BP Batam Bangkitkan Sepak Bola Lewat Batam Prime International Football Festival 2026

BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam menunjukkan komitmennya dalam membangun kembali ekosistem sepak bola usia dini dengan menggelar Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026. Kegiatan yang diikuti peserta dari dalam maupun luar negeri ini diharapkan menjadi wadah pembinaan pemain muda sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai destinasi sport tourism di kawasan.

Hal itu disampaikan Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, saat membuka Match Coordination Meeting Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026 di Hall IT Centre BP Batam, Rabu (22/7/2026).

Dalam sambutannya, Fary menegaskan bahwa penyelenggaraan festival tersebut tidak hanya berfokus pada kompetisi sepak bola, melainkan juga menjadi langkah nyata untuk menghidupkan kembali gairah sepak bola di Batam dan Provinsi Kepulauan Riau melalui pembinaan usia dini.

“Saya masih ingat ketika pertama datang ke Batam, saya diajak untuk kembali menghidupkan kegiatan sepak bola yang sempat redup setelah pandemi Covid-19. Hari ini kita mulai lagi. Ini bukan sekadar turnamen, tetapi gerakan membangkitkan sepak bola di Batam dan Kepulauan Riau,” ujarnya.

Menurut Fary, pengembangan sepak bola dapat ditempuh melalui dua pendekatan, yakni menggelar kompetisi tingkat senior atau membangun pembinaan sejak usia dini. BP Batam memilih memprioritaskan pembinaan akar rumput (grassroot) agar mampu melahirkan pesepak bola berkualitas secara berkelanjutan.

Sebagai langkah awal, pembinaan tersebut diwujudkan melalui kompetisi untuk kelompok usia U-8, U-10, dan U-12.

“Kalau kita ingin sepak bola Batam maju, kita harus mulai dari bawah. Pembinaan usia dini menjadi fondasi agar lahir generasi pesepak bola yang siap bersaing di masa depan,” katanya.

Fary menambahkan, BP Batam memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan festival tersebut, tidak hanya sebagai sponsor utama, tetapi juga melalui pembentukan akademi sepak bola yang diharapkan mampu mencetak bibit-bibit unggul secara berkesinambungan.

Ia juga berharap penyelenggaraan festival ini menjadi awal terbentuknya kerja sama yang lebih luas dengan negara-negara tetangga, seperti Singapura dan Brunei Darussalam. Kolaborasi itu diharapkan tidak hanya sebatas penyelenggaraan turnamen, tetapi juga mencakup pembinaan dan pengembangan pemain muda.

Pada kesempatan yang sama, Fary menyinggung nota kesepahaman (MoU) antara Garuda Yaksa FC dan Batam Premier FC. Melalui kerja sama tersebut, Batam akan menjadi salah satu pusat pembinaan sekaligus lokasi seleksi pemain muda yang berpeluang bergabung dengan Garuda Yaksa FC, klub yang diperkuat pemain Liga 1 dan Liga 2 Indonesia.

Rangkaian Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026 akan diawali dengan Batam Grassroot Football Festival kategori U-8, U-10, dan U-12 pada 7–9 Agustus 2026 di Stadion Temenggung Abdul Jamal. Selanjutnya, Batam Grassroot Football International akan digelar pada 14–16 Agustus 2026 di Stadion Gelora Citra Mas.

Puncak kegiatan akan berlangsung melalui Batam International Football Series pada 22–23 Agustus 2026 di Stadion Gelora Citra Mas. Turnamen tersebut akan mempertemukan Batam Premier FC, Gaylang International FC, Garuda Yaksa FC, dan Indra FC. (Sal)

Pos terkait