Buron: Polisi Kejar Tiga Motor Gede Curian

Kawanan Pencuri Beraksi di Lampung Tengah, Tiga Motor Lenyap dalam Semalam

Lampung Tengah – Kepolisian masih terus memburu pelaku pencurian tiga unit sepeda motor yang terjadi di Kampung Tanjung Kerajan, Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah, pada Sabtu (14/2/2026) dini hari. Aksi yang diduga dilakukan oleh dua orang ini berhasil menggondol dua unit Kawasaki Ninja dan satu unit Honda Beat dari kediaman warga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian berhasil mengamankan dua dari tiga unit motor yang dicuri, sementara satu unit lainnya masih dalam proses pencarian. Peristiwa ini sempat viral di media sosial, memicu keprihatinan masyarakat terkait maraknya aksi kejahatan.

Kronologi Kejadian yang Mengerikan

Kasus ini pertama kali diketahui oleh RY (33), seorang karyawan bengkel yang bekerja untuk korban berinisial WL (26). Pagi itu, RY mendapati tiga unit sepeda motor yang terparkir di dalam gudang rumah korban, yang berlokasi persis di depan bengkel mobil, telah raib.

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan rekaman CCTV yang beredar, terungkap bahwa pelaku yang diperkirakan berjumlah dua orang ini melancarkan aksinya pada sekitar pukul 03.40 WIB. Mereka diduga masuk ke pekarangan rumah korban dengan cara merusak pintu gerbang menggunakan alat pemotong besi.

Setelah berhasil masuk, pelaku kemudian merusak gembok gudang tempat motor-motor tersebut disimpan. Tanpa membuang waktu, mereka langsung membawa kabur dua unit sepeda motor Kawasaki Ninja. Namun, aksi mereka belum berhenti. Sekitar satu jam kemudian, salah satu pelaku dilaporkan kembali ke lokasi kejadian untuk mengambil satu unit sepeda motor Honda Beat.

Akibat dari pencurian ini, korban kehilangan:
* Satu unit Honda Beat warna hitam tahun 2017.
* Satu unit Kawasaki Ninja RR 150 warna hijau tahun 2012.
* Satu unit Kawasaki Ninja SS 150 warna merah tahun 2014.

Kerja Sama Polsek dan Masyarakat Membuahkan Hasil

Menindaklanjuti laporan korban, Polsek Seputih Banyak segera bergerak cepat melakukan penyelidikan. Koordinasi intensif dilakukan dengan Polsek Seputih Raman untuk mempersempit ruang gerak para pelaku yang diduga melarikan diri ke arah wilayah tersebut.

Tak lama berselang, keberuntungan mulai berpihak pada upaya penegakan hukum. Personel Polsek Seputih Raman yang sedang melaksanakan patroli subuh di Kampung Rama Nirwana mendapati tiga pengendara sepeda motor yang melaju dengan kecepatan sangat tinggi.

Setelah menerima informasi terkait kasus pencurian motor yang baru saja terjadi, petugas segera melakukan penyisiran di area sekitar. Sekitar 300 meter dari lokasi awal pencurian, petugas menemukan satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja warna merah hitam tergeletak di tengah jalan. Kondisi motor tersebut cukup mencurigakan, dengan mesin masih menyala dan tanpa kunci kontak. Setelah diamankan dan dilakukan pemeriksaan, motor tersebut dipastikan merupakan salah satu unit yang dilaporkan hilang.

Upaya pencarian tidak berhenti di situ. Berkat informasi berharga dari masyarakat, pada Minggu malam (15/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIB, satu unit Kawasaki Ninja warna hijau berhasil ditemukan kembali. Motor tersebut ditemukan dalam kondisi tersembunyi di balik semak-semak, di bawah sebuah sipon irigasi persawahan di Sumber Bahagia (SB1).

Imbauan dan Tindakan Lanjutan

Saat ini, koordinasi lintas Polsek bersama dengan elemen masyarakat terus digalakkan untuk mengungkap tuntas kasus pencurian ini dan menangkap para pelaku yang masih buron.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kejahatan. Penggunaan kunci pengaman tambahan pada kendaraan sangat disarankan untuk meminimalisir risiko pencurian. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila melihat aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar mereka.

Dua unit sepeda motor yang telah berhasil ditemukan kini telah diamankan di Mapolsek Seputih Banyak untuk keperluan penyidikan lebih lanjut. Sementara itu, petugas kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pos terkait