Borneo FC Pesta Gol 5-1 di Segiri, Kejar Persib

Borneo FC Raih Kemenangan Telak 5-1 atas Persebaya dalam Laga Sengit

Samarinda – Stadion Segiri Samarinda bergemuruh pada Sabtu, 7 Maret 2026, saat Borneo FC menjamu Persebaya dalam lanjutan pekan ke-25 Liga Super. Di hadapan ribuan pendukung setianya, tim berjuluk Pesut Etam menampilkan performa dominan sejak awal pertandingan dan berhasil mengamankan kemenangan meyakinkan dengan skor akhir 5-1.

Sejak wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan, Borneo FC langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan tinggi yang dilancarkan oleh tuan rumah membuat lini pertahanan Persebaya bekerja keras. Pada menit ke-12, sebuah peluang tercipta melalui tendangan Caxambu yang sempat memantul di tanah, namun masih dapat diantisipasi oleh kiper Persebaya, Ernando Ari.

Keunggulan Borneo FC akhirnya tercipta dua menit berselang. Pada menit ke-14, gelandang Juan Villa berhasil membobol gawang Persebaya dengan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau oleh Ernando Ari, membawa timnya unggul 1-0.

Pertandingan memasuki pertengahan babak pertama dengan kedua tim saling bertukar serangan dan menciptakan peluang. Pada menit ke-35, Koldo Obieta sempat mengancam gawang Persebaya, namun tendangannya masih melambung di atas mistar. Persebaya mencoba merespons serangan balik. Pada menit ke-40, gelandang Francisco Rivera melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, namun bola kembali melayang di atas gawang Borneo FC. Wasit Yudi Nurcahya memberikan tambahan waktu satu menit sebelum babak pertama berakhir dengan keunggulan 1-0 untuk Borneo FC.

Babak Kedua: Pesta Gol Pesut Etam Semakin Menggila

Memasuki paruh kedua, intensitas permainan semakin meningkat. Kedua tim menunjukkan semangat juang yang tinggi untuk meraih hasil maksimal. Pada menit ke-49, kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata, menunjukkan refleks cemerlang dengan menggagalkan umpan silang berbahaya dari pemain Persebaya.

Kehadiran dua penjaga gawang Tim Nasional Indonesia, Nadeo Argawinata dan Ernando Ari, di lapangan menjadi tontonan menarik. Keduanya menampilkan kualitas kelas wahid dengan serangkaian penyelamatan krusial sepanjang pertandingan. Nadeo kembali beraksi pada menit ke-55, menepis tendangan dari serangan Persebaya. Tak lama kemudian, pada menit ke-57, Ernando Ari juga menunjukkan kehebatannya dengan menggagalkan tendangan keras dari Mariano Peralta.

Namun, pertahanan Persebaya takluk pada menit ke-59. Juan Villa kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui tendangan bebas yang dieksekusi dengan sempurna, menyusul pelanggaran terhadap Mariano Peralta. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Borneo FC.

Dominasi Pesut Etam semakin tak terbendung. Pada menit ke-63, penyerang Mariano Peralta Bauer sukses mencetak gol ketiga bagi timnya setelah memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti dengan baik.

Borneo FC tidak berhenti mencetak gol. Penyerang asal Spanyol, Koldo Obieta, menambah keunggulan menjadi 4-0 setelah menerima umpan matang dari Juan Villa. Meski sempat dihadang oleh pemain Persebaya, Obieta menunjukkan ketenangan dan melepaskan tendangan mendatar yang akurat ke sisi kiri gawang. Gol ini disambut dengan sorak sorai gemuruh dari ribuan suporter yang memadati Stadion Segiri. Tercatat sebanyak 8.181 penonton hadir menyaksikan laga penuh drama ini.

Persebaya Berhasil Memperkecil Ketertinggalan, Namun Borneo FC Tetap Perkasa

Di tengah gempuran serangan Borneo FC, Persebaya akhirnya berhasil mencetak gol hiburan pada menit ke-73. Leonardo Silva Lelis, mantan bek Borneo FC yang kini memperkuat tim Bajul Ijo, berhasil memperdaya kiper tuan rumah. Gol tersebut mengubah skor menjadi 4-1.

Borneo FC sebenarnya masih memiliki peluang untuk menambah pundi-pundi gol. Mariano Peralta nyaris mencetak gol keduanya, namun tendangannya masih sedikit melenceng di atas mistar gawang.

Menjelang akhir pertandingan, pada menit ke-86, pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, melakukan pergantian pemain strategis. Rivaldo dan Mariano Peralta ditarik keluar untuk digantikan oleh Dwiki Hardiansyah dan Muhammad Sihran Amarullah.

Pesta gol Borneo FC ditutup pada masa injury time menit ke-90+3. Winger Marcos Astina berhasil mengecoh kiper Ernando Ari sebelum menceploskan bola ke gawang Persebaya, mengunci kemenangan telak Borneo FC dengan skor akhir 5-1. Gol penutup ini menjadi penutup manis perayaan ulang tahun ke-12 Borneo FC yang dirayakan dengan kemenangan di hadapan para pendukungnya.

Kemenangan gemilang ini membawa Borneo FC semakin menempel ketat Persib Bandung di puncak klasemen sementara Liga Super. Pesut Etam kini mengoleksi 53 poin, hanya terpaut satu poin dari Persib yang memimpin klasemen dengan 54 poin.

Usai pertandingan, pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, melontarkan pujian atas performa gemilang timnya yang berhasil mencetak lima gol. “Ini momen yang fantastis. Selamat untuk Borneo yang bisa mencetak lima gol. Kami sebenarnya memiliki banyak peluang juga, tetapi sayangnya hanya mampu mencetak satu gol. Saya melihat Borneo FC bermain dengan kombinasi umpan kaki ke kaki yang sangat baik,” ujarnya. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa timnya belum tampil maksimal di sepanjang pertandingan, namun hasil akhir menjadi bukti kerja keras dan determinasi seluruh pemain.

Pos terkait