tetangga (RT) dan 13 ruas jalan di berbagai wilayah Jakarta terendam banjir.

“Banjir terjadi akibat hujan deras di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu sampai dengan Minggu,” jelas Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan.

Menyikapi kondisi ini, BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau secara langsung kondisi genangan di setiap wilayah. Selain itu, BPBD juga berkoordinasi dengan unsur dari Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan upaya penanganan. Upaya tersebut meliputi penyedotan genangan air dan memastikan fungsi tali-tali air berjalan dengan baik guna memperlancar aliran air.


Anak-anak bermain saat banjir melanda permukiman warga di Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur (ilustrasi).

Rincian Wilayah yang Terendam Banjir

Berikut adalah rincian 39 RT dan 13 ruas jalan yang dilaporkan tergenang banjir hingga Minggu:

Jakarta Barat:
Terdapat 19 RT yang terendam banjir di beberapa kelurahan, dengan rincian ketinggian air sebagai berikut:
* Kelurahan Kedaung Kali Angke: 4 RT, ketinggian air 60-70 cm.
* Kelurahan Kedoya Selatan: 4 RT, ketinggian air 30 cm.
* Kelurahan Kedoya Utara: 4 RT, ketinggian air 20 cm.
* Kelurahan Sukabumi Selatan: 2 RT, ketinggian air 120 cm.
* Kelurahan Joglo: 1 RT, ketinggian air 65 cm.
* Kelurahan Kembangan Selatan: 2 RT, ketinggian air 50 cm.
* Kelurahan Kembangan Utara: 2 RT, ketinggian air 60 cm.

Jakarta Selatan:
Terdapat 20 RT yang terendam banjir di beberapa kelurahan, dengan rincian ketinggian air sebagai berikut:
* Kelurahan Cilandak Barat: 1 RT, ketinggian air 120 cm.
* Kelurahan Cipete Utara: 3 RT, ketinggian air 100 cm.
* Kelurahan Petogogan: 12 RT, ketinggian air 20 cm.
* Kelurahan Pela Mampang: 1 RT, ketinggian air 150 cm.
* Kelurahan Duren Tiga: 1 RT, ketinggian air 50 cm.
* Kelurahan Cilandak Timur: 2 RT, ketinggian air 120 cm.

Ruas Jalan yang Tergenang:
Sebanyak 13 ruas jalan di Jakarta juga dilaporkan tergenang banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 120 cm. Jalan-jalan tersebut meliputi:
1. Jl. Srengseng Raya, Kel. Srengseng
2. Jl. Daan Mogot, KM 13, Kel. Rawa Buaya
3. Jl. Perumahan Green Garden (MCD), Kel. Kedoya Utara
4. Jl. Meruya Selatan, Kel. Meruya Selatan
5. Jl. Daan Mogot (Depan Victoria), Kel. Cengkareng Timur
6. Jl. Daan Mogot Halte Taman Kota, Kel. Kedaung Kali Angke
7. Jl. Kapten Pierre Tendean, Kel. Kuningan Barat
8. Jl. Cileduk Raya (Seskoal), Kel. Cipulir
9. Jl. Cileduk Raya (Kolong ITC), Kel. Cipulir
10. Jl. Cileduk Raya (Pom Bensin Shell), Kel. Ulujami
11. Jl. Bintaro Permai Raya ( H. Gari), Kel. Pesanggrahan
12. Jl. Beo, Kel. Pesanggrahan
13. Jl. Swadarma Raya, Kel. Ulujami

Imbauan dan Layanan Darurat

Menanggapi situasi banjir ini, BPBD DKI Jakarta kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan. “Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan,” ujar Mohamad Yohan.

Dalam kondisi darurat, masyarakat diimbau untuk tidak ragu menghubungi nomor telepon darurat 112. Layanan ini tersedia secara gratis dan beroperasi selama 24 jam nonstop untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan.

Pos terkait