Momen Kebersamaan dan Evaluasi Menjelang Laga Krusial Sumsel United
Acara Buka Puasa Bersama dan Perhatian Presiden Klub
Menjelang bulan suci Ramadhan, suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti kediaman Presiden Klub Sumsel United FC, yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumsel, H. Cik Ujang. Pada Selasa (3/3/2026), sebuah acara buka puasa bersama (bukber) digelar secara khusus untuk seluruh punggawa tim berjuluk Laskar Juaro. Momen ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menunjukkan perhatian besar dari pucuk pimpinan klub terhadap para pemainnya.
Dalam sebuah unggahan video yang dibagikan melalui akun media sosial, H. Cik Ujang terlihat santai memantau persiapan hidangan di halaman rumahnya. Ia menyampaikan bahwa acara ini diadakan sebagai bentuk apresiasi sebelum para pemain diliburkan untuk mudik lebaran.
“Buko bersamo dengan Sumsel United. Sumsel United kan nak libur, dak main lagi. Dia itu tanggal 28 baru mulai main, nak lebaran, puaso ini dulu kita ajak buko puaso bersamo dulu sudah itu kito dipersilahkan mudik pulang kampung,” ujar H. Cik Ujang dalam video tersebut, menjelaskan tujuan digelarnya acara tersebut.
Pelatih Kepala Sumsel United, Nil Maizar, memberikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Presiden Klub. “Terima kasih Pak Pres,” tulis mantan pelatih Tim Nasional Indonesia tersebut singkat sebagai respons di kolom komentar, menunjukkan rasa terima kasih atas inisiatif positif ini.
Evaluasi Mendalam Lini Pertahanan Pasca Kemenangan
Meskipun berhasil meraih kemenangan telak 3-0 atas Sriwijaya FC dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 pada Sabtu (28/2/2026) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Pelatih Kepala Sumsel United, Nil Maizar, menegaskan bahwa lini pertahanan masih menjadi catatan penting yang harus segera diperbaiki. Kemenangan ini, meski diraih dengan statistik dominan, menyisakan pekerjaan rumah yang serius bagi tim pelatih.
Dominasi Sumsel United terlihat jelas dalam statistik pertandingan tersebut. Tim Laskar Juaro mencatatkan penguasaan bola sebesar 56 persen dan akurasi operan yang impresif mencapai 84 persen, dengan 329 umpan sukses dari total 383 percobaan. Mereka juga berhasil menciptakan 11 peluang gol, 8 di antaranya tepat sasaran dari 16 total tembakan. Selain itu, tim mampu melakukan 38 sentuhan di kotak penalti lawan, 49 operan di sepertiga akhir pertahanan lawan, serta menunjukkan performa defensif dengan 12 tekel, 38 intersep, dan 29 clearances.
Namun, di balik angka-angka positif tersebut, Nil Maizar mengakui bahwa masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi. “Kita akan terus mencari pola permainan terbaik dan memperbaiki kekurangan yang ada, khususnya di lini belakang,” ungkapnya. Perhatian khusus pada lini pertahanan menjadi krusial mengingat jadwal padat yang akan dihadapi tim.
Persiapan Matang Menuju Laga Final Promosi
Sumsel United kini tengah memfokuskan diri pada satu pertandingan yang sangat menentukan nasib mereka di kompetisi, yaitu laga “final” promosi melawan pemuncak klasemen sementara Grup 1 Wilayah Barat, Adhyaksa FC Banten. Pertandingan krusial ini dijadwalkan akan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026, di Banten International Stadium, Serang, pukul 15:30 WIB.
Adhyaksa FC Banten saat ini kokoh di puncak klasemen dengan mengoleksi 40 poin, berhasil menggeser Garudayaksa FC yang berada di posisi kedua dengan 38 poin setelah kemenangan melawan Persekat Tegal.
Menghadapi Adhyaksa FC Banten bukan perkara mudah bagi Sumsel United. Secara rekor pertemuan (head to head), Laskar Juaro tercatat selalu kalah dari tim asuhan pelatih Ade Suhendra dalam dua pertemuan sebelumnya, baik saat bermain kandang (1-2) maupun tandang (2-1). Fakta ini semakin menambah bobot pentingnya persiapan yang matang dan strategi yang jitu.
Pelatih Nil Maizar menekankan pentingnya fokus dan konsentrasi penuh untuk menghadapi duel penentuan ini. “Jadi ini perjuangan sangat luar biasa dan ini butuh fokus dan konsentrasi. Mudah-mudahan kita siap untuk menghadapi Adhyaksa FC Banten karena ini pertempuran yang final ya. Dia atau kita yang menang,” tegasnya.
Jadwal Pemain dan Kembalinya Skuad
Menjelang laga penting ini, para pemain Sumsel United akan diliburkan untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri. Menurut rencana yang disampaikan oleh Nil Maizar, para pemain akan kembali berkumpul pada sore hari tanggal 22 Maret 2026.
“Yang pasti kita kumpul tanggal 22 sore. Jadi kita latihan 22 Maret sore. Yang pasti kita hadir di sini tanggal 22 Maret. Jadi kalau lebaran tanggal 19-20. Tanggal 22 kita sudah di sini. Tanggal 26 kemungkinan kita berangkat ke Adhyaksa FC Banten,” jelas Nil Maizar.
Periode libur ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi para pemain untuk beristirahat, berkumpul dengan keluarga, dan kembali dengan energi serta semangat baru untuk menghadapi sisa kompetisi yang sangat krusial.
Dengan persiapan yang matang, evaluasi yang terus dilakukan, serta dukungan penuh dari manajemen dan suporter, Sumsel United optimis dapat meraih hasil terbaik dalam pertandingan melawan Adhyaksa FC Banten dan mewujudkan impian promosi ke Super League.






