Banjir Jakarta Pagi Ini: 48 RT, 16 Jalan Terendam

Jakarta Terendam Banjir: Ratusan RT dan Sejumlah Ruas Jalan Tergenang Pasca Hujan Deras

Hujan yang mengguyur ibu kota sepanjang malam telah menyebabkan genangan air di berbagai wilayah Jakarta. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat adanya ratusan Rumah Tangga (RT) dan belasan ruas jalan yang terendam banjir, dengan ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 120 sentimeter. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran dan membutuhkan kewaspadaan tinggi dari seluruh lapisan masyarakat.

Rincian Genangan di Wilayah Jakarta

Berdasarkan data yang dihimpun, genangan air tersebar di tiga wilayah kota, yaitu Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Jakarta Barat

Wilayah Jakarta Barat menjadi salah satu area yang terdampak cukup parah. Beberapa kelurahan melaporkan adanya genangan dengan ketinggian yang signifikan.

  • Kedaung Kali Angke: Terjadi genangan di 4 RT dengan ketinggian air mencapai 60-70 cm. Penyebab utama adalah curah hujan yang tinggi.
  • Kedoya Selatan: Sebanyak 4 RT tergenang dengan ketinggian air sekitar 30 cm, juga disebabkan oleh curah hujan tinggi.
  • Kedoya Utara: 4 RT di wilayah ini terdampak genangan setinggi 20 cm akibat curah hujan tinggi.
  • Sukabumi Selatan: Genangan setinggi 100 cm dilaporkan merendam 2 RT, yang utamanya disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi.
  • Joglo: Satu RT di Joglo tergenang air dengan ketinggian mencapai 65 cm, dipicu oleh curah hujan yang deras.
  • Kembangan Selatan: Lima RT di Kembangan Selatan mengalami genangan setinggi 40-50 cm. Selain curah hujan tinggi, luapan dari Kali Bendungan Kali Pelopor juga berkontribusi terhadap banjir ini.
  • Kembangan Utara: Dua RT di Kembangan Utara tergenang air setinggi 60 cm, akibat kombinasi curah hujan tinggi dan luapan Kali Bendungan Kali Pelopor.

Jakarta Selatan

Jakarta Selatan juga tidak luput dari dampak genangan. Beberapa kawasan melaporkan ketinggian air yang cukup mengkhawatirkan.

  • Cilandak Barat: Satu RT di Cilandak Barat terendam dengan ketinggian air mencapai 120 cm, yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi.
  • Cipete Utara: Tiga RT di Cipete Utara mengalami genangan air setinggi 170 cm, menjadikannya salah satu titik terdampak paling parah di Jakarta Selatan. Curah hujan tinggi menjadi penyebab utamanya.
  • Petogogan: Kelurahan Petogogan melaporkan genangan di 12 RT dengan ketinggian air sekitar 20 cm. Faktor penyebab meliputi curah hujan tinggi, serta luapan dari Kali Krukut dan Kali PHB Nipam.
  • Pela Mampang: Satu RT di Pela Mampang tergenang air setinggi 170 cm. Kondisi ini disebabkan oleh curah hujan tinggi dan luapan dari Kali Mampang.
  • Duren Tiga: Tiga RT di Duren Tiga terdampak genangan dengan ketinggian air bervariasi antara 60-100 cm, akibat curah hujan yang tinggi.
  • Cilandak Timur: Dua RT di Cilandak Timur tergenang air setinggi 120 cm, yang dipicu oleh curah hujan yang sangat tinggi.

Jakarta Timur

Wilayah Jakarta Timur juga melaporkan adanya genangan, meskipun skalanya mungkin berbeda dengan wilayah lain.

  • Halim Perdana Kusuma: Empat RT di Halim Perdana Kusuma mengalami genangan air dengan ketinggian antara 40-70 cm, yang disebabkan oleh curah hujan tinggi.

Ruas Jalan yang Tergenang

Selain rumah warga, sejumlah ruas jalan utama di Jakarta juga tergenang air, mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat.

BPBD DKI Jakarta mencatat 16 ruas jalan yang masih tergenang air, antara lain:

  • Jalan Srengseng Raya, Kelurahan Srengseng
  • Jalan Daan Mogot, KM 13, Kelurahan Rawa Buaya
  • Jalan Perumahan Green Garden (MCD), Kelurahan Kedoya Utara
  • Jalan Meruya Selatan, Kelurahan Meruya Selatan
  • Jalan Daan Mogot (Depan Victoria), Kelurahan Cengkareng Timur
  • Jalan Daan Mogot Halte Taman Kota, Kelurahan Kedaung Kali Angke
  • Jalan Kapten Pierre Tendean, Kelurahan Kuningan Barat
  • Jalan Ciledug Raya (Seskoal), Kelurahan Cipulir
  • Jalan Ciledug Raya (Kolong ITC), Kelurahan Cipulir
  • Jalan Ciledug Raya (Pom Bensin Shell), Kelurahan Ulujami
  • Jalan Bintaro Permai Raya (H. Gari), Kelurahan Pesanggrahan
  • Jalan Beo, Kelurahan Pesanggrahan
  • Jalan Swadarma Raya, Kelurahan Ulujami
  • Jalan Puri Kembangan (Depan Sekolah SMK Budi Murni) Kelurahan Kedoya Selatan
  • Jalan Kramat Raya, Kelurahan Tugu Utara
  • Jalan Rawa Indah RT 003 RW 003, Kelurahan Pegangsaan Dua

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, M. Yohan, menyatakan bahwa ketinggian air di ruas-ruas jalan tersebut berkisar antara 10 hingga 120 cm, dengan penyebab utama adalah curah hujan yang tinggi.

Upaya Penanganan dan Imbauan

Menghadapi situasi ini, BPBD DKI Jakarta telah menugaskan personel ke lokasi-lokasi yang terdampak untuk melakukan upaya pengurangan genangan. Kerja sama dengan Suku Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta juga terus dilakukan guna mempercepat penanganan.

BPBD DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan susulan, terutama mengingat cuaca yang masih belum menentu.

“BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” ujar Yohan.

Masyarakat diharapkan dapat mengambil langkah-langkah pencegahan pribadi, seperti mengamankan barang-barang berharga, memantau informasi terkini dari sumber resmi, dan mempersiapkan diri untuk kemungkinan evakuasi jika situasi memburuk. Keselamatan bersama adalah prioritas utama dalam menghadapi bencana banjir ini.

Pos terkait